<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966</id><updated>2011-08-27T04:32:47.872-07:00</updated><title type='text'>Begini Caraku Berbagi</title><subtitle type='html'>Bagaimana Cara[k/m]u Berbagi Dengan [m/k]u...?</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>69</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-2102515576884197461</id><published>2010-02-23T03:53:00.000-08:00</published><updated>2010-02-23T04:06:54.336-08:00</updated><title type='text'>Syukur</title><content type='html'>Ya Alloh, Engkau yang mengetahui rahasia besar di balik kehidupan saya, yang saya sendiripun tidak tahu apakah rahasia itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Engkau yang mengetahui apa yang ada di hadapan saya, baik-buruk, besar-kecil, jauh-dekat, maka saya meminta bimbinganMu, tanpa tanganMu yang membimbing saya, mustahil saya akan bisa melaluinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menyerahkan segalanya dari hidup saya hanya padaMu, dan saya menerima segalanya dalam kehidupan saya, namun ajari saya untuk ikhlas dan tetap ikhlas seberat apapun himpitan yang ada di pikiran dan di hati saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membagi kebahagian kepada para sahabat saya karena kebahagiaan mereka adalah salah satu kebahagiaan yang Engkau berikan untuk saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bersyukur dan sangat berterima kasih padaMu yang telah menghadirkan sahabat terbaik untuk bisa saya percayakan segalanya dari diri saya tanpa berharap mereka mempercayakan segalanya seperti saya mempercayakan segalanya dari saya pada mereka, namun apabila mereka juga mempercayakan segalanya dari mereka kepada saya, maka hal ini adalah kebahagiaan yang sangat luar biasa, dn berikan kekuatan kepada saya untuk tidak mengkhianati kepercayaan mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Engkau tidak memberikan kebahagiaan itu kepada saya, ijinkan saya bersimouh dan bersujud di hadapanMu, karena saesungguhnya saya adalah manusia biasa, yang juga berharap kebahagiaan sama seperti kebahagiaan yang telah Engkau anugerahkan kepada sahabat saya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-2102515576884197461?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/2102515576884197461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2010/02/syukur.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2102515576884197461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2102515576884197461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2010/02/syukur.html' title='Syukur'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-4409098485977320888</id><published>2010-02-21T21:38:00.001-08:00</published><updated>2010-02-21T21:38:34.883-08:00</updated><title type='text'>Sahabat</title><content type='html'>Yang terjadi 6 tahun lalu benar-benar membuat trauma besar dalam hidup saya. Tanpa bermaksud untuk membuka luka, atau menyinggung hal yang mungkin tidak penting bagi sebagian orang yang bahkan adalah hal penting dalam hidup saya, atau hendak menghakimi orang lain kecuali diri saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersahabat adalah kebutuhan kejiwaan saya. Dimana saya butuh untuk saling membagi senang dan berbagi  masalah. Bukan untuk memindahkan masalah, tapi untuk saling bertukar isi kepala. Saya memang butuh bersahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas trip dari Malaysia, saya merasa dekat dengan seorang teman, yang sebenarnya sudah saya kenal lebih dari 2 tahun. Tapi saya merasa sangat dekat tanpa niat untuk dekat saat kami berada di Malaysia, dan rasa itu terbawa hingga kami kembali ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di satu sisi saya merasa senang mendapatkan kembali seorang sahabat. Tapi di sisi lain saya merasa ketakutan. Ketakutan yang sangat luar biasa sehingga cukup membuat ketidakkonsentrasian dalam pekerjaan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin melihat ke dalam diri saya. Menengok kembali yang terjadi 6 tahun lalu.&lt;br /&gt;Mungkin saya sedikit posesif terhadap sahabat saya. Tapi bila dicoba untuk dipikirkan lebih lanjut, apa yang saya lakukan bukan hal yang berlebihan. Saya hanya menginginkan sahabat saya dapat mandiri yang sebenar-benarnya mandiri, bukan menghindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rob, terima kasih atas rasa yang Kau tanamkan jauh di dalam hati kecil saya. Mohon dibimbing agar rasa ini tidak hanya mendosakan, tidak menyakitkan.&lt;br /&gt;Rasa ini bukan untuk saling memiliki, tapi untuk saling berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus saya sadari bahwa saya bukanlah sesuatu yang mengubah hidup mereka. Bukan juga sesuatu yang berarti dalam perjalanan mereka. Namun keberadaan mereka adalah hal penting dalam hidup saya. Kehadiran mereka sangat berarti dalam perjalanan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rob. Mengapa kau berikan pada saya rasa cinta yang sangat luar biasa terhadap persahabatan dan sahabat saya. Saya takut hal itu salah arti dipahami oleh sahabat saya. Yang mengakibatkan pada runtuhnya persahabatan saya. Sama persis dengan yang telah terjadi 6 tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rob. Pelihara rasa ini diantara kami, ranumkan di dalam hati kami, tanpa salah arti. Beranikan hati saya untuk dapat melaksanakan sebuah amanat untuk dapat selalu bersilaturahmi, dengan sahabat-sahabat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rob, saya ingin punya sahabat lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-4409098485977320888?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/4409098485977320888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2010/02/sahabat.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4409098485977320888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4409098485977320888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2010/02/sahabat.html' title='Sahabat'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-8569581711711182699</id><published>2010-02-18T04:13:00.000-08:00</published><updated>2010-02-18T04:20:35.375-08:00</updated><title type='text'>Teman Baikku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S30v2rPojLI/AAAAAAAAAdw/RSZxWkM0flU/s1600-h/IMG_0239.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S30v2rPojLI/AAAAAAAAAdw/RSZxWkM0flU/s400/IMG_0239.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439556541301165234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;makanlah denganku&lt;br /&gt;tidurlah di alas tidurku&lt;br /&gt;kubasuh tangamu&lt;br /&gt;hingga mewangi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pakailah bajuku&lt;br /&gt;pilih mana yang kau suka&lt;br /&gt;sematkan cincinku&lt;br /&gt;di seluruh jarimu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teman baikku&lt;br /&gt;dekatlah&lt;br /&gt;dengarkan aku&lt;br /&gt;tak perlu kau risau&lt;br /&gt;membayar pamrih yang tersirat....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by Nugie, lali taun piro..??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-8569581711711182699?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/8569581711711182699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2010/02/teman-baikku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8569581711711182699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8569581711711182699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2010/02/teman-baikku.html' title='Teman Baikku'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S30v2rPojLI/AAAAAAAAAdw/RSZxWkM0flU/s72-c/IMG_0239.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-4472937421291397659</id><published>2010-02-14T18:14:00.000-08:00</published><updated>2010-02-18T04:15:47.376-08:00</updated><title type='text'>Please, Don't Repeat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3i2HBxLliI/AAAAAAAAAdo/iefSpzeXfyU/s1600-h/methekel.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 267px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3i2HBxLliI/AAAAAAAAAdo/iefSpzeXfyU/s400/methekel.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438296781899929122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh, bimbing saya untuk mensyukuri apa yang telah Engkau amanahkan kepada saya. Termasuk rasa yang sering kali tidak dapat saya arahkan sendiri. Terlebih perasaan untuk meleburkan diri saya bersama orang lain. Baik laki-laki maupun perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak ingin apa yang terjadi 6 tahun lalu terulang. Hanya karena saya tidak dapat mengelola rasa saya. Hanya karena rasa saya yang mungkin terlalu berlebihan terhadap teman saya. Bukan untuk memiliki, tapi untuk dapat saling berbagi. Mereka memiliki keluarga sendiri, sedang saya bukanlah apa-apa, terutama di depan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh, hilangkan rasa ini bila hanya akan menyakitkan saya, menyakitkan mereka. Saya menyadari bahwa saya bukanlah apa-apa. Saya hanya memiliki Engkau tempat saya mengadukan segala apa yang saya rasa, segala yang ada dalam pikiran saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang membentuk saya bila bukan Engkau Ya Alloh. Siapa yang memegang tangan saya untuk dituntun ke jalan yang baik juga benar jika bukan Engkau Ya Alloh. Saya rendahkan diri dan hati saya di hadapanMu ya Alloh, hanya agar Engkau memelihara rasa cinta, kasih dan sayang yang Engkau tanamkan jauh di dalam hati kecl saya. Rasa ingin berbagi satu sama lain dari sesama manusia yang Engkau ciptakan tanpa disalahartikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh, please help me, please don’t leave me. Please keep my love to You my Lord.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-4472937421291397659?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/4472937421291397659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2010/02/please-dont-repeat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4472937421291397659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4472937421291397659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2010/02/please-dont-repeat.html' title='Please, Don&apos;t Repeat'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3i2HBxLliI/AAAAAAAAAdo/iefSpzeXfyU/s72-c/methekel.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-8944116905016915307</id><published>2009-12-23T17:03:00.000-08:00</published><updated>2009-12-24T01:09:09.257-08:00</updated><title type='text'>Black to Grey to White (Only God Who Knews)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SzMvaGSeobI/AAAAAAAAAc4/dDLJK05r_qc/s1600-h/smoke.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 152px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SzMvaGSeobI/AAAAAAAAAc4/dDLJK05r_qc/s400/smoke.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418726902068060594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak pernah tahu, bagaimana seseorang berproses&lt;br /&gt;Dari putih menjadi abu-abu&lt;br /&gt;Dari abu-abu menjadi hitam&lt;br /&gt;Atau sebaliknya.&lt;br /&gt;Terkait dengan apapun kombinasi dari proses seseorang itu&lt;br /&gt;Baru saja saya bertemu dengan seseorang yang telah mulai terlihat hasil dari berprosesnya&lt;br /&gt;Sangat natural, tidak munafik dan sok idealis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja namanya ’Rosi’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun lalu saya mengenalnya sebagai preman di satu kawasan industri di Cikarang. Sayapun pernah berkonflik dengannya. Saat itu konflik terjadi antara perusahaan tempat saya bekerja dan Rosi (yang saat itu membawa seorang calon karyawan dan DIHARUSKAN diterima sebagai karyawan). Itu awalnya kenapa setiap nama Rosi disebut, saya sudah ill feel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya juga preman, kemana-mana bawaannya hanya petentang-petenteng. Tidak ada nilai positif yang melekat di dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar terakhir Rosi bekerja pada seorang Bos asal India. Sebagai driver.&lt;br /&gt;Mendengar itu saya sempat kaget. Nggak percaya. Asli nggak percaya. Bagaimana bisa orang seperti Rosi bisa bekerja, apalagi sebagai driver. Rosi yang biasa bekerja semau dia, apapun semau dia, lah...malah jadi driver yang notabenenya mesti nurut sama Bos-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi malam ini, saya bertemu dengannya. Dia malah curhat. Bahwa dia sudah resign dari tempatnya bekerja sebagai driver dari seorang Bos asal India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosi bertutur dengan dialek sundanya yang kental dan agak cadel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena istri Bos-nya selalu mau jalan-jalan. ”Bukan masalah capek mas, saya cuman dibayar 3ribu per jam. Kerja 12 jam cuman dapet 36ribu. Kalo jalan sama Sang Istri, saya nggak dikasih makan. Mau ke warung, takut dia selesai belanjanya. Saya kan jadi repot. Pernah keluar jalan-jalan sampek jam 11malam. 1ribu pun saya nggak dapet, padahal saya nungguin dia sampek nggak makan, sampek diusir sama tukang parkirnya, soalnya parkirnya udah kelamaan. Kalo sama Sang Suami, dia pengertian. Waktunya makan saya dibeli’in chicken, waktunya sholat saya disuruh sholat dulu, kalo dia visit ke satu tempat, dia kasih tau berapa lama dia di dalam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Waktu saya resign, saya disuruh ambil gaji ke Jakarta, lumayan sih, saya kerja kurang lebih 20hari, tapi saya nggak mau ribet. Akhirnya Bos kasih saya gym equipment. Nilanya katanya 10juta, tapi saya bingung mau ngejual kemana, gak laku-laku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya juga punya jualan, aksesoris dari magnet. Kalo mas mau, beli aja. 150ribu. Gak dibayar sekarang juga gak papa, besok aja. Soalnya buat modal hidup di tempat baru nanti. Saya diterima kerja di daerah xxx mulai kerja hari senin besok. Saya gak punya bekel. Malu mau minta sama orang tua.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;Dari kejadian itu, aku sempat berpikir. Bagaimana seorang preman (saat dulu) bisa bener-bener berubah, 180º.&lt;br /&gt;Dia telah bertransformasi.&lt;br /&gt;Semoga&lt;br /&gt;From black to grey&lt;br /&gt;From grey to white&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Alloh yang tahu apa yang sebenarnya tersembunyi di dalam hati.&lt;br /&gt;Alhamdulillah, thanks God for lesson today.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-8944116905016915307?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/8944116905016915307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/12/black-to-grey.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8944116905016915307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8944116905016915307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/12/black-to-grey.html' title='Black to Grey to White (Only God Who Knews)'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SzMvaGSeobI/AAAAAAAAAc4/dDLJK05r_qc/s72-c/smoke.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-3402342006988223446</id><published>2009-11-27T22:25:00.000-08:00</published><updated>2009-11-27T22:41:51.934-08:00</updated><title type='text'>Menata Kembali Mozaikku</title><content type='html'>Ada hal yang melegakan&lt;br /&gt;Setelah sebuah mozaik harus hancur oleh hal duniawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepingan mozaik persaudaraan yang pernah terberaikan&lt;br /&gt;Karena kaki harus berdiri&lt;br /&gt;Karena tangan tak boleh menengadah kecuali pada-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-kerabat yang telah terpecahkan&lt;br /&gt;Dari...hingga...&lt;br /&gt;Waktu kami terberai karena harus hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-kerabat yang meninggalkan kerana tak mau repot mengurus yang terbuang&lt;br /&gt;Yang ditinggal oleh penggembalanya...&lt;br /&gt;Yang harusnya bertanggung jawab atas keberadaannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satu kutemukan lagi...&lt;br /&gt;Meski mereka tak mungkin kusatukan...&lt;br /&gt;Kerana aku bukan apa-apa di depan mereka&lt;br /&gt;Tapi bolehlah aku bahagia setelah dapat kutemukan mereka...&lt;br /&gt;Kusatukan mereka dalam satu inbox&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak peduli masihkah ada perseteruan antara mereka&lt;br /&gt;Tapi aku ingin melihat gigi mereka dalam senyum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thank You to:&lt;br /&gt;De Mis, Mbak Nanik, Mbak Miming, Mas Heri, Mas Cuk, Mas Dedy...&lt;br /&gt;Lek Ujik, Lek Sum, Kiki &amp; Gembvl...&lt;br /&gt;De Sam, Mas Nanang, Mas Wid...&lt;br /&gt;Lek Hum, Lek Tunuk, Aci, Bagong, Toti...&lt;br /&gt;Mas Sofi, Mbak Pipit-Mas Rusdi, Ucon...&lt;br /&gt;De Samma, Yu Um, Cak Sipul...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dan aku ingin temukan kalian dalam facebook....hehehehe)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-3402342006988223446?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/3402342006988223446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/11/menata-kembali-mozaikku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3402342006988223446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3402342006988223446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/11/menata-kembali-mozaikku.html' title='Menata Kembali Mozaikku'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-6896057689456300957</id><published>2009-10-13T05:53:00.000-07:00</published><updated>2009-10-13T06:02:26.355-07:00</updated><title type='text'>M E R A H</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/StR5e5nrOGI/AAAAAAAAAcw/1g5Tiun-Sn0/s1600-h/hanoman.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 120px; height: 90px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/StR5e5nrOGI/AAAAAAAAAcw/1g5Tiun-Sn0/s400/hanoman.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392068225639594082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa sulutan kusikapi dengan langit biru&lt;br /&gt;Tapi sulutan yang ini telah meMERAHkan langitku&lt;br /&gt;Sekali MERAH tak mudah untuk membuatnya biru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya menyayat hatiku&lt;br /&gt;Tak hanya menginjak kepalaku&lt;br /&gt;Tapi juga merendahkan orang-orang yang menjunjungku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memang seorang anak hilang&lt;br /&gt;Tak ada kerabat juga saudara&lt;br /&gt;Aku berdiri hanya di dua kakiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya...&lt;br /&gt;Aku memang seorang anak hilang&lt;br /&gt;Langitku telah MERAH&lt;br /&gt;Tak mudah, tak singkat untuk membiru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila KAMU tak terima&lt;br /&gt;Aku siap untuk tak sehadap denganmu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-6896057689456300957?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/6896057689456300957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/10/m-e-r-h.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6896057689456300957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6896057689456300957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/10/m-e-r-h.html' title='M E R A H'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/StR5e5nrOGI/AAAAAAAAAcw/1g5Tiun-Sn0/s72-c/hanoman.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-7220627548140246162</id><published>2009-08-23T17:29:00.000-07:00</published><updated>2009-08-23T17:32:50.598-07:00</updated><title type='text'>Pertama Kali Ada dan Tersedia</title><content type='html'>Mereka adalah tangan-tangan yang pertama kali menyentuhku&lt;br /&gt;Mereka adalah telinga-telinga yang pertama kali mendengar tangisku&lt;br /&gt;Mereka adalah mata-mata yang pertama kali memandangku penuh kebanggaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui tangan, telinga dan mata mereka itu, hati-hati mereka merengkuh hatiku&lt;br /&gt;Dan perhatian itu tertumpah padaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika usiaku 10, mulutku merengek meminta sepatu&lt;br /&gt;Tidak dalam hitungan hari sepatu itu ada di depanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat di usia 10, air mataku mengalir karena sedih&lt;br /&gt;Tangan bapakku merengkuhku untuk menenangkan&lt;br /&gt;Hilangkan sedihku&lt;br /&gt;Buatku kembali tersenyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku 10 tahun, aku berteriak karena perutku lapar&lt;br /&gt;Jemari ibuku menyuapkan nasi dengan lauk kesukaanku&lt;br /&gt;Sejumput nasi dengan secuil ikan tuna masuk ke dalam mulutku&lt;br /&gt;Hingga perutku kenyang dan tidak berteriak lagi&lt;br /&gt;Teriakku berubah menjadi tertawa riang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mereka tersenyum dapat membuatku bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semalam aku bertanya pada diriku&lt;br /&gt;Tepatnya pada hatiku&lt;br /&gt;Juga otakku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemana pertama kali perhatian ini tertuju setelah kaki berdiri tegak?&lt;br /&gt;Perhatian ini tertuju pada seorang kekasih yang sekarang entah ada dimana, bukan pada mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada siapa belai itu pertama kali diberikan?&lt;br /&gt;Belai itu diberikan pada seorang pelacur yang menginginkan uang pemberian bapak-ibuku&lt;br /&gt;Bukan pada bapak-ibu belai itu diberikan saat mereka tua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk siapa uang hasil kerjaku pertama kali kubelanjakan ?&lt;br /&gt;Uang itu habis di restoran untuk mentraktir teman-teman yang baru kukenal&lt;br /&gt;Bukan untuk keluargaku yang telah membiayai hidupku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku kekurangan&lt;br /&gt;Yang pertama kali ada di otakku adalah minta bantuan pada keluarga&lt;br /&gt;Tapi dimana aku saat keluargaku butuh bantuan&lt;br /&gt;Keluarga menjadi tempat terakhir untuk mengulurkan tangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku didera sebuah cobaan&lt;br /&gt;Yang pertama terlintas adalah pulang ke keluarga&lt;br /&gt;Tapi dimana aku saat satu dari keluargaku mendapat deraan&lt;br /&gt;Lari menjauh agar tidak menambah beban yang kuciptakan sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat perempuan itu butuh perhatian&lt;br /&gt;Aku datang dan memberikan apa yang dia inginkan&lt;br /&gt;Tapi tidak sedetik pun kusisakan waktu ku meski hanya sekedar telepon menanyakan bagaimana kabar keluargaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali aku ada&lt;br /&gt;Mereka tersedia untuk segala keinginan dan kebutuhanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku hilang&lt;br /&gt;Dan tidak menyediakan hati serta diriku untuk mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulanglah...&lt;br /&gt;Keluargamu membutuhkan hadirmu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-7220627548140246162?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/7220627548140246162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/08/pertama-kali-ada-dan-tersedia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7220627548140246162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7220627548140246162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/08/pertama-kali-ada-dan-tersedia.html' title='Pertama Kali Ada dan Tersedia'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-4158161351674615059</id><published>2009-08-23T17:25:00.000-07:00</published><updated>2009-08-23T17:29:34.589-07:00</updated><title type='text'>Negeri(-nya) [Bermental] Maling</title><content type='html'>{baca = Negerinya Maling / Negeri Bermental Maling / Negeri Maling}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah berapa kali sih malaysia itu mencuri milik kita..???&lt;br /&gt;1. Batik&lt;br /&gt;2. Reog Ponorogo&lt;br /&gt;3. Lagu Rasa Sayange&lt;br /&gt;4. Angklung&lt;br /&gt;5. Tari Pendet&lt;br /&gt;6. Tari Kuda Lumping (Jaranan)&lt;br /&gt;7. Pulau Sipadan Ligitan&lt;br /&gt;8. Berencana maling di Blok Ambalat, sampai kejar-kejaran hingga perlu terbirit-birit ambil jalan zig-zag biar gak kena tembak sama TNI-AL&lt;br /&gt;9. Hak-hak TKI yang kerja di Negeri Maling itu&lt;br /&gt;10. Pemukulan, penganiayaan, belum lagi gaji yang gak diberikan&lt;br /&gt;11. Noordin Top yang ngebom negeri Indonesia, kenapa gak ngebom negerinya sendiri yang sudah jelas maling yang perlu diberantas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sih baru beberapa saja (yang ketauan), itupun dipakai untuk jualan, jual pariwisata mereka.&lt;br /&gt;Dasar Negara Pencuri&lt;br /&gt;Aparatnya kenapa mengijinkan milik orang lain dipakai untuk kepentingan mereka&lt;br /&gt;Ya berarti aparatnya juga maling&lt;br /&gt;Warganya juga pastinya Maling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya kita (harus) mesti berhati-hati dengan tetangga yang maling&lt;br /&gt;Pertanyaannya sekarang adalah:&lt;br /&gt;APALAGI YA YANG MAU DICURI SAMA MALING ITU..??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-4158161351674615059?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/4158161351674615059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/08/negeri-nya-bermental-maling.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4158161351674615059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4158161351674615059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/08/negeri-nya-bermental-maling.html' title='Negeri(-nya) [Bermental] Maling'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-4318221852155643766</id><published>2009-07-20T21:16:00.000-07:00</published><updated>2009-07-20T21:41:08.917-07:00</updated><title type='text'>Kisah Ayah</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SmVCr4hFNxI/AAAAAAAAAco/HagreyxfDhM/s1600-h/sepedaan.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 272px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SmVCr4hFNxI/AAAAAAAAAco/HagreyxfDhM/s320/sepedaan.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360764253127390994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebuah forward dari seorang teman yang diambil dari tulisan Bayu Gautama.&lt;br /&gt;Photo by Rudi B. Prakoso&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti mengutip kata Bayu Gautama..&lt;br /&gt;"Genggamlah gundahmu dengan senyum karena Allah suka terhadap&lt;br /&gt;orang-orang yang tersenyum dan ringan melangkah di balik semua keluh&lt;br /&gt;dan gundahnya. Semoga".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subuh tadi saya melewati sebuah rumah, 50 meter dari rumah saya dan&lt;br /&gt;melihat seorang isteri mengantar suaminya sampai pagar depan rumah.&lt;br /&gt;"Yah, beras sudah habis loh...," ujar isterinya. Suaminya hanya&lt;br /&gt;tersenyum dan bersiap melangkah, namun langkahnya terhenti oleh&lt;br /&gt;panggilan anaknya dari dalam rumah, "Ayah, besok Agus harus bayar uang&lt;br /&gt;praktek."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya...," jawab sang Ayah. Getir terdengar di telinga saya, apalah&lt;br /&gt;lagi bagi lelaki itu, saya bisa menduga langkahnya semakin berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong, saya jadi ingat pesan anak saya semalam, "Besok&lt;br /&gt;beliin lengkeng ya" dan saya hanya menjawabnya dengan "Insya Allah"&lt;br /&gt;sambil berharap anak saya tak kecewa jika malam nanti tangan ini tak&lt;br /&gt;berjinjing buah kesukaannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kantor, seorang teman menerima SMS nyasar, "Jangan lupa, pulang&lt;br /&gt;beliin susu Nadia ya". Kontan saja SMS itu membuat teman saya bingung&lt;br /&gt;dan sedikit berkelakar, "Ini, anak siapa minta susunya ke siapa". Saya&lt;br /&gt;pun sempat berpikir, mungkin jika SMS itu benar-benar sampai ke nomor&lt;br /&gt;sang Ayah, tambah satu gundah lagi yang bersemayam. Kalau tersedia&lt;br /&gt;cukup uang di kantong, tidaklah masalah. Bagaimana jika sebaliknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak para Ayah setiap pagi membawa serta gundah mereka, mengiringi&lt;br /&gt;setiap langkah hingga ke kantor. Keluhan isteri semalam tentang uang&lt;br /&gt;belanja yang sudah habis, bayaran sekolah anak yang tertunggak sejak&lt;br /&gt;bulan lalu, susu si kecil yang tersisa di sendok terakhir, bayar&lt;br /&gt;tagihan listrik, hutang di warung tetangga yang mulai sering&lt;br /&gt;mengganggu tidur, dan segunung gundah lain yang kerap membuatnya&lt;br /&gt;terlamun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit Ayah yang tangguh yang ingin membuat isterinya&lt;br /&gt;tersenyum, meyakinkan anak-anaknya tenang dengan satu kalimat, "Iya,&lt;br /&gt;nanti semua Ayah bereskan," meski dadanya bergemuruh kencang dan&lt;br /&gt;otaknya berputar mencari jalan untuk janjinya membereskan semua gundah&lt;br /&gt;yang ia genggam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sejarah pun berlangsung, banyak para Ayah yang berakhir di tali&lt;br /&gt;gantungan tak kuat menahan beban ekonomi yang semakin menjerat cekat&lt;br /&gt;lehernya. Baginya, tali gantungan tak bedanya dengan jeratan hutang&lt;br /&gt;dan rengekan keluarga yang tak pernah bisa ia sanggupi. Sama-sama&lt;br /&gt;menjerat, bedanya, tali gantungan menjerat lebih cepat dan tidak&lt;br /&gt;perlahan-lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit para Ayah yang membiarkan tangannya berlumuran darah&lt;br /&gt;sambil menggenggam sebilah pisau mengorbankan hak orang lain demi&lt;br /&gt;menuntaskan gundahnya. Walau akhirnya ia pun harus berakhir di dalam&lt;br /&gt;penjara. Yang pasti, tak henti tangis bayi di rumahnya, karena susu&lt;br /&gt;yang dijanjikan sang Ayah tak pernah terbeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jarang para Ayah yang terpaksa menggadaikan keimanannya, menipu&lt;br /&gt;rekan sekantor, mendustai atasan dengan memanipulasi angka-angka, atau&lt;br /&gt;berbuat curang di balik meja teman sekerja. Isteri dan anak-anaknya&lt;br /&gt;tak pernah tahu dan tak pernah bertanya dari mana uang yang didapat&lt;br /&gt;sang Ayah. Halalkah? Karena yang penting teredam sudah gundah hari&lt;br /&gt;itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teramat banyak para isteri dan anak-anak yang setia menunggu&lt;br /&gt;kepulangan Ayahnya, hingga larut yang ditunggu tak juga kembali.&lt;br /&gt;Sementara jauh disana, lelaki yang isteri dan anak-anaknya setia&lt;br /&gt;menunggu itu telah babak belur tak berkutik, hancur meregang nyawa,&lt;br /&gt;menahan sisa-sisa nafas terakhir setelah dihajar massa yang geram oleh&lt;br /&gt;aksi pencopetan yang dilakukannya. Sekali lagi, ada yang rela&lt;br /&gt;menanggung resiko ini demi segenggam gundah yang mesti ia tuntaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, di antara sekian banyak Ayah itu, saya teramat salut dengan&lt;br /&gt;sebagian Ayah lain yang tetap sabar menggenggam gundahnya, membawanya&lt;br /&gt;kembali ke rumah, menyertakannya dalam mimpi, mengadukannya dalam&lt;br /&gt;setiap sujud panjangnya di pertengahan malam, hingga membawanya&lt;br /&gt;kembali bersama pagi. Berharap ada rezeki yang Allah berikan hari itu,&lt;br /&gt;agar tuntas satu persatu gundah yang masih ia genggam. Ayah yang ini,&lt;br /&gt;masih percaya bahwa Allah takkan membiarkan hamba-Nya berada dalam&lt;br /&gt;kekufuran akibat gundah-gundah yang tak pernah usai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Ayah ini, yang akan menyelesaikan semua gundahnya tanpa harus&lt;br /&gt;menciptakan gundah baru bagi keluarganya. Karena ia takkan menuntaskan&lt;br /&gt;gundahnya dengan tali gantungan, atau dengan tangan berlumur darah,&lt;br /&gt;atau berakhir di balik jeruji pengap, atau bahkan membiarkan seseorang&lt;br /&gt;tak dikenal membawa kabar buruk tentang dirinya yang hangus dibakar&lt;br /&gt;massa setelah tertangkap basah mencopet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya, sebagai Ayah, akan tetap menggenggam gundah saya dengan&lt;br /&gt;senyum. Saya yakin, Allah suka terhadap orang-orang yang tersenyum dan&lt;br /&gt;ringan melangkah di balik semua keluh dan gundahnya. Semoga. (Bayu&lt;br /&gt;Gautama)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-4318221852155643766?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/4318221852155643766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/07/kisah-ayah.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4318221852155643766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4318221852155643766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/07/kisah-ayah.html' title='Kisah Ayah'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SmVCr4hFNxI/AAAAAAAAAco/HagreyxfDhM/s72-c/sepedaan.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-8280913481395996742</id><published>2009-06-23T21:22:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T23:13:31.065-07:00</updated><title type='text'>Dirimu Dirinya by Pinkan Mambo</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SkHDGbWDKbI/AAAAAAAAAcg/uEz-iBKxdZ4/s1600-h/wood+duck.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 307px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SkHDGbWDKbI/AAAAAAAAAcg/uEz-iBKxdZ4/s400/wood+duck.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350772347479730610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ku pertama menatap dalam dirimu&lt;br /&gt;Ku begitu yakin ini cinta&lt;br /&gt;Tatap dirinya, rasa ku pun juga sama&lt;br /&gt;Kumencintai dirimu dan mencintai dirinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ingin hidup tanpa rasa bahagia&lt;br /&gt;Bahagia ku bila banyak cinta&lt;br /&gt;Untukmu setia, namun hidup rasa hampa&lt;br /&gt;Bukannya aku jahanam&lt;br /&gt;Ku hanya mencari senang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatiku tak ’kan bisa berdusta&lt;br /&gt;Cinta ini memang untuk dirimu&lt;br /&gt;Dan untuk dirinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bila diantara kita menghilang&lt;br /&gt;Tak kembali untuk selama-lamanya&lt;br /&gt;Tak mungkin kusendiri, ‘kan kucari lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ‘kan kubuang waktu&lt;br /&gt;Tanpa cinta ku merana&lt;br /&gt;Hatiku tak ’kan bisa berdusta&lt;br /&gt;Cinta ini memang untuk dirimu&lt;br /&gt;Dan untuk dirinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bila diantara kita menghilang&lt;br /&gt;Tak kembali untuk selama-lamanya&lt;br /&gt;Tak mungkin kusendiri, ‘kan kucari lagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-8280913481395996742?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/8280913481395996742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/dirimu-dirinya-by-pinkan-mambo.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8280913481395996742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8280913481395996742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/dirimu-dirinya-by-pinkan-mambo.html' title='Dirimu Dirinya by Pinkan Mambo'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SkHDGbWDKbI/AAAAAAAAAcg/uEz-iBKxdZ4/s72-c/wood+duck.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-6199751456202205287</id><published>2009-06-17T04:59:00.000-07:00</published><updated>2009-06-22T03:35:03.301-07:00</updated><title type='text'>Aku Manusia</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjjbzAXB39I/AAAAAAAAAcY/HJWRhcClY8U/s1600-h/tatto1.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 140px; height: 140px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjjbzAXB39I/AAAAAAAAAcY/HJWRhcClY8U/s400/tatto1.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348266226818867154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika engkau membumbungkan anganmu ke langit ke tujuh&lt;br /&gt;Mata, rasa dan pikiranmupun akan melayang ke langit ke tujuh&lt;br /&gt;Harapmu sangat tinggi&lt;br /&gt;Inginmu melayang melampaui kakimu yang harus kau sadari masih memijak bumi&lt;br /&gt;Engkau adalah manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau membumbungkan aganmu ke langit ke tujuh&lt;br /&gt;Meninggalkan bumi dan kemanusiaanmu&lt;br /&gt;Engkau tak menyadari bahwa engkau masih manusia&lt;br /&gt;Masih manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anganmu mencekikmu&lt;br /&gt;Harapmu menghempas tubuhmu hingga remuk redam&lt;br /&gt;Tak berbentuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena angan yang kaubentuk telah meninggalkan ragamu&lt;br /&gt;Oleh karena rasamu jauh meninggalkan tubuhmu&lt;br /&gt;Engkau tak menyadari bahwa engkau masih manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angan tak selamanya bisa dinyatakan&lt;br /&gt;Rasa tak selamanya menuruti kata hati&lt;br /&gt;Bila engkau menuruti angan&lt;br /&gt;Bila engkau menuruti kata hati&lt;br /&gt;Engkau hanya menunggu ajal yang akan menyempitkan kuburmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup indah, matipun indah&lt;br /&gt;Bagai air mengalir tanpa dipaksa kemana air ini akan menuju&lt;br /&gt;Bukankah telah takdirnya bahwa air akan menuju laut lepasnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena engkau masih di bumi&lt;br /&gt;Aku inginkan engkau berada dibumi&lt;br /&gt;Bukan di langit ke tujuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;Gunakan akal sehat untuk bertindak sesuatu&lt;br /&gt;Hati yang kaumanjakan akan sangat menyakitimu&lt;br /&gt;Jejakkan kakimu ke bumi&lt;br /&gt;Maka sadari bahwa engkau harus berinteraksi dengan lebih banyak manusia&lt;br /&gt;Di bumi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-6199751456202205287?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/6199751456202205287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/aku-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6199751456202205287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6199751456202205287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/aku-manusia.html' title='Aku Manusia'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjjbzAXB39I/AAAAAAAAAcY/HJWRhcClY8U/s72-c/tatto1.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-4219261035865908296</id><published>2009-06-16T04:29:00.000-07:00</published><updated>2009-06-16T04:32:34.246-07:00</updated><title type='text'>Teladan Seorang Ayah (Sebuah Forward)</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjeCt2hL1SI/AAAAAAAAAb4/2sp7MyIeRic/s1600-h/he...he....jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 286px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjeCt2hL1SI/AAAAAAAAAb4/2sp7MyIeRic/s400/he...he....jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347886806766179618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ayah wariskan kepada anak-anaknya bukan kata-kata atau kekayaan, tetapi sesuatu yang tak terucapkan yaitu teladan sebagai seorang pria dan seorang ayah - Will Rogers&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahuku, botol acar besar itu selalu ada di lantai di samping lemari di kamar orangtuaku. Sebelum tidur, Ayah selalu mengosongkan kantong celananya lalu memasukkan semua uang recehnya ke dalam botol itu. Sebagai anak kecil, aku senang mendengar gemerincing koin yang dijatuhkan ke dalam botol itu. Bunyi gemericingnya nyaring jika botol itu baru terisi sedikit. Nada gemerincingnya menjadi rendah ketika isinya semakin penuh. Aku suka jongkok di lantai di depan botol itu, mengagumi keping-keping perak dan tembaga yang berkilauan seperti harta karun bajak laut ketika sinar matahari menembus jendela kamar tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika isinya sudah penuh, Ayah menuangkan koin-koin itu ke meja dapur, menghitung jumlahnya sebelumnya membawanya ke bank. Membawa keping-keping koin itu ke bank selalu merupakan peristiwa besar. Koin-koin itu ditata rapi di dalam kotak kardus dan diletakkan di antara aku dan Ayah di truk tuanya. Setiap kali kami pergi ke bank, Ayah memandangku dengan penuh harap. "Karena koin-koin ini kau tidak perlu kerja di pabrik tekstil. Nasibmu akan lebih baik daripada nasibku. Kota tua dan pabrik tekstil disini takkan bisa menahanmu." Setiap kali menyorongkan kotak kardus berisi koin itu ke kasir bank, Ayah selalu tersenyum bangga. "Ini uang kuliah putraku. Dia takkan bekerja di pabrik tekstil seumur hidup seperti aku.".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang dari bank, kami selalu merayakan peristiwa itu dengan membeli es krim. Aku selalu memilih es krim cokelat. Ayah selalu memilih yang vanila. Setelah menerima kembalian dari penjual es krim, Ayah selalu menunjukkan beberapa keping koin kembalian itu kepadaku. "Sampai di rumah, kita isi botol itu lagi."&lt;br /&gt;Ayah selalu menyuruhku memasukkan koin-koin pertama ke dalam botol yang masih kosong. Ketika koin-koin itu jatuh bergemerincing nyaring, kami saling berpandangan sambil tersenyum. "Kau akan bisa kuliah berkat koin satu penny, nickle, dime, dan quarter," katanya. "Kau pasti bisa kuliah. ayah jamin."&lt;br /&gt;Tahun demi tahun berlalu. Aku akhirnya memang berhasil kuliah dan lulus dari universitas dan mendapat pekerjaan di kota lain. Pernah, waktu mengunjungi orangtuaku, aku menelepon dari telepon di kamar tidur mereka. Kulihat botol acar itu tak ada lagi. Botol acar itu sudah menyelesaikan tugasnya dan sudah di pindahkan entah ke mana. Leherku serasa tercekat ketika mataku memandang lantai di samping lemari tempat botol acar itu biasa di letakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahku bukan orang yang banyak bicara, dia tidak pernah menceramahi aku tentang pentingnya tekad yang kuat, ketekunan, dan keyakinan. Bagiku, botol acar itu telah mengajarkan nilai-nilai itu dengan lebih nyata daripada kata-kata indah.&lt;br /&gt;Setelah menikah, kuceritakan kepada susan, istriku, betapa pentingnya peran botol acar yang tampaknya sepele itu dalam hidupku. Bagiku, botol acar itu melambangkan betapa besarnya cinta Ayah padaku. Dalam keadaan keuangan sesulit apa pun, setiap malam Ayah selalu mengisi botol acar itu dengan koin. Bahkan di musim panas ketika ayah diberhentikan dari pabrik tekstil dan Ibu terpaksa hanya menyajikan buncis kalengan selama berminggu-minggu, satu keping pun tak pernah di ambil dari botol acar itu. Sebaliknya, sambil memandangku dari seberang meja dan menyiram buncis itu dengan saus agar ada rasanya sedikit, Ayah semakin meneguhkan tekadnya untuk mencarikan jalan keluar bagiku. "Kalau kau sudah tamat kuliah," katanya dengan mata berkilat-kilat, "kau tak perlu makan buncis kecuali jika kau memang mau."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liburan Natal pertama setelah lahirnya putri kami Jessica, kami habiskan di rumah orangtuaku. Setelah makan malam, Ayah dan Ibu duduk berdampingan di sofa, bergantian memandangku cucu pertama mereka. Jessica menagis lirih. Kemudian susan mengambilnya dari pelukan Ayah. "Mungkin popoknya basah," kata susan, lalu di bawanya Jessica ke kamar tidur orangtuaku untuk di ganti popoknya.&lt;br /&gt;Susan kembali ke ruang keluarga denga mata berkaca-kaca. Dia meletakkan Jessica ke pangkuan Ayah, lalu menggandeng tanganku dan tanpa berkata apa-apa mengajakku ke kamar. "Lihat," katanya lembut, matanya memandang lantai di samping lemari. Aku terkejut. Di lantai, seakan tidak pernah di singkirkan, berdiri botol acar yang sudah tua itu. Di dalamnya ada beberapa keping koin.&lt;br /&gt;Aku mendekati botol itu, merogoh saku celanaku, dan mengeluarkan segenggam koin. Dengan perasaan haru, kumasukkan koin-koin itu kedalam botol. Aku mengangkat kepala dan melihat Ayah. Dia menggendong Jessica dan tanpa suara telah masuk ke kamar. Kami berpandangan . Aku tahu, Ayah juga merasakan keharuan yang sama. Kami tak kuasa berkata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----&gt; : Sebuah cerita yang luar biasa bukan ? Inilah sebuah cerita yang menunjukkan besarnya cinta seorang ayah ke anaknya agar anaknya memperoleh nasib yang jauh lebih baik dari dirinya. Tetapi dalam prosesnya, Ayah ini tidak saja menunjukkan cintanya pada anaknya tetapi juga menunjukkan sesuatu yang sangat berharga yaitu pelajaran tentang impian, tekad, teladan seorang ayah, disiplin dan pantang menyerah. Saya percaya anaknya belajar semua itu walaupun ayahnya mungkin tidak pernah menjelaskan semua itu karena anak belajar jauh lebih banyak dari melihat tingkah laku orangtuanya dibanding apa yang dikatakan orangtuanya. Semoga cerita ini menginspirasi bagi kita semua&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-4219261035865908296?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/4219261035865908296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/teladan-seorang-ayah-sebuah-forward.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4219261035865908296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4219261035865908296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/teladan-seorang-ayah-sebuah-forward.html' title='Teladan Seorang Ayah (Sebuah Forward)'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjeCt2hL1SI/AAAAAAAAAb4/2sp7MyIeRic/s72-c/he...he....jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-9095474035478571433</id><published>2009-06-16T04:22:00.001-07:00</published><updated>2009-06-16T04:38:01.969-07:00</updated><title type='text'>Minggu Pagi</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjeD3MIE4uI/AAAAAAAAAcA/3kqWcBtcN0Y/s1600-h/saking+macetnya.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjeD3MIE4uI/AAAAAAAAAcA/3kqWcBtcN0Y/s400/saking+macetnya.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347888066696897250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Minggu, 14 Juni 2009. Ada sedih yang diam-diam menyelinap di lipatan hati saya. Sebuah keprihatinan yang dengan berani dihadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang lebih 2 bulan yang lalu, adik ipar teman lamaku, sebut saja dia Budi, tinggal di rumahku. Sebelumnya dia kost dengan teman dari kakak iparnya. Karena teman sekamarnya itu menikah, maka Budi tinggal di rumahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 2 bulan itu, terus terang aku merasa sedikit terbantu. Paling tidak ada teman ngobrol saat insomnia datang, ada teman makan saat tengah malam kelaparan, ada yang bangunin buat bangun pagi supaya nggak telat masuk kerja. Tapi ya sudah...Budi sudah ambil langkah. Aku nggak mau memaksakan apa yang ada di kepalaku, meski di kepalaku, langkah yang dia lakukan tidak merubah kondisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kakak Budi, sebut saja dia Wati, masih baru sampai Jakarta. Ceritanya baru merantau. Baru ke Jakarta. Wati tinggal dengan teman kakaknya, istri dari teman lamaku. Wati masih merasa takut saat pulang kerja, maklumlah track yang harus ditempuh dari tempatnya kerja ke tempat kost lumayan jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi terlihat sangat bertanggung jawab atas keberadaan dan kenyamanan kakaknya. Hingga pada hari Minggu 14 Juni 2009 lalu, dia menemukan satu tempat kost.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, saat Budi keluar,aku masih tidur. Hari Minggu adalah hari merdeka untuk melepaskan kepenatan. Aku terbangun kurang lebih jam 9.00 pagi. Budi membawa motor milik kakak iparnya. Melihat aku sudah bangun, dia berpamitan. Dia kemasi pakaiannya yang tersimpan di lemariku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat dia mengemasi pakaiannya, aku masih nonton acara tv. Menjelang dia selesai berkemas, aku mandi dan mengantar dia ke tempat barunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak jauh dari rumahku. Bila ditempuh dengan jalan kaki, kurang lebih hanya 15 menit. Sesampai di sana... Ya Alloh, hatiku sedih sekali. Sangat sedih. Layak...memang nggak sangat layak, tapi cukuplah. Tempat kost ku di Gresik dulu lebih buruk lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedihku sangat menyesak saat aku membantu Budi memasangkan koran sebagai pengganti tirai di jendelanya. Ya Alloh...sebegitu besar keinginan dia untuk kost.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekali lagi sudah lah...aku hanya bisa membantu saat dia dan atau siapapun butuh bantuanku. Aku nggak mau memaksa, khawatir dibilang terlalu banyak menuntut dari sebuah pertemanan. Hanya saja, pintu rumahku selalu terbuka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-9095474035478571433?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/9095474035478571433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/minggu-pagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/9095474035478571433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/9095474035478571433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/minggu-pagi.html' title='Minggu Pagi'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjeD3MIE4uI/AAAAAAAAAcA/3kqWcBtcN0Y/s72-c/saking+macetnya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-7707553431614831845</id><published>2009-06-15T05:09:00.001-07:00</published><updated>2009-06-15T05:38:23.252-07:00</updated><title type='text'>Aku Hanyalah Usaha</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjZAr51PADI/AAAAAAAAAbw/OcqZCMG8bjU/s1600-h/teamwork7_20080407_1777396008.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 88px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjZAr51PADI/AAAAAAAAAbw/OcqZCMG8bjU/s400/teamwork7_20080407_1777396008.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347532730551697458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Robbi&lt;br /&gt;Engkau yang tahu rahasia apa yang ada di depanku&lt;br /&gt;Engkau yang tahu rahasia yang ada dibalik setiap hati&lt;br /&gt;Hatiku...&lt;br /&gt;Hatinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila semua kupasrahkan hanya pada-Mu&lt;br /&gt;Kebaikanku...&lt;br /&gt;Keburukanku...&lt;br /&gt;Kebaikannya...&lt;br /&gt;Keburukannya...&lt;br /&gt;Aku selalu berharap, Engkau yang akan mendinginkan kepalaku untuk tetap menjalankan peranku sebagai manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada baik seluruhnya&lt;br /&gt;Tak ada buruk sepenuhnya&lt;br /&gt;Karena aku bukanlah sempurna&lt;br /&gt;Aku hanyalah usaha&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-7707553431614831845?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/7707553431614831845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/aku-hanyalah-usaha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7707553431614831845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7707553431614831845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/aku-hanyalah-usaha.html' title='Aku Hanyalah Usaha'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjZAr51PADI/AAAAAAAAAbw/OcqZCMG8bjU/s72-c/teamwork7_20080407_1777396008.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-1134840352758055869</id><published>2009-06-15T04:20:00.000-07:00</published><updated>2009-06-15T05:35:50.275-07:00</updated><title type='text'>Pertemuanku dengan...</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjZAFRhMLrI/AAAAAAAAAbo/MCo7Ask_ggQ/s1600-h/surup.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 206px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjZAFRhMLrI/AAAAAAAAAbo/MCo7Ask_ggQ/s320/surup.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347532066895179442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kita bertemu dengan orang-orang yang berkualitas tinggi&lt;br /&gt;Kadang pula berinteraksi dengan orang yang cukup berkualitas&lt;br /&gt;Tapi tidak sering atau bahkan tidak jarang kita bertemu dengan orang yang memang tidak berkualitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepengalaman saya, paling menyenangkan bertemu dengan orang-orang yang interest terhadap improvement, baik pada dirinya sendiri mupun pada lawan bicaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang berkualitas tinggi, belum tentu mau melayani saya bila dia tidak interest dengan improvement yang ingin saya buat untuk diri saya (tapi itu tidak semua). Bila orang berkualitas tinggi ini dibarengi dengan tingginya kualitas kepribadiannya, dia adalah orang yang paling menyenangkan. Bila orang semacam ini interest terhadap saya, betapa bahagianya saya. Saya akan bisa belajar banyak darinya. Tanpa ada kesombongan, tanpa ada waktu yang terbuang percuma, tanpa ada kata-kata menyakitkan, dia merendahkan hatinya di hadapan saya padahal aktualnya dia memberikan hal berharga pada saya, bagi saya ini adalah pribadi yang mahal. Pribadi bisa mem-positioning-kan dirinya dengan tepat dengan lawan bicaranya, posisi yang dirasa sejajar oleh lawan bicaranya meski aktualnya dia jauh lebih tinggi nilainya.&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kita bisa bertemu dengan orang seperti ini, agar kualitas hidup  kita semakin baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berkualitas sedang biasanya suka membelot. Artinya dia melihat kondisi yang menguntungkan bagi dia. Kadang berkualitas, kadang nggak sama sekali, tergantung situasi &amp; kondisi (sikon). Terkadang tega untuk berkhianat pada orang terdekat hanya untuk membela keinginannya. Tapi dia berkualitas. Ilmu terapannya banyak, dia orang yang berpengaruh di tempat kerjanya. Dia decision maker. Tapi tidak dibarengi oleh berkualitasnya kepribadian.&lt;br /&gt;Bertemu orang ini, sekali lagi tergantung sikon. Kadang membawa manfaat, kadang hanya menjengkelkan. Kadang juga hanya membuang waktu, meski tidak 100% percuma. Hanya saja dari 100% porsi pembicaraannya, hanya 30%-40% saja yang bermanfaat. Selebihnya kelakar usang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidak berkualitas, kadang berpenampilan seperti berkualitas. Jumlah orang seperti ini sangat banyak. Apa yang dilakukan hanya menghabiskan waktu saja, waktu saya dan juga waktu dia. Bertemu dengan orang tidak berkualitas, tidak 100% rugi. Keinginan saya terkadang terpenuhi oleh orang-orang semacam ini. Pekerjaan saya mewajibakan saya untuk bertemu dengan banyak orang, termasuk orang yang tidak berkualitas ini. Menjengkelkan...hampir terjadi disetiap pertemuan saya dengan orang semacam ini. Tapi memang terbantu juga sih...kadang. Meski bagaimanapun tidak bisa juga menafikan mereka. Malangnya lagi adalah ketika mereka tidak merasa bahwa mereka tidak berkualitas, merasa berkualitas, dan apa yang dilakukan...meski hanya menghambur-hamburkan waktu, ngobrol kesana-kesini, tertawa yang dilebar-lebarkan agar perhatian tertuju. Ini adalah kualitas mereka. Dan hari ini saya bertemu dengan orang-orang seperti ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-1134840352758055869?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/1134840352758055869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/pertemuanku-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1134840352758055869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1134840352758055869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/pertemuanku-dengan.html' title='Pertemuanku dengan...'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SjZAFRhMLrI/AAAAAAAAAbo/MCo7Ask_ggQ/s72-c/surup.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-702437958611374136</id><published>2009-06-11T05:21:00.000-07:00</published><updated>2009-06-15T05:02:49.527-07:00</updated><title type='text'>Surprises</title><content type='html'>Satu-satu....teman-teman lama mulai terajut. Dari seseorang yang bernama Feri, seorang teman lama yang nggak pernah terlupakan gara-gara banyak cekiki'an. Sekarang dia malah jadi motivator kawakan (he..he..). Bener-bener hilangkah selera cekiki'annya itu. Rasanya masih belum, sering kali telepon, tapi tetep aja sama...seperti 11 tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelan dan pasti...satu lagi datang. Namanya April Biru, atau yang dengan senang hati dia dipanggil dengan nama barunya, Magic Jempol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya si gendut Agus arek Ajung. Jauh-jauh dia telp saya pake GSM pulsa mahal, hanya untuk bilang: "Hai ndri... aku Agus...jek eleng ta..??"&lt;br /&gt;Yo jelas aku eleng. Suaranya itu lo, gak berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih sangat pelan. Dan satu lagi surprise bagi saya. Satu teman lama lagi. Namanya Phieyos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang hidup itu unik ya...&lt;br /&gt;Yang diharapkan datang, malah nggak datang-datang...&lt;br /&gt;Yang nggak terpikirkan (bukan berarti terlupakan), malah buat surprise ketemu mendadak...&lt;br /&gt;Bahkan saudaraku yang sudah 13 tahun nggak ketemu, baru-baru ini ketemu di Jakarta (Hallo mbak Miming &amp; mbak Nanik).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-702437958611374136?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/702437958611374136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/surprises.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/702437958611374136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/702437958611374136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/06/surprises.html' title='Surprises'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-4333530373727461970</id><published>2009-05-21T23:06:00.001-07:00</published><updated>2009-05-22T04:32:22.968-07:00</updated><title type='text'>Siapakah Capres-Cawapres kita yang punya hati seperti hati Hillary Clinton...?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/ShZBU32ME3I/AAAAAAAAAbQ/xdLMn1wb5aw/s1600-h/hillary+clinton.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338526235138724722" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 99px; CURSOR: hand; HEIGHT: 124px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/ShZBU32ME3I/AAAAAAAAAbQ/xdLMn1wb5aw/s320/hillary+clinton.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;font-family:'Arial Unicode MS';font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;font-family:'Arial Unicode MS';font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;font-family:'Arial Unicode MS';font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;font-family:'Arial Unicode MS';font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;font-family:'Arial Unicode MS';font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;font-family:'Arial Unicode MS';font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="MARGIN: 0cm 0cm 0pt"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language: SV;font-family:'Arial Unicode MS';" &gt;Waktu itu hiruk pikuk pemilihan Presiden di Amerika Serikat juga terasa di Indonesia. Alih-alih salah satu Calon Presiden-nya pernah tinggal di Indonesia dan sebagian keluarganya, teman-teman SD nya ada di Indonesia, tepatnya di Menteng, hampir semua mata tertuju pada seorang pria bernama Barrack Obama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barrack Obama punya saingan yang juga cukup pandai meyakinkan pendukungnya. Mereka saling serang, saling menjatuhkan, saling klaim sebagai yang lebih baik. Dialah Hillary Clinton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi di akhir sesi, Hillary harus mengkui bahwa dukungan pada Obama lebih banyak daripada padanya. Yang pertama kali membuat saya kagum adalah Hillary mengakui ”kekalahan”-nya dari Obama. Yang lebih mencengangkan algi adalah dia bersedia untuk menjadi salah seorang menteri pemerintahan Obama. Dan seperti kita ketahui juga, kini Hillary sangat mendukung pemerintahan Obama dengan menjalankan tugasnya sebagai Menlu AS, dia berusaha memperoleh perhatian dunia, mecoba memulihkan kepercayaan dunia pada AS setelah banyak kejadian yang menyudutkan negara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ingin saya katakan dari uraian di atas adalah, Hillary mendukung Obama meski Hillary kalah saat Pemilihan Presiden di AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia punya hajatan serupa. Pemilihan Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita punya 3 pasang kandidat.&lt;br /&gt;1. JK – Wiranto&lt;br /&gt;2. SBY – Budiono&lt;br /&gt;3. Mega – Prabowo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja dari ketiga pasang Capres – Cawapres itu akan bersaing.&lt;br /&gt;Entah saling serang... Entah saling sikut... Entah saling cela...&lt;br /&gt;Kita lihat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga pasang Capres – Cawapres itu akan terpilih SATU pasang Capres – Cawapres yang akan berhasil duduk di singgasana RI-1 dan RI-2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya adalah...&lt;br /&gt;1. Apa yang akan dilakukan oleh pasangan yang kalah, mendukung pemerintahan baru atau menjadi penghujat (dengan mengukuhkan diri sebagai partai oposisi).&lt;br /&gt;2. Bersediakah pasangan yang kalah itu ditunjuk sebagai salah satu menteri yang akan menjalankan instruksi dari Presiden baru (yang notabene-nya mantan rivalnya saat Pilpres)&lt;br /&gt;3. Bagi yang ”kalah”, bersediakan mengakui kekalahannya, atau malah heboh pergi ke MK untuk meminta banyak hal (seperti yang sudah terjadi pada Pilkada-pilkada).&lt;br /&gt;4. Ada nggak sih yang punya hati kayak hatinya Hillary Clinton (tanpa harus berkiblat ke AS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat nanti, seperti apakah mutu ketiga pasang Capre – Cawapres kita...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-4333530373727461970?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/4333530373727461970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/05/siapakah-capres-cawapres-kita-yang.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4333530373727461970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4333530373727461970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/05/siapakah-capres-cawapres-kita-yang.html' title='Siapakah Capres-Cawapres kita yang punya hati seperti hati Hillary Clinton...?'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/ShZBU32ME3I/AAAAAAAAAbQ/xdLMn1wb5aw/s72-c/hillary+clinton.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-8768734983393715396</id><published>2009-05-18T04:44:00.000-07:00</published><updated>2009-05-18T05:03:43.421-07:00</updated><title type='text'>Peterpan - Tak Ada Yang Abadi</title><content type='html'>Takkan selamanya tanganku mendekapmu&lt;br /&gt;Takkan selamanya raga ini menjagamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti alunan detak jantungku&lt;br /&gt;Tak bertahan melawan waktu&lt;br /&gt;Dan semua keindahan yang memudar&lt;br /&gt;Atau cinta yang telah hilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang abadi&lt;br /&gt;Tak ada yang abadi&lt;br /&gt;Biarkan aku bernafas sejenak&lt;br /&gt;Sebelum hilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa yang lama segera pergi&lt;br /&gt;Bersiaplah para pengganti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengarkan lirik di atas...&lt;br /&gt;Memang tidak ada jaminan bahwa aku akan selalu ada denganmu, meski ingin ini selalu ada denganmu.&lt;br /&gt;Tentu banyak harapan ketika aku ada denganmu, dari sekedar ketenangan hatiku, hingga harapan untuk melayang jauh ke awan...&lt;br /&gt;Ketika aku mendengar lagu ini di dalam inova kantorku, ternyata kebahagiaan yang semalam ada, terancam untuk kembali tidak ada, tapi entah kapan...&lt;br /&gt;Benar-benar tidak ada yang abadi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena aku tidak untuk selamanya&lt;br /&gt;Belajarlah untuk kuat menahan segala tekanan yang selalu mengancam&lt;br /&gt;Karena takkan selamanya aku dapat mendekapmu&lt;br /&gt;Belajar untuk tetap tegak berdiri adalah sebuah tuntutan yang mutlak&lt;br /&gt;Karena tak selamanya raga ini ada&lt;br /&gt;Belajar untuk menghargai saat ada merupakan hal besar untuk menyadarinya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-8768734983393715396?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/8768734983393715396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/05/peterpan-tak-ada-yang-abadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8768734983393715396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8768734983393715396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/05/peterpan-tak-ada-yang-abadi.html' title='Peterpan - Tak Ada Yang Abadi'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-5543012182015383520</id><published>2009-04-16T05:41:00.000-07:00</published><updated>2009-04-16T05:55:26.114-07:00</updated><title type='text'>Cerita Si Magic Jempol</title><content type='html'>Aku punya seorang temen.&lt;br /&gt;Cewek.&lt;br /&gt;Sebut saja Si Magic Jempol.&lt;br /&gt;Setelah kurang lebih 10 tahun aku nggak pernag sama sekali ketemu dia.&lt;br /&gt;Dengan tiba-tiba dia SMS.&lt;br /&gt;SMS nya sebenarnya biasa saja.&lt;br /&gt;Standard.&lt;br /&gt;Cuman tanya kabar doang.&lt;br /&gt;Tapi yang membuatku heran.&lt;br /&gt;Bagaimana dia bisa menemukan nomor telepon flexiku.&lt;br /&gt;Padahal nomor flexi itu baru berumur kurang lebih 1 tahun pemakaian.&lt;br /&gt;Lalu dia telepon.&lt;br /&gt;Sampek 1 jam.&lt;br /&gt;Lebih malah.&lt;br /&gt;Waktu aku tanya sama dia.&lt;br /&gt;Bagaimana dia tahu nomor flexiku.&lt;br /&gt;Dia cuman njawab.&lt;br /&gt;Dari jempolku.&lt;br /&gt;Saking bangganya dia sama jempolnya.&lt;br /&gt;Di CBox blog ini dia juga kasih nama magic jempol.&lt;br /&gt;Makanya sebut saja dia Si Magic Jempol.&lt;br /&gt;Tanggal 10 Aprill 2009 kemarin.&lt;br /&gt;Dia ternyata datang ke cikarang.&lt;br /&gt;Dan ternyata adiknya kerja di cikarang.&lt;br /&gt;Meski telepon gratis dari flexi ke flexi.&lt;br /&gt;Pembicaraan tidak bisa berlangsung lama.&lt;br /&gt;Hingga dia pulang ke jember tanggal 13 April 2009.&lt;br /&gt;Aku nggak bisa datang ke tempat adiknya.&lt;br /&gt;Selama dia ada di cikarang.&lt;br /&gt;Akupun nggak bisa ketemu dia.&lt;br /&gt;Alasanku sibuk.&lt;br /&gt;Aku memang sibuk.&lt;br /&gt;Kebetulan pas banyak kerjaan.&lt;br /&gt;Sori ya Si Magic Jempol.&lt;br /&gt;Sori banget.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-5543012182015383520?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/5543012182015383520/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/04/cerita-si-magic-jempol.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/5543012182015383520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/5543012182015383520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/04/cerita-si-magic-jempol.html' title='Cerita Si Magic Jempol'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-6065050613997350466</id><published>2009-04-16T05:28:00.001-07:00</published><updated>2009-04-16T05:40:52.998-07:00</updated><title type='text'>Maafkan Aku Kekasihku</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SecmvobGAmI/AAAAAAAAAaI/r2oP2vfSrGs/s1600-h/butterfly.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325267684135666274" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SecmvobGAmI/AAAAAAAAAaI/r2oP2vfSrGs/s320/butterfly.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kerinduan itu harusnya ada&lt;br /&gt;Aku lebih memilih menghilang dengan apa yang menjadi kesenanganku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika perhatian itu mestinya datang&lt;br /&gt;Aku lebih memilih memalingkan wajahku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat keinginan untuk membagi sedikit cerita&lt;br /&gt;Telingaku terarah tidak padanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukannya aku tak ingin mengobati kerinduannya&lt;br /&gt;Bukan pula tidak memperhatikannya&lt;br /&gt;Juga bukan tidak mendengar ceritanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin caraku berbeda&lt;br /&gt;Berbeda dari kebiasaan manusia lainnya&lt;br /&gt;Aku punya cara untuk menyayanginya&lt;br /&gt;Aku punya jalan cinta untuknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan aku kekasihku&lt;br /&gt;Bila telah banyak rindumu yang tak sempat terobati&lt;br /&gt;Bila tidak banyak perhatian yang tidak kau dapati&lt;br /&gt;Bila banyak cerita yang terlewati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Maaf bila caraku tidak seperti cara yang kau inginkan&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-6065050613997350466?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/6065050613997350466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/04/maafkan-aku-kekasihku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6065050613997350466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6065050613997350466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/04/maafkan-aku-kekasihku.html' title='Maafkan Aku Kekasihku'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SecmvobGAmI/AAAAAAAAAaI/r2oP2vfSrGs/s72-c/butterfly.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-6171736380946575715</id><published>2009-03-17T01:42:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T01:44:00.887-07:00</updated><title type='text'>Pesan dari Pemilik Modal</title><content type='html'>Seringkali saya merasa malu dengan orang lain&lt;br /&gt;Terlebih lagi pada diri saya sendiri&lt;br /&gt;Kemarahan yang tak dapat ditahan ketika saya hanya ingin marah&lt;br /&gt;Hanya ingin marah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak satupun orang yang luput dari kemarahan saya&lt;br /&gt;Tidak satu hatipun yang tidak saya paku pagar rumahnya&lt;br /&gt;Meski tak perlu saya cabut paku di pagar itu, paku-paku itu tercabut sendiri dari pagar hati mereka&lt;br /&gt;Karena mereka saya anggap sebagai anjing-anjing saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak peduli siapa mereka&lt;br /&gt;Karena mereka adalah anjing-anjing saya&lt;br /&gt;Apapun yang saya ucapkan, menjadi mantra mujarab yang akan menjadi kenyataan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak peduli apakah mereka punya hati atau tidak&lt;br /&gt;Yang penting...&lt;br /&gt;Saya hanya ingin marah&lt;br /&gt;Pokoknya marah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tahu apa yang anjing saya lakukan untuk saya&lt;br /&gt;Mereka bekerja untuk saya&lt;br /&gt;Mereka kerja untuk membiayai penerbangan saya&lt;br /&gt;Mereka menghasilkan uang untuk kesenangan saya&lt;br /&gt;Modalnya kan memang dari saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa esensi kemarahan saya pada mereka&lt;br /&gt;Saya sendiri tidak tahu&lt;br /&gt;Saya hanya ingin menusukkan paku ke pagar hati mereka&lt;br /&gt;Saya tidak peduli berlubang ataukah tidak&lt;br /&gt;Saya tidak punya urusan dengan ketersinggungan hati mereka&lt;br /&gt;Mereka masih butuh makan&lt;br /&gt;Mereka pasti masih akan mengekor pada saya dan meminta saya untuk mengulurkan tangan saya untuk mereka&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-6171736380946575715?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/6171736380946575715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/03/pesan-dari-pemilik-modal.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6171736380946575715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6171736380946575715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/03/pesan-dari-pemilik-modal.html' title='Pesan dari Pemilik Modal'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-3253328423342321113</id><published>2009-03-11T08:42:00.000-07:00</published><updated>2009-03-11T09:11:03.632-07:00</updated><title type='text'>Pelajaran atau sebuah sign...?</title><content type='html'>Saya nggak ngerti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hal yang saya pahami sebagai sebuah pembelajaran. Banyak hal yang menyenangkan yang seringkali lupa untuk disyukuri. Dan ketika kesempitan datang, hanya bisa kembali pada Alloh, duduk bersimpuh, hanya bisa meminta dan terus meminta tanpa ada kontribusi yang berarti yang dilakukan di jalan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali diri ini merasa malu ketika datang kepada Alloh dengan setumpuk beban pikiran. Malu karena bisanya hanya meminta, memohon, dan bersedih dengan permasalahan yang dibawa. Tapi ketika kelapangan datang, ketika Alloh membimbing untuk menuju kelegaan, kembali pikiran ini hanya tertuju pada yang namanya keduniawian. Ya Alloh, mudah-mudahan saya bukan termasuk dalam orang-orang yang melampaui batas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa manusia bahkan tidak tahu bahwa dia ada yang menciptakan. Mereka hanya berpikir bahwa keberadaannya adalah konsekuensi dari hubungan ayah ibunya. Sehingga dia tidak menyadari bahwa ada konsekuensi logis abstrak dari setiap hal yang dilakukannya. Konsekuensi abstrak yang dimaksud adalah dosa dan atau pahala sebagai akibat dari apa yang telah dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hidup dianalogikan seperti orang yang berjualan di atas kereta, yang berhenti di setiap stasiun kota, berpindah dari kereta satu ke kereta lainnya, hingga tidak disadari bahwa kemana kereta ini berjalan, karena hanya ingin mengejar setoran yang hanya didapatkan di atas kereta, waw...gak keluar dari logika kan kalo orang semacam ini sampai bingung untuk pulang, karena dia tidak tahu kemana kereta yang dia kejar-kejar itu berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya...itu hanya analogi saya saja, yang dianggap bodoh...gak ngerti kalo banyak dibohongi karena sebuah kepentingan...&lt;br /&gt;Ya konsekuensi logisnya jangan pernah menyalahkan orang lain kalau orang yang menganggap orang lain itu bodoh, orang yang membohongi orang lain demi kepentingannya itu...tidak dipercaya dan tidak dianggap oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo masih belum ngerti dengan 2 kalimat terakhir di atas, coba direnungkan lagi...&lt;br /&gt;Apakah Anda termasuk orang yang demikian atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih untuk pembelajaran hari ini yang begitu menyakitkan tapi berarti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-3253328423342321113?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/3253328423342321113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/03/pelajaran-atau-sebuah-sign.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3253328423342321113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3253328423342321113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/03/pelajaran-atau-sebuah-sign.html' title='Pelajaran atau sebuah sign...?'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-1520287520884808618</id><published>2009-03-03T02:41:00.000-08:00</published><updated>2009-03-03T03:11:41.804-08:00</updated><title type='text'>Antara Jakarta - Surabaya</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/Sa0QRS8DjUI/AAAAAAAAAZ8/D6lWiX0VAzs/s1600-h/Cunang+Inn+096.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308917425067232578" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/Sa0QRS8DjUI/AAAAAAAAAZ8/D6lWiX0VAzs/s320/Cunang+Inn+096.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ada pro-kontra atas keinginan saya untuk kembali ke Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa sahabat memberikan dukungannya atas keinginan itu, saya berpikir paling tidak untuk menyambung silaturahmi yang memang sudah lebih dari 10 tahun tidak terjalin dengan baik. Hanya telp, YM, Facebook, Blog yang jadi alat untuk menjalin komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi keluarga &amp;amp; saudara. Do'a mereka pada Alloh bagi saya untuk sebuah keinginan agar saya dapat kembali ke Surabaya dengan kehidupan yang sama dengan di Cikarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang hampir tidak ada beda pola kehidupan di Jakarta &amp;amp; Surabaya. Hampir sama, hanya saja di Jakarta jenis etnis yang berebut makan lebih banyak daripada di Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, beberapa sahabat pula menyarankan agar saya tetap stay di Jakarta. Meski entah sampai kapan, selama potensi di Jakarta masih bisa di-explore, lebih baik tetap stay di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati dan logika terkadang memang nggak bisa nyambung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hati menginginkan untuk melakukan sesuatu demi ketenangannya (perasaan), logika mengajak untuk melakukan sesuatu yang bisa diterima olehnya (otak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang saya bertanya pada diri saya (baik pada hati maupun pada logika):&lt;br /&gt;"Apakah saya termasuk orang yang tidak bersyukur atas segala rizki yang diberikan oleh-Nya?"&lt;br /&gt;"Kenapa selalu ada yang kurang, baik dari hati maupun dari logika, untuk dapat mewujudkan cita-cita?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang terjadi gejolak dalam diri saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya berada pada zona kenyamanan di Jakarta, tidak terlintas tentang bagaimana keluarga &amp;amp; saudara saya di Surabaya.&lt;br /&gt;Ketika saya berada di Surabaya, tidak ada keinginan untuk kembali ke Jakarta, meski di beberapa sudut kota, Jakarta lebih gemerlap dibandingkan Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuantitas teman-teman saya ternyata memang lebih banyak di Jakarta, meski mereka notabene-nya kaum urban yang juga berasal dari Jawa (Timur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara sepertemanan saya dari Malang, begitu mensupport saya untuk kembali ke timur.&lt;br /&gt;Teman facebook saya dari Surabaya menyarankan bahwa stay di Jakarta jauh lebih baik daripada pulang kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya...sudah lah.&lt;br /&gt;Nang endi ae Gusti Alloh ngelungno rejeki, yo nang kono Insya Alloh aku ambek keluargaku nadahi lung-lungane Gustiku. Nyuwun barokahing urip, ngabdi marang Gusti, nyenengno sanak sadulur, nuntasno tugas sebagai kholifah, kanggo anak-bojo &amp;amp; wong tuwo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dungane yo...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-1520287520884808618?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/1520287520884808618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/03/antara-jakarta-surabaya.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1520287520884808618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1520287520884808618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/03/antara-jakarta-surabaya.html' title='Antara Jakarta - Surabaya'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/Sa0QRS8DjUI/AAAAAAAAAZ8/D6lWiX0VAzs/s72-c/Cunang+Inn+096.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-1578552599681309922</id><published>2009-02-16T17:11:00.000-08:00</published><updated>2009-03-11T09:23:08.240-07:00</updated><title type='text'>Paku pada Pagar Rumah Anda</title><content type='html'>Bacalah dengan teliti, semoga bermanfaat:&lt;br /&gt;[Kesamaan nama yang ada pada narasi ini hanyalah kebetulan.]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Rahardian adalah seorang anak dengan watak yang sangat buruk. Ayahnya, Pak Rafi memberikannya sekantung paku dan menyuruhnya memakukan satu batang paku pada pagar depan rumah bila Rahardian kehilangan kesabarannya dan melampiaskan kemarahan itu pada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hari pertama Rahardian berhasil memakukan 30 paku di pagar depan rumah. Hari kedua 50 paku dan hari ketiga 65 paku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hari-hari berikutnya dia berusaha untuk tidak memakukan sisa paku yang ada di dalam kantung. Dia berusaha menahan diri. Untuk tidak marah dan melampiaskan kemarahannya pada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Satu minggu kemudian, Rahardian datang pada Pak Rafi. Dia bercerita pada ayahnya bahwa sudah 145 paku yang telah dia pakukan di pagar depan rumah. Pak Rafi tersenyum melihat anaknya, dimana Pak Rafi menaruh harapan besar pada Rahardian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pak Rafi mengajak Rahardian untuk melihat pagar yang telah dipaku itu. Buru-buru Rahardian membuka kantung berisi sisa paku. “Pa, masih banyak sisa paku di kantung. Rahardian berusaha menahan diri untuk tidak marah-marah.” Pak Rafi tersenyum sangat manis tanda dia sangat menyayangi anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Setibanya di pagar depan rumah, sekali lagi Pak Rafi tersenyum sambil melihat ke arah anak kabanggannya itu. “Nak, cabutlah paku-paku yang telah kau tancapkan ini setiap kali kau berbuat baik pada orang yang telah kau caci maki.” Pak Rafi memeluk anaknya yang terlihat kebingungan mendengar instruksi sang ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Butuh waktu 2 hari saja Rahardian mencabut paku-paku itu yang tentu saja mengikuti instruksi sang ayah. Hari-hari berikutnya, Rahardian terlihat lebih bijak, lebih dewasa dan terlihat lebih helpfully dari sebelumnya. Tentu saja ini bukan hal mudah dalam me-manage hati dan pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Satu minggu kemudian, Rahardian datang lagi ke Pak Rafi. Dia mengajak sang ayah untuk melihat pagar, tak satupun paku itu tersisa. “Pa, semua paku sudah kutebus dengan berbuat baik pada orang-orang yang telah mendapatkan kemarahanku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. “Wow...ternyata anak Papa sudah bisa mengendalikan hati dan pikiran untuk tidak mudah marah.” Rahardian merasa seperti telah memenangkan sebuah sayembara. Rasa bangga, bahagia dan yang pasti merasa jauh lebih baik dibandingkan 2 minggu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Di sela-sela kebanggaan yang dirasakan oleh Rahardian, Pak Rafi menepuk pundak generasi penerusnya itu. Dia mengajak Rahardian untuk melihat lebih dekat pagar-pagar itu. “Coba lihat anakku...berapa banyak lubang yang telah kau ciptakan di permukaan kayu pagar ini? Pagar ini tidak akan kembali seperti semula. Bila kau marah-marah, hal itu meninggalkan luka di hati orang yang kau marahi seperti pada pagar ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. “Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf dan menyesal, lukanya akan tinggal dan berbekas.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin hal di atas adalah hal biasa. Bahkan beberapa orang malah menerapkan management marah di lingkungannya untuk mendapatkan apa yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang saya percaya, bahwa orang yang dimarahi tidak akan dapat berpikir jernih saat itu. Yang ada di pikirannya adalah bagaimana caranya untuk meng-counter attack dari hal yang dimarahkan padanya. Tidak ada &lt;em&gt;masterpiece&lt;/em&gt; yang dapat tercipta. Tidak ada jalan keluar terbaik kecuali &lt;em&gt;temporary way out&lt;/em&gt; bukan &lt;em&gt;long term way out&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih atas pelajaran hari ini. Semoga hari-hari kita dapat lebih bermanfaat bagi kehidupan &amp;amp; lingkungan. Semoga hal ini bisa menjadi salah satu jalan pengabdian diri kepada-Nya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-1578552599681309922?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/1578552599681309922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/02/paku-pada-pagar-rumah-anda.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1578552599681309922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1578552599681309922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/02/paku-pada-pagar-rumah-anda.html' title='Paku pada Pagar Rumah Anda'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-7696929563703297746</id><published>2009-02-13T03:17:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T03:30:59.336-08:00</updated><title type='text'>Timbang Scrap</title><content type='html'>Beberapa waktu lalu saya mendapat giliran piket untuk timbang scrap material (limbah potongan material) di pabrik. Bukannya keberatan, tapi ribetnya itu lo...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah set up timbangan dan lay out-nya, penimbangan pun dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kurang lebih 5 pekerja yang dibawa oleh pembeli. Saya hanya melihat angka yang ada di timbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali penimbangan, kasihan juga melihat kerja keras mereka. Padahal scrap itu gatel kalo kontak langsung dengan kulit, apalagi sedang berkeringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SZVZq0B9B0I/AAAAAAAAAZU/gLOnuJDopmU/s1600-h/NEO+077.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302242728354842434" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SZVZq0B9B0I/AAAAAAAAAZU/gLOnuJDopmU/s320/NEO+077.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ya Alloh, Alhamdulillah Engkau memberi hamba pekerjaan tidak seberat mereka.&lt;/p&gt;Akhirnya acara penimbangan scrap pun selesai. Menyisakan beberapa serutan material yang terlewat dari sapu lidi yang digunakan untuk menyapi lantai. Minyak pun masih berceceran meski nggak banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum pulang, masih sempat saya lihat mereka bergelantungan di atas truk yang mengangkut scrap.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-7696929563703297746?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/7696929563703297746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/02/timbang-scrap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7696929563703297746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7696929563703297746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/02/timbang-scrap.html' title='Timbang Scrap'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SZVZq0B9B0I/AAAAAAAAAZU/gLOnuJDopmU/s72-c/NEO+077.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-3285970406096220880</id><published>2009-02-02T20:24:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T02:49:56.916-08:00</updated><title type='text'>Going Home</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;When I see these pictures, my chest trembling. Too long I spend time far away from them. Me, who must be followed their growth, still stay very far.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku melihat-lihat foto ini, dadaku bergetar. Terlalu lama aku jauh dengan mereka. Aku, yang seharusnya mengikuti pertumbuhan mereka, ada jauuuuuhhhhh sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nothing near. Eyes, heart, think, whatever. All have been away. Far away. My head too much think about wealth. Wealth that never ever subside event had dug.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang dekat. Mata, hati, pikiran, atau apapun. Semua jauuuuhhhh. Jauuuuuhhhh sekali. Kepalaku terlalu dipenuhi hal-hal materi. Materi yang nggak pernah surut meski terus digali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I wanna explain that I’m alone here&lt;br /&gt;I wanna show to everyone that I wanna going home...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin diriku jelaskan bahwa diriku hanyalah sendiri di sini&lt;br /&gt;Ingin kutunjukkan pada siapa saja yang ada bahwa diriku ingin pulang....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Event I entertain my self, can’t shift for heart trembing. My emotion not stabler&lt;br /&gt;Not stronger, instead brittler...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sambil nonton TV, bergetarnya hati tak tergantikan. Emosiku semakin nggak stabil. Bukannya tambah tegar, malah semakin rapuh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sorry brothers, I still away from you &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;Maafkan aku saudaraku, aku masih sangat jauh dari kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SYfHgolHNlI/AAAAAAAAAYk/ablOSf7e-po/s1600-h/suroboyo+001a.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298422850087499346" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 305px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SYfHgolHNlI/AAAAAAAAAYk/ablOSf7e-po/s320/suroboyo+001a.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sri, my brother’s (Wibisono) wife – in Gresik &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SYfMe--vmHI/AAAAAAAAAYs/Kmq_CBpdHaQ/s1600-h/suroboyo+003.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298428319298984050" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SYfMe--vmHI/AAAAAAAAAYs/Kmq_CBpdHaQ/s320/suroboyo+003.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;My brother’s room – in Gresik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SYfNPnQ_ppI/AAAAAAAAAY0/qFxi_0RvxHc/s1600-h/suroboyo+035a.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298429154746672786" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 312px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SYfNPnQ_ppI/AAAAAAAAAY0/qFxi_0RvxHc/s320/suroboyo+035a.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;My no. 2 brother, his name is Wibisono – in Gresik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SYfOBETRXxI/AAAAAAAAAY8/eR_FDh_i9QU/s1600-h/suroboyo+033a.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298430004354440978" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 147px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SYfOBETRXxI/AAAAAAAAAY8/eR_FDh_i9QU/s320/suroboyo+033a.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;This is my youngest brother, his name is Setiawan – in Kalisat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SYfOXw_6nlI/AAAAAAAAAZE/3wT7D_3rt4Y/s1600-h/suroboyo+037a.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298430394309975634" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 88px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SYfOXw_6nlI/AAAAAAAAAZE/3wT7D_3rt4Y/s320/suroboyo+037a.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;This is me, hadiawan, stayed (for a moment) in Wibisono’s room – Gresik just a moment. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I will miss you East... &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-3285970406096220880?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/3285970406096220880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/02/going-home.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3285970406096220880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3285970406096220880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/02/going-home.html' title='Going Home'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SYfHgolHNlI/AAAAAAAAAYk/ablOSf7e-po/s72-c/suroboyo+001a.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-5655407773293984712</id><published>2009-02-02T02:54:00.000-08:00</published><updated>2009-02-02T04:14:14.092-08:00</updated><title type='text'>Efek dari Jalan-jalan ke Lampung</title><content type='html'>Alhamdulillah....&lt;br /&gt;Puji syukur Ya Alloh....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat lebaran 2008 lalu, saya memang nggak pulang ke Jember. Meski sedikit sedih karena nggak ngendangi kampung halaman, tapi kok ada hikmahnya ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru 1 kali saya trip ke Lampung, ke Pringsewu tepatnya.&lt;br /&gt;Di sana saya di jamu dengan sangat baik (Thank You very much untuk keluarga Bapak Suhudi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada hal yang sangat istimewa kecuali jamuan yang sangat baik itu.&lt;br /&gt;Sekembali ke Cikarang, rasanya liburan itu kurang lama.&lt;br /&gt;Buka-buka situs tentang Lampung, Bandar Lampung, Pringsewu, dll...&lt;br /&gt;Sampai akhirnya saya ikut membernya Pringsewu Community&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wow...responnya very-very good&lt;br /&gt;Mungkin temen-temen di Pringsewu Community mengira saya orang Pringsewu...&lt;br /&gt;Alhamdulillah....&lt;br /&gt;Terima kasih temen-temen di Pringsewu Community...&lt;br /&gt;Jadi nambah temen, nambah sodara, berarti nambah pengalaman hidup saya dan yang pasti saya akan nambah pelajaran...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks to Mas Azimutyo, Mas Faizin, Mas Rury, Mas Kahfi, Mbak Ria Afriani, Mas Suwaruno, Mas Mukhtar, Mas Sjaiful Rohman, Mas Arman Mashduqi, dan yang lain yang nggak kesebut...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-5655407773293984712?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/5655407773293984712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/02/efek-dari-jalan-jalan-ke-lampung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/5655407773293984712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/5655407773293984712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/02/efek-dari-jalan-jalan-ke-lampung.html' title='Efek dari Jalan-jalan ke Lampung'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-1189315270129200016</id><published>2009-01-28T05:57:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T06:15:23.458-08:00</updated><title type='text'>Letih Banget Hari Ini..</title><content type='html'>Malam ini...&lt;br /&gt;Telah lewat keinginan untuk tidur, padahal mata sudah terasa sangat &lt;em&gt;sepet...sepet pol...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kembali semua yang terjadi hari ini...&lt;br /&gt;Begitu melelahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vendor meeting, alhamdulillah..., meski bukan the best vendor, tapi nama perusahaan terbaikku ini nggak terpampang saat diperlihatkan slide The Worst Vendor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keliling-keliling ketemu calon customer...&lt;br /&gt;Nggak ada good news yang bisa saya dengar...&lt;br /&gt;Perut kelaparan karena nggak ada camilan seperti di kantor&lt;br /&gt;Kalo udah nyetir, ada sesuatu di otak yang diputer-puter, kemana customer selanjutnya sambil pencet-pencet handphone, sudah lupa sama yang lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampek kantor sekitar jam 5 sore...&lt;br /&gt;Suasananya nggak enak, gak pahit sih, tapi ada sesuatu yang nggak enak, hambar, ada tertawaan yang disembunyikan, ada ledekan yang ditahan...&lt;br /&gt;Heh...aku tahu apa itu...&lt;strong&gt;telah terjadi kebocoran&lt;/strong&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman mencoba menetralkan keadaan.&lt;br /&gt;"Pulang ajalah...udah kelihatan capek juga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya...&lt;br /&gt;Aku memang capek...&lt;br /&gt;Berangkat jam 5.45 pagi dari rumah, ngejar waktu buat vendor meeting, jalanan macet ruwet dan panas, customer gak ada good news, balik ke kantor...e, nggak enak sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 9 malem ini aku ngetik di wartel...&lt;br /&gt;Moto yo wis sepet...&lt;br /&gt;Weteng yo wis luwe...&lt;br /&gt;Tapi utekku jek muterrrrr ae....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yo wis lah...ngono ae...wis tutupen komputermu...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(kanggo sopo sing moco...gak usah dikomentari, sing nulis iki lagi kumat mendeme, cankemku ngoceh terus gak meneng-meneng)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-1189315270129200016?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/1189315270129200016/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/01/letih-banget-hari-ini.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1189315270129200016'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1189315270129200016'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/01/letih-banget-hari-ini.html' title='Letih Banget Hari Ini..'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-8650323483269110225</id><published>2009-01-15T03:53:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T04:07:29.406-08:00</updated><title type='text'>Sebuah Berita yang (mungkin) Belum Pernah Anda Dengar</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SW8mw3gwu0I/AAAAAAAAAYA/IeT49qkg2JI/s1600-h/persahabatan+ind-pal.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291490708160559938" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 268px; CURSOR: hand; HEIGHT: 96px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SW8mw3gwu0I/AAAAAAAAAYA/IeT49qkg2JI/s320/persahabatan+ind-pal.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sebelum membaca forward-an dari seorang sahabat ini, saya berpikir ini adalah berita biasa. Terus terang sejarah ini belum pernah diajarkan pada saat saya sekolah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Benar-benar menggugah hati saya sebagai warga negara Indonesia Raya, bangsa yang Besar dan akan selalu tumbuh semakin besar, sebesar penghargaan kita pada para moyang pejuang, dan bangsa-bangsa di dunia yang mendukung berdirinya Indonesia Raya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;-dari milis tazkiaalumni-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YANG BELUM TAU BIAR PADA TAU........Ngapain sih repot-repot turun kejalan mendukung Palestina, bikin macet jalan doang??! Pake kibar-kibarin bendera mereka lagi….&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kalau ada ribut-ribut di negara-negara Arab, misalnya di Mesir, Palestina, atau Suriah, kita sering bertanya apa signifikansi dukungan terhadap Negara tersebut. Misalnya hari ini ketika Palestina diserang. Ngapain kita ( Indonesia ) sibuk sendiri ?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Btw, buat yang kepikir kayak gitu...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Semoga info berikut membantu menyadarkan kita (Bangsa besar Indonesia )&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kita sebagai orang Indonesia malah berhutang dukungan untuk Palestina dan negara arab lain. Dari sumber yang saya peroleh (insyaallah shahih):&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sukarno-Hatta boleh saja memproklamasikan kemerdekaan RI de facto pada 17 Agustus 1945, tetapi perlu diingat bahwa untuk berdiri (de jure) sebagai negara yang berdaulat, Indonesia membutuhkan pengakuan dari bangsa-bangsa lain. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pada poin ini kita tertolong dengan adanya pengakuan dari tokoh tokoh Timur Tengah, sehingga Negara Indonesia bisa berdaulat.Temen-temen tau tidak bahwa gong dukungan untuk kemerdekaan Indonesia ini dimulai dari Palestina dan Mesir, seperti dikutip dari buku "Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri" yang ditulis oleh Ketua Panitia Pusat Perkumpulan Kemerdekaan Indonesia , M. Zein Hassan Lc.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;M. Zein Hassan Lc. Lt. sebagai pelaku sejarah, menyatakan dalam bukunya pada hal. 40, menjelaskan tentang peranserta, opini dan dukungan nyata Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia , di saat negara-negara lain belum berani untuk memutuskan sikap.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dukungan Palestina ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini -mufti besar Palestina- secara terbuka mengenai kemerdekaan Indonesia :".., pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan 'ucapan selamat' mufti Besar Palestina Amin Al-Husaini (beliau melarikan diri ke Jerman pada permulaan perang dunia ke dua) kepada Alam Islami, bertepatan 'pengakuan Jepang' atas kemerdekaan Indonesia .&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Berita yang disiarkan radio tersebut dua hari berturut-turut, kami sebar-luaskan, bahkan harian "Al-Ahram" yang terkenal telitinya juga menyiarkan." Syekh Muhammad Amin Al-Husaini dalam kapasitasnya sebagai mufti Palestina juga berkenan menyambut kedatangan delegasi "Panitia Pusat Kemerdekaan Indonesia " dan memberi dukungan penuh.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Peristiwa bersejarah tersebut tidak banyak diketahui generasi sekarang, mungkinjuga para pejabat dinegeri ini. Bahkan dukungan ini telah dimulai setahun sebelum Sukarno-Hatta benar-benar memproklamirkan kemerdekaan RI.Tersebutlah, seorang Palestina yang sangat bersimpati terhadap perjuangan Indonesia, Muhammad Ali Taher. Beliau adalah seorang saudagar kaya Palestina yang spontan menyerahkan seluruh uangnya di Bank Arabia tanpa meminta tanda bukti dan berkata: "Terimalah semua kekayaan saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia .."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Temen-temen. ...berapa uang kita yang sudah diperuntukan kepada mereka yang dulu telah membantu moyang kita...?????&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dukungan mengalir setelah itu. Di jalan-jalan terjadi demonstrasi- demonstrasi dukungan kepada Indonesia oleh masyarakat Timur Tengah.Ketika terjadi serangan Inggris atas Surabaya 10 November 1945 yang menewaskan ribuan penduduk Surabaya , demonstrasi anti Belanda-Inggris merebak di Timur-Tengah khususnya Mesir. Sholat ghaib dilakukan oleh masyarakat di lapangan-lapangan dan masjid-masjid di Timur Tengah untuk para syuhada yang gugur dlm pertempuran yang sangat dahsyat itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Yang mencolok dari gerakan massa internasional adalah ketika momentum Pasca Agresi Militer Belanda ke-1, 21 juli 1947, pada 9 Agustus. Saat kapal "Volendam" milik Belanda pengangkut serdadu dan senjata telah sampai di Port Said.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ribuan penduduk dan buruh pelabuhan Mesir berkumpul di pelabuhan itu. Mereka menggunakan puluhan motor-boat dengan bendera merah putih –tanda solidaritas- berkeliaran di permukaan air guna mengejar dan menghalau blokadeterhadap motor-motor- boat perusahaan asing yang ingin menyuplai air &amp;amp; makanan untuk kapal "Volendam" milik Belanda yang berupaya melewati Terusan Suez , hingga kembali ke pelabuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen-temen gimana rasannya saat melihat bendera kita di kibarkan oleh bangsa lain dengan kesadaran penuh menunjukan rasa solidaritasnya. ..???? &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Karena mereka peduli.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Wartawan 'Al-Balagh' pada 10/8/47 melaporkan:"Motor-motor boat yang penuh buruh Mesir itu mengejar motor-boat besar itu dan sebagian mereka dapat naik ke atas deknya. mereka menyerang kamar stirman, menarik keluar petugas-petugasnya, dan membelokkan motor-boat besar itu kejuruan lain."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Melihat peliknya usaha kita untuk merdeka, semoga bangsa Indonesia yang saat ini merasakan nikmatnya hidup berdaulat tidak melupakan peran bangsa bangsa Arab, khususnya Palestina dalam membantu perdjoeangan kita.Temen-temen, setelah baca cerita ini sayapun tidak memaksa (kalau merasa keberatan) untuk turun kejalan, memberi sumbangan dana atau apalah namannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga belum paham betul duduk permasalah yang begitu ruwet di palestina. Setidaknya kita diingatkan bahwa kenikmatan kita hari ini, tidak lepas dari bantuan moyang mereka jua………….dan saya hanya menegur diri saya sendiri, bahwa disana (palestina) sedang ada musibah kemanusiaan. Sebagaimana Indonesia puluhan tahun yang lalu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;One man one dollar to save palestina!!! !!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-8650323483269110225?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/8650323483269110225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/01/sebuah-berita-yang-mungkin-belum-pernah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8650323483269110225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8650323483269110225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/01/sebuah-berita-yang-mungkin-belum-pernah.html' title='Sebuah Berita yang (mungkin) Belum Pernah Anda Dengar'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SW8mw3gwu0I/AAAAAAAAAYA/IeT49qkg2JI/s72-c/persahabatan+ind-pal.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-1046001431744039247</id><published>2009-01-07T03:55:00.000-08:00</published><updated>2009-01-07T04:02:07.568-08:00</updated><title type='text'>Welcome to My House</title><content type='html'>Selamat datang di rumahku…&lt;br /&gt;Not very good, not very big, but I think enaough for all activity.&lt;br /&gt;Rumah tempat aku menghenyakkan badan selepas kerja, tempat di mana aku menyiapkan banyak hal untuk istriku yang nggak juga datang.&lt;br /&gt;Rumah yang kuperuntukan bagi anak-anakku yang juga belum datang bersama ibunya.&lt;br /&gt;Aku melengkapinya dengan semua kebutuhan mereka.&lt;br /&gt;Rumah ini juga tempat dimana segala perjuangan hidup dilakukan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-1046001431744039247?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/1046001431744039247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/01/welcome-to-my-house.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1046001431744039247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1046001431744039247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/01/welcome-to-my-house.html' title='Welcome to My House'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-3852067999733570054</id><published>2009-01-06T02:57:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T03:00:52.163-08:00</updated><title type='text'>..Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan..</title><content type='html'>Forward dari seorang teman.&lt;br /&gt;Semoga saat ini kita bisa mulai untuk belajar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Menjadi orang yang berpikir positif-&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat  yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain. Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerry adalah seorang motivator alami. Jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialamai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun bertanya padanya, "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu. Bagaimana kamu dapat melakukannya? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerry menjawab, "Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya. Aku selalu memilih sisi positifnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi tidak selalu semudah itu," protesku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, memang begitu," kata Jerry,&lt;br /&gt;"Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat Jerry enam  bulan setelah musibah tersebut. Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang," jawab Jerry. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah kamu tidak takut?" tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerry melanjutkan, " Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'. Aku tahu aku harus mengambil tindakan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang kamu lakukan?" tanyaku lagi .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku," kata Jerry. "Dia bertanya apakah aku punya alergi.. 'Ya' jawabku. Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, 'Peluru!' Ditengah tertawa mereka aku katakan, 'Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati'."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya, hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kamu punya dua  pilihan:&lt;br /&gt;1. Kamu dapat menutup mail ini, atau&lt;br /&gt;2. Kamu meneruskannya ke seseorang yang kamu kasihi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aku berharap kamu memilih #2, karena aku telah melakukannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-3852067999733570054?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/3852067999733570054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/01/hidup-adalah-sebuah-pilihan-saat-kamu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3852067999733570054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3852067999733570054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2009/01/hidup-adalah-sebuah-pilihan-saat-kamu.html' title='..Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan..'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-6494984723022714626</id><published>2008-12-23T19:09:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T19:09:01.116-08:00</updated><title type='text'>Don't Judge a Book from The Cover</title><content type='html'>Kata itu sering kali di dengar...sering kali diperdengarkan...atau bahkan kita sendiri mengucapkannya untuk menularkan kata itu pada seorang teman atau lebih. Tapi implementasinya...???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu hari seorang teman lama datang ke rumah. Sebut saja M. Seorang karyawan pabrik, yang sebelumnya dia adalah office boy dan sekarang ia menjadi seorang operator produksi. It is a good news.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhadapan dengan orang lapangan bukanlah hal baru bagi M. Meski seorang Office Boy, dia mengenal satu per satu nama operator produksi tanpa lawan bicaranya tahu siapa dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia datang ke rumah saya hanya ingin menyampaikan 1 hal. Bahwa ia dituduh atau diolok-olok oleh teman-temannya bahwa ia adalah seorang gay lantaran dekat dengan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sedih... (Si M, memang seorang lelaki feminim)&lt;br /&gt;Padahal dia sudah membuktikan bahwa dia seorang lelaki normal, seperti orang-orang yang mengoloknya. 2 anak yang telah diberikan Alloh padanya dari pernikahannya dengan seorang wanita asal Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang paling membuatku sedih adalah...&lt;br /&gt;Orang yang mengolok dia adalah teman dekat saya yang juga teman dekat M.&lt;br /&gt;Teman itu adalah A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuatku miris adalah...&lt;br /&gt;Bila A mengalami kesulitan ekonomi alias nggak punya duit, A pinjem duit sama M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M memang pendiam. Nggak banyak yang tahu apa yang telah dia lakukan untuk kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila teman-teman yang lain hanya bisa makan dari keringatnya sendiri, M sudah bisa memberi makan kedua orang tuanya. M telah menyekolahkan adik-adiknya meski dia sendiri hanya lulu SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil saja contoh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A bekerja siang hingga malam sebagai Manager Operational, hanya mampu memberi makan dirinya sendiri, istri dan 2 anaknya. Orang tuanya nggak pernah merasakan pahit atau manisnya uang hasil kerja A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi A memprofokasi teman-teman yang lain untuk meletakkan M di sudut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini bukan soal menghakimi...&lt;br /&gt;Hal ini hanya sekedar cermin yang usang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya belajar dari seorang banci, yang menghargai kehidupan tanpa mengolok-olok. Bahwa hidup seharusnya bermanfaat, bukan hanya sekedar menghabiskan waktu dengan jabatan, ketenaran tanpa ingin dan atau bisa berbuat bagi orang lain...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-6494984723022714626?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/6494984723022714626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/12/dont-judge-book-from-cover.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6494984723022714626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6494984723022714626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/12/dont-judge-book-from-cover.html' title='Don&apos;t Judge a Book from The Cover'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-911209305035754940</id><published>2008-12-23T02:51:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T03:59:28.670-08:00</updated><title type='text'>Bersyukur Dengan Adanya Dirimu Saat Ini</title><content type='html'>Tanpa disadari obsesi kita sangat tinggi. Mari kita melihat dalam diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saya adalah dia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDHY6WowFI/AAAAAAAAAXI/IwDAbVBOEfM/s1600-h/Bukit+Sentul+031.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282941593700581458" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDHY6WowFI/AAAAAAAAAXI/IwDAbVBOEfM/s320/Bukit+Sentul+031.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saya adalah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDGmLSj0nI/AAAAAAAAAXA/12zA2LUJr7k/s1600-h/Bukit+Sentul+045.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282940722073555570" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDGmLSj0nI/AAAAAAAAAXA/12zA2LUJr7k/s320/Bukit+Sentul+045.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kalau saja saya adalah bagian dari...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDIFIkS6tI/AAAAAAAAAXQ/cG9C-CrPIQI/s1600-h/jalanan.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282942353430211282" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 150px; CURSOR: hand; HEIGHT: 99px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDIFIkS6tI/AAAAAAAAAXQ/cG9C-CrPIQI/s320/jalanan.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja saya sebagai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDPVq4u41I/AAAAAAAAAX4/HX5GYOWSBwQ/s1600-h/lentera.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282950334102037330" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 213px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDPVq4u41I/AAAAAAAAAX4/HX5GYOWSBwQ/s320/lentera.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDMj37IAzI/AAAAAAAAAXY/eOkgN1RsJ9Q/s1600-h/kumitir3.bmp"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau sebagai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDNFi8apgI/AAAAAAAAAXg/IMXjnbAw9Os/s1600-h/tukang+bakso.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282947858068841986" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 239px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDNFi8apgI/AAAAAAAAAXg/IMXjnbAw9Os/s320/tukang+bakso.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau saya adalah bagian dari...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDNifLilyI/AAAAAAAAAXo/ni_jPBZb5o4/s1600-h/pak+tentara.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282948355274741538" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 240px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDNifLilyI/AAAAAAAAAXo/ni_jPBZb5o4/s320/pak+tentara.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sehari-hari saya sebagai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDOSv1tpMI/AAAAAAAAAXw/-utAtxKYhM8/s1600-h/Bukit+Sentul+047.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282949184380314818" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 240px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDOSv1tpMI/AAAAAAAAAXw/-utAtxKYhM8/s320/Bukit+Sentul+047.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa hendak memandang remeh para Pahlawan keluarga itu, Alhamdulillah...bersyukur itu lebih indah daripada terus berobsesi tanpa batas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa bagi mereka yang selalu berjuang...dan terus berjuang, jangan pernah berhenti untuk berjuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji syukur atas segala limpahan rizki dari-Mu ya Alloh... Apa yang hamba dapatkan saat ini adalah hal terbaik dari-Mu, untuk terus menerus belajar, melihat, mendengar dan membaca. Mohon ampun pada-Mu bila dalam perjalanan ini, banyak sekali keluhan yang terpanjat dari mulut hamba, yang selalu hamba sampaikan pada-Mu, dalam gelap, sunyi dan sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-911209305035754940?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/911209305035754940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/12/bersyukur-dengan-adanya-dirimu-saat-ini.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/911209305035754940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/911209305035754940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/12/bersyukur-dengan-adanya-dirimu-saat-ini.html' title='Bersyukur Dengan Adanya Dirimu Saat Ini'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SVDHY6WowFI/AAAAAAAAAXI/IwDAbVBOEfM/s72-c/Bukit+Sentul+031.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-2810538752111819509</id><published>2008-12-18T17:13:00.000-08:00</published><updated>2008-12-18T17:31:00.707-08:00</updated><title type='text'>5 Pelajaran</title><content type='html'>Ini lima buah Pelajaran Berharga, yang sangat bagus untuk kita, marikita renungkan bersama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Pelajaran Penting ke-1&lt;br /&gt;Quiz&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorang Profesor memberikan quiz mendadak pada kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kebetulan cukup menyimak semua kuliah-kuliahnya, saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada soal yang terakhir.&lt;br /&gt;Isi Soal terakhir ini adalah :&lt;br /&gt;Siapa nama depan wanita yang menjadi petugas pembersih sekolah ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin soal ini cuma "bercanda".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sering melihat perempuan ini.&lt;br /&gt;Tinggi, berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu nama depannya..?&lt;br /&gt;Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan jawaban soal terakhir kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya pada Profesor itu, mengenai soal terakhir akan "dihitung" atau tidak.&lt;br /&gt;"Tentu Saja Dihitung !!" kata si Profesor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada perjalanan karirmu, kamu akan ketemu banyak orang. Semuanya penting!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua harus kamu perhatikan dan pelihara, walaupun itu cuma dengan sepotong senyuman, atau sekilas "hallo"!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu ingat pelajaran itu. Saya kemudian  tahu, bahwa nama depan ibu pembersih sekolah adalah "Dorothy".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pelajaran Penting ke-2&lt;br /&gt;Penumpang yang Kehujanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu , pukul setengah dua belas malam.&lt;br /&gt;Seorang wanita negro rapi yang sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama. Ia nampak mencoba bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti badai. Mobilnya kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat ingin menumpang mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan setiap mobil yang lewat. Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda bule, dia berhenti untuk menolong ibu ini.&lt;br /&gt;Kelihatannya si bule ini tidak paham akan konflik etnis tahun 1960-an, yaitu pada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda ini akhirnya membawa si ibu negro selamat hingga suatu tempat, untuk mendapatkan pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini taksi. Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu tadi bertanya tentang alamat si pemuda itu, menulisnya, lalu mengucapkan terima kasih pada si pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 hari berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule ini diketuk seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman sebuah televisi set besar berwarna (1960-an !) khusus dikirim kerumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terselip surat kecil tertempel di televisi, yang  isinya adalah :&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Terima kasih nak, karena membantuku di jalan Tol malam itu. Hujan tidak hanya membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku. Untung saja anda datang dan menolong saya. Karena pertolongan anda, saya masih sempat untuk hadir disisi suamiku yang sedang sekarat...hingga wafatnya. Tuhan memberkati anda, karena membantu saya dan tidak mementingkan dirimu pada saat itu"&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Tertanda Ny. Nat King Cole.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn. 60-an di USA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Pelajaran penting ke-3 &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zaman eskrim khusus (ice cream sundae) masih murah, seorang anak laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel, dan duduk di meja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pelayan wanita menghampiri, dan memberikan air putih dihadapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak ini kemudian bertanya: "Berapa ya,... harga satu ice cream sundae?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"50 sen..." balas si pelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari koin-koin di kantongnya.. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah... Kalau ice cream yang biasa saja berapa?" katanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak... dan pelayan ini mulai tidak sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"35 sen" kata si pelayan sambil uring-uringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi dikantongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bu... saya pesen yang ice cream biasa saja ya..." ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, meletakkan kertas kuitansi di atas meja dan terus melengos berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak ini kemudian makan ice-cream, bayar di kasir, dan pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika si Pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun disamping piring kecilnya yang kosong, ada 2 buah koin 10-sen dan 5 buah koin 1-sen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa lihat... anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae, karena tidak memiliki cukup untuk memberi sang pelayan uang tip yang "layak"..... .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Pelajaran penting ke-4&lt;br /&gt;Penghalang di Jalan Kita&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang menempatkan sebuah batu besar di tengah-tengah jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja tersebut kemudian bersembunyi, untuk melihat apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pedagang terkaya yang menjadi rekanan raja tiba di tempat, untuk berjalan melingkari batu besar tersebut. Banyak juga yang datang, kemudian memaki-maki sang Raja, karena tidak membersihkan jalan dari rintangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi tidak ada satupun yang mau melancarkan jalan dengan menyingkirkan batu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian datanglah seorang petani, yang menggendong banyak sekali sayur mayur. Ketika semakin dekat, petani ini kemudian meletakkan dahulu bebannya, dan mencoba memindahkan batu itu kepinggir jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah banyak mendorong dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu besar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya, ternyata di tempat batu tadi ada kantung yang berisi banyak uang emas dan surat Raja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat yang mengatakan bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau menyingkirkan batu tersebut dari jalan. Petani ini kemudian belajar, satu pelajaran yang kita tidak pernah bisa mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa pada dalam setiap rintangan, tersembunyi kesempatan yang bisa dipakai untuk memperbaiki hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Pelajaran penting ke-5&lt;br /&gt;Memberi, ketika dibutuhkan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarel awan yang bekerja di sebuah rumah sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis kecil yang bernama Liz, seorang penderita satu penyakit serius yang sangat  jarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan sembuh, hanya ada pada adiknya, seorang pria kecil yang berumur 5 tahun, yang secara mujizat sembuh dari penyakit yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak ini memiliki antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit itu. Dokter kemudian mencoba menerangkan situasi lengkap medikal tersebut ke anak kecil ini, dan bertanya apakah ia siap memberikan darahnya kepada kakak perempuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat si kecil itu ragu-ragu sebentar, sebelum mengambil nafas panjang dan berkata: "Baiklah... Saya akan melakukan hal tersebut.... asalkan itu bisa menyelamatkan kakakku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengikuti proses tranfusi darah, si kecil ini berbaring di tempat tidur, di samping kakaknya. Wajah sang kakak mulai memerah, tetapi Wajah si kecil mulai pucat dan senyumnya menghilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si kecil melihat ke dokter itu, dan bertanya dalam suara yang bergetar...katanya: "Apakah saya&lt;br /&gt;akan langsung mati dokter... ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya si kecil sedikit salah pengertian. Ia merasa, bahwa ia harus menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa kakaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah...bukankah pengertian dan sikap adalah segalanya... .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bekerjalah seolah anda tidak memerlukan uang,&lt;br /&gt;* Mencintailah seolah anda tidak pernah dikecewakan,&lt;br /&gt;* Menarilah &amp;amp; bernyanyilah seolah tidak ada yang nonton. ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DALAM GELAPNYA MALAM, K ITA JUSTRU DAPAT MELIHAT INDAHNYA BINTANG...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sebuah forward mail dari seorang teman&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-2810538752111819509?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/2810538752111819509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/12/5-pelajaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2810538752111819509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2810538752111819509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/12/5-pelajaran.html' title='5 Pelajaran'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-6134222096700008630</id><published>2008-12-12T03:19:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T03:20:10.935-08:00</updated><title type='text'>Iya Kah...???</title><content type='html'>APAKAH SESUATU YANG IRASIONAL SAAT INI, AKAN DAPAT DITERIMA SEBAGAI SESUATU YANG NORMAL SUATU SAAT NANTI....???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-6134222096700008630?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/6134222096700008630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/12/iya-kah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6134222096700008630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6134222096700008630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/12/iya-kah.html' title='Iya Kah...???'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-8268086446134923875</id><published>2008-12-04T17:13:00.000-08:00</published><updated>2008-12-04T17:17:30.861-08:00</updated><title type='text'>Bahagia Itu Sederhana</title><content type='html'>X         : Kenapa aku merasa dia sangat membenciku?&lt;br /&gt;Y         : Kok sampeyan nyimpulin gitu?&lt;br /&gt;X         : Ya, setiap kali aku ketemu dia, nggak ada lagi yang dilakukan kecuali marah, kalau gak marah dia ndiemin aku, sampek-sampek aku ngerasa serba salah. Dia begitu keras sama aku.&lt;br /&gt;Y         : Itu cuman sebagian kecil aja yang Alloh berikan sama sampeyan.&lt;br /&gt;X         : Maksudnya...???&lt;br /&gt;Y         : Ya...itu hanya sebagian kecil aja dari rejeki yang Alloh berikan sama sampeyan.&lt;br /&gt;X         : Kok rejeki, orang dimarahin terus kok rejeki...&lt;br /&gt;Y         : Ya itu artinya sampeyan dikasih Alloh kesempatan buat banyak belajar. Coba kalo nggak dimarahin, kan sampeyan nggak belajar...&lt;br /&gt;X         : Iya sih...tapi emangnya nggak ada cara laen apa, yang nggak nyakitin gitu...?&lt;br /&gt;Y         : Ndri...kadang hal yang nggak kita senengin itu malah jadi hal yang akan membuat kita lebih___ dari sebelumnya. Alloh sudah ngirim orang buat sampeyan...ngasih pelajaran, ya logikanya kan mesti disyukurin, bukan malah maki-maki gitu...&lt;br /&gt;X         : Tapi caranya itu lo wong...nyakitiiiiinnnn banget....&lt;br /&gt;Y         : Ya...itu kan prasaan sampeyan aja. Coba lihat sisi baiknya aja. Coba kalo nggak ada dia...pelajaran apa yang bisa sampeyan ambil...??? Nggak ada kan...!!! Coba kalo dia nggak cerewet...nggak ada perbaikan yang bisa sampeyan lakukan kan...&lt;br /&gt;X         : (nggondok)&lt;br /&gt;Y         : Berbahagialah sampeyan dikasih beban berat karena beban berat itu nggak akan dikasihkan sama orang sembarangan. Artinya sampeyan bisa maju satu step lagi. Alloh aja memuliakan sampeyan dengan beban berat, sampeyan kesannya kok nggak ngregani rejeki sampeyan sendiri.&lt;br /&gt;X         : Tapi aku nggak seneng dengan perlakuan yang kayak gitu...!!!&lt;br /&gt;Y         : Seneng itu sederhana aja kok Ndri...kalo sampeyan ambil keputusan untuk selalu seneng...dalam keadaan tertekan, target nggak tercapai, diomeli boss, Insya Alloh sampeyan bakalan tetep seneng meski sedang kepepet. Jangan lupa selalu syukur atas apapun yang datang. Lega dan sempit itu cuman kondisi. Kondisi itu nggak dibawa sampek mati kok...tenang aja, hidup manusia itu sudah dijamin sama yang mbaureksani urip.&lt;br /&gt;X         : Tapi marahnya itu lo yang nggak nguwati...&lt;br /&gt;Y         : Ya itu cara dia menyayangi sampeyan. Ingetin aja, satu saat nanti...kecerewetannya, kekerasannya sama sampeyan akan sampeyan rasakan manfaatnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-8268086446134923875?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/8268086446134923875/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/12/bahagia-itu-sederhana.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8268086446134923875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8268086446134923875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/12/bahagia-itu-sederhana.html' title='Bahagia Itu Sederhana'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-1288662219888843110</id><published>2008-11-29T23:29:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T02:10:29.250-08:00</updated><title type='text'>Melihat Lirik Sindentosca</title><content type='html'>Dulu kita sahabat&lt;br /&gt;Teman begitu hangat&lt;br /&gt;Mengalahkan sinar mentari&lt;br /&gt;Dulu kita sahabat&lt;br /&gt;Berteman bagai ulat&lt;br /&gt;Berharap jadi kupu-kupu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini kita melangkah berjauh-jauhan&lt;br /&gt;Kau jauhi diriku karna sesuatu&lt;br /&gt;Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan&lt;br /&gt;Namun itu karena ku sayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan bagai kepompong&lt;br /&gt;Mengubah ulat menjadi kupu-kupu&lt;br /&gt;Persahabatan bagai kepompong&lt;br /&gt;Hal yang tak mudah berubah jadi indah&lt;br /&gt;Persahabatan bagai kepompong&lt;br /&gt;Maklumi teman hadapi perbedaan&lt;br /&gt;Persahabatan bagai kepompong&lt;br /&gt;Na na na na na na&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yg berlalu biarkanlah berlalu&lt;br /&gt;Seperti hangatnya mentari&lt;br /&gt;Siang berganti malam sembunyikan sinarnya&lt;br /&gt;Hingga dia bersinar lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lirik di atas beberapa hari yang lalu kudengar dari radio. Awalnya nggak terlalu memperhatikan, tapi lama-lama kok liriknya cukup menyenangkan dan menyadarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenang kembali para sahabat yang entah bagaimana keadaan mereka saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang bukan hal mudah untuk mempertahankan sebuah persahabatan, dari seekor ulat (yang bukan apa-apa), berubah menjadi sebuah kepompong (karena proses) hingga menjadi kupu-kupu yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat,&lt;br /&gt;Maafkan aku bila kalian menyangka aku mempunyai tuntutan yang sangat tinggi&lt;br /&gt;Aku tidak punya sedikitpun tuntutan pada kalian seperti yang kalian katakan pada teman-teman kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thank you Sindentosca&lt;br /&gt;Lirik Kepompong kalian membawa aku kembali di 2002&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-1288662219888843110?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/1288662219888843110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/11/melihat-lirik-sindentosca.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1288662219888843110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1288662219888843110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/11/melihat-lirik-sindentosca.html' title='Melihat Lirik Sindentosca'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-2194320885480461171</id><published>2008-11-26T04:19:00.000-08:00</published><updated>2008-11-26T04:48:24.353-08:00</updated><title type='text'>4 Hal</title><content type='html'>Di ruang tunggu sebuah Bandara, seorang ibu muda terllihat tengah menunggu pesawat yang akan menerbangkan dirinya.&lt;br /&gt;Karena harus menunggu cukup lama, ia memutuskan untuk membeli buku untuk dibaca. &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia juga membeli sebungkus biskuit, sekadar untuk camilan dirinya disaat menunggu pesawat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia kemudian duduk di salah satu kursi di ruang tunggu VIP. Sambil bersandar, ia mulai membuka dan membaca buku yang dipegangnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di kursi sebelah, yang hanya dipisahkan oleh meja kecil yang di atasnya tersaji sebungkus biskuit, duduklah seorang pria. Pria tersebut mulai membaca majalah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ketika ibu muda itu mengambil sepotong biskuit dari bungkusan yang terletak di atas meja, pria tersebut mengambil sepotong juga. Si ibu muda merasa terganggu dengan perbuatan pria tersebut, namun ia diam saja. Ia hanya berguman: "Huh...menyebalkan...!!! Ingin rasanya kutampar mukanya..!!"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5272946756343383762" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 231px; CURSOR: hand; HEIGHT: 302px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SS1FIztlRtI/AAAAAAAAAVw/D7PG_wl9gPk/s320/ada+deh.JPG" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setiap ibu muda tersebut mengambil sepotong biskuit, pria tersebut juga melakukan hal yang sama, sambil tersenyum manis kepada si ibu muda.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Perbuatan pria tersebut benar-benar mengundang geram si ibu muda...!!!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun si ibu muda tidak bereaksi apa-apa, ia hanya menyimpan kedongkolan di dalam dada.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ketika biskuit tersisa satu potong lagi, si ibu muda bergumam: "Coba saya ingin lihat apa yang akan dilakukannya...!!!"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kemudian si pria itu membelah biskuit tersebut, ia mengambil separuh dan mempersilakan si ibu muda untuk menikmati yang separuhnya lagi...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Benar-benar keterlaluan...!!!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kini, kekesalan si ibu muda benar-benar memuncak!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia segera mengemasi barang-barangnya dan meninggalkan tempat duduk yang menyebalkan tersebut, pindah ke ruang keberangkatan (Boarding Room).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ketika ibu muda duduk dalam pesawat, ia membuka tas jinjingnya untuk mengambil kacamata.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Betapa terkejutnya dia...ternyata bungkusan biskuit miliknya ada di dalam tas jinjing, masih utuh...!!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia kini menyesal.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan benar-benar merasa malu...!! &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia merasa bersalah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ia mengira bahwa biskuit yang dimakan tadi adalah miliknya...ternyata bukan..!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pria tadi membagi biskuit antara dirinya dan si ibu muda tanpa merasa marah, terganggu ataupun merasa rugi...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;...sementara si ibu muda merasakan sebaliknya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ia merasa bahwa biskuit tersebut bahwa biskuit itu miliknya yang telah diserobot oleh pria tersebut, dan menyangka betapa si pria itu telah berbuat kurang ajar kepada dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;KAWAN,&lt;br /&gt;Ada 4 hal yang tidak dapat diraih kembali ...&lt;br /&gt;1. Batu...setelah dilempar !!!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;2. Kata-kata...setelah diucapkan !!!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;3. Kesempatan...setelah berlalu !!!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;4. Waktu...setelah beranjak pergi !!!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Terima kasih Mas Robby yang sudah kirim mail ini kepada saya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Thank you very much&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-2194320885480461171?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/2194320885480461171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/11/4-hal_26.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2194320885480461171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2194320885480461171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/11/4-hal_26.html' title='4 Hal'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SS1FIztlRtI/AAAAAAAAAVw/D7PG_wl9gPk/s72-c/ada+deh.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-1496812945352196957</id><published>2008-11-20T02:25:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T02:26:54.038-08:00</updated><title type='text'>Ancol - Monas - Sabang</title><content type='html'>Hari Minggu, 16 Nov 2008 kemarin, saya bersama teman-teman Alpha jalan-jalan ke Ancol. Awalnya mau ke Dufan, tapi berhubung nggak punya uang, jadinya ke Pantai Festival Ancol aja. Tapi ya...lumayan, sedikit menghilangkan stres yang telah ditabung seminggu sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berangkat dengan 2 mobil. Kijang Silver B 8820 YN &amp;amp; Inova Hitam B 882 TO. Peserta 15 orang sudah termasuk para istri &amp;amp; suami. Anak-anak tidak terhitung, tapi 3 anak dari 3 keluarga meramaikan suasana liburan kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat yang sedianya jam 07.00 mundur menjadi 08.00 karena kami menunggu 1 keluarga yang pada akhirnya mereka cancel registrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Pantai Festival itu kami sempat melihat monster laut di Ancol yang sempat masuk berita di semua stasiun TV yang sempat membuat kami ciut. Tapi ternyata...e...Cuma hewan kayak kecoak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain ke Pantai Festival, kami juga naik Gondola dengan harga tiket 35rb Rupiah. Keliling Ancol dengan Gondola mekan waktu kurang lebih 30menit saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluar Ancol kami menuju Monas. Di sana kami tidak lama. Rencana yang dibuat naik hingga Top Level Monumen, tapi antrinya Masya Alloh....puanjaaaaang banget, jadinya foto-foto aja di pelataran di bawah cawan Monas dan Museum Monas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluar area Monas, kami menuju jalan Sabang. Makan Mie Ayam Roxi, wenake mak nyus pol, tapi agak sedikit keasinan. But at least enak lah...murah lagi. Semangkok Mie ayam atay Bihun ayam ditambah semangkok Bakso hanya 11rb Rupiah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak ngomong banyak lah, lirik aja foto-foto di sebelah kanan, kayaknya lebih bisa dirasakan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-1496812945352196957?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/1496812945352196957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/11/ancol-monas-sabang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1496812945352196957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1496812945352196957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/11/ancol-monas-sabang.html' title='Ancol - Monas - Sabang'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-3580548387254288505</id><published>2008-11-18T03:25:00.000-08:00</published><updated>2008-11-18T03:41:38.448-08:00</updated><title type='text'>Mari Mulai Membaca Al-Qur'an</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SSKo5emMzBI/AAAAAAAAATo/qah7-RNetuI/s1600-h/Al-Qur"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269960219396197394" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 131px; CURSOR: hand; HEIGHT: 87px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SSKo5emMzBI/AAAAAAAAATo/qah7-RNetuI/s320/Al-Qur%27an2.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ass wr wb ~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Why do we read Quraan, even if we can't understand a single Arabic word ?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Mengapa kita membaca AlQuran meskipun kita tidak mengerti satupun artinya ?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;This is a beautiful story :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Ini suatu cerita yang indah :&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;An old American Muslim lived on a farm in the mountains of eastern Kentucky with his young grandson. Each morning Grandpa wakeup early sitting at the kitchen table reading his Quran.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Seorang Muslim tua Amerika bertahan hidup di suatu perkebunan di suatu pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky dengan cucu lelakinya yg masih muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Quran di meja makan di dapurnya.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;His grandson wanted to be just like him and tried to imitate him in every way he could. One day the grandson asked, "Grandpa! I try to read the Qur'an just like you but I don't understand it, and what I do understand I forget as soon as I close the book. What good does reading the Qur'an do?"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya. Suatu hari sang cucu nya bertanya, "Kakek! Aku mencoba untuk membaca Qur'An seperti yang kamu lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupakan secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca Qur'An?”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;The Grandfather quietly turned from putting coal in the stove and replied, "Take this coal basket down to the river and bring me back a basket of water."&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Dengan tenang sang Kakek dengan meletakkan batubara di tungku pemanas sambil berkata , "Bawa keranjang batubara ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhi dengan air."&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;The boy did as he was told, but all the water leaked out before he got back to the house.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;The grandfather laughed and said, "You'll have to move a little faster next time," and sent him back to the river with the basket to try again. This time the boy ran faster, but again the basket was empty before he returned home.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Kakek tertawa dan berkata, "Lain kali kamu harus melakukukannya lebih cepat lagi," Maka ia menyuruh cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tsb untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap, lagi2 keranjangnya kosong sebelum ia tiba di depan rumah.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Out of breath, he told his grandfather that it was impossible to carry water in a basket, and he went to get a bucket instead. The old man said, "I don't want a bucket of water; I want a basket of water.”&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Dengan terengah-engah, ia berkata kepada kakek nya bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah bolong , maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya. Sang kakek berkata, "Aku tidak mau satu ember air ; aku hanya mau satu keranjang air.”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;"You're just not trying hard enough," and he went out the door to watch the boy try again.. At this point, the boy knew it was impossible, but he wanted to show his grandfather that even if he ran as fast as he could, the water would Leak out before he got back to the house.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;"Ayolah, usaha kamu kurang cukup," maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu. Cucu nya yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakek nya, biar sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum ia sampai ke rumah.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;The boy again dipped the basket into river and ran hard, but when he reached his grandfather the basket was again empty. Out of breathe, he said, "See Grandpa, it's useless!"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong lagi. Sambil terengah-engah ia berkata, " Lihat Kek, percuma!"&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;"So you think it is useless?"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;" Jadi kamu pikir percuma?"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;The old man said, "Look at the basket." The boy looked at the basket and for the first time realized that the basket was different. It had been transformed from a dirty old coal basket and was now clean, inside and out.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Kakek berkata, " Lihatlah keranjangnya." Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda.. Keranjang itu telah berubah dari keranjang batubara yang tua kotor dan kini bersih, luar dalam.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;"Son, that's what happens when you read the Qur'an. You might not understand or remember everything, but when you read it, you will be changed, inside and out. That is the work of Allah in our lives.”&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;"Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu membaca Qur'An. Kamu tidak bisa memahami atau ingat segalanya, tetapi ketika kamu membaca nya lagi, kamu akan berubah, didalam dan diluar dirimu.”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;If you feel this email is worth reading, please forward to your contacts/friends. Prophet Muhammad ( p.b.u.h) says: "The one who guides to good will be rewarded equally"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Jika kamu merasa email ini patut dibaca, maka lanjutkanlah ke teman-temanmu. Seperti sabda Nabi Muhammad( SAW) : " Bagi siapa saja yang membawa kebaikan maka akan mendapat ganjaran yang sama "&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;sumber : milis mualaf indonesia&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-3580548387254288505?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/3580548387254288505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/11/mari-mulai-membaca-al-quran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3580548387254288505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3580548387254288505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/11/mari-mulai-membaca-al-quran.html' title='Mari Mulai Membaca Al-Qur&apos;an'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SSKo5emMzBI/AAAAAAAAATo/qah7-RNetuI/s72-c/Al-Qur%27an2.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-7768346428046098953</id><published>2008-11-06T03:24:00.000-08:00</published><updated>2008-11-06T03:44:23.472-08:00</updated><title type='text'>Keajaiban Dunia</title><content type='html'>Siang itu udara sangat terik, tapi anak-anak kelas 4 SD ini seperti nggak merasakan teriknya hari, mereka terus bercanda, tertawa, riang dan riuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Guru cantik masuk kelas. Ibu guru itu menyuruh siswa-siswanya mengeluarkan selembar kertas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ulangan ya Bu...?" Celetuk si Bandel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Guru itu lalu memberikan pertanyaan:&lt;br /&gt;"Sebutkan Keajaiban Dunia yang kalian tahu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontan saja semua siswa menuliskan semua keajaiban dunia yang mereka tahu. Mereka menyebutkan: Tembok Besar Tiongkok, Petra di Jordan, Taj Mahal di India dan banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak membutuhkan waktu lama mereka mengumpulkan kertas jawaban mereka. Butuh waktu 5 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Guru itu puas melihat jawaban anak didiknya. Dia merasa berhasil memberikan pendidikan yang berkualitas pada siswa-siswanya. Tapi ada satu kertas jawaban yang membuat tensi Ibu Guru ini naik. Lalu dia memanggil pemilik kertas kosong, putih, bersih tanpa jawaban ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si anak merasa tidak bersalah langsung maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Bu..." jawabnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa kertasmu kosong?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak bisa menyebutkan keajaiban itu Bu, terlalu banyak..." jawabnya polos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mata untuk kita melihat betapa indah dan sekaligus kejam dunia ini."&lt;br /&gt;"Telinga untuk mendengarkan pelajaran Ibu."&lt;br /&gt;"Hidung yang bisa mencium wanginya masakan mama di rumah."&lt;br /&gt;"Papa mama yang selalu ada saat saya mau."&lt;br /&gt;"Jantung yang selalu berdenyut tanpa disuruh."&lt;br /&gt;"Masih banyak Bu..."&lt;br /&gt;"Menurut saya itu adalah Keajaiban Dunia Bu..., bukan yang Ibu ajarkan kemarin..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Ibu Guru cantik itu diam, dia tertunduk.&lt;br /&gt;Seisi kelas juga terdiam, ikutan Ibu Guru yang juga diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya Bu Guru cantik ini baru belajar dari siswanya yang masih kelas 4 SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mau belajar nggak...???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-7768346428046098953?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/7768346428046098953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/11/keajaiban-dunia.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7768346428046098953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7768346428046098953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/11/keajaiban-dunia.html' title='Keajaiban Dunia'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-2289225773229785758</id><published>2008-10-31T04:41:00.001-07:00</published><updated>2008-10-31T04:45:51.427-07:00</updated><title type='text'>Menyusun Impian Sambil Jalan</title><content type='html'>Hari ini saya berkesempatan untuk delivery ke Cikampek menggantikan 1 driver yang resign. Hari jum’at ini saya sholat Jum’at di Masjid At Taubah Rest Area KM57 Karawang Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat begitu banyak orang-orang berusia matang dan hidup seakan mapan. Usia sudah bisa dipastikan di atas 50 tahun. Seseorang dengan usia segitu dengan rambut sudah abu-abu meski tidak seluruhnya putih. Dengan t-shirt &amp;amp; jeans bergaya casual sambil on line dengan anaknya yang berada di Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat orang seperti ini, pikiran saya jadi melayang...hari tua saya nanti, apakah berkesempatan untuk seperti mereka. Matang secara pemikiran, mapan secara finansial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tersenyum sendiri sambil memasang sepatu setelah sholat Jum’at berjama’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil melangkah menuju Inova hitam B 882 TO, pikiran saya masih tertuju pada orang tua itu. Yang membuat saya sedikit berpaling adalah suara perut saya yang sudah...minta diisi dan tenggorokan yang kering karena terik matahari minta disirami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masuk ke gerai Circle K yang ada di sana. Beli Roti Sobek dari Sari Roti dan Zestea dari Tang Mas. Keluar dari gerai Circle K, saya ketemu lagi dengan bapak itu. Kali ini dia bersama istrinya yang berjilbab yang baru selesai sholat Dhuhur. Mereka duduk di samping gerai itu. Sang ayah masih on line.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum yang mengembang dari sepasang renta itu, sejuk dan menyejukkan siapa saja yang kebetulan melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di mobil, saya buka Zestea dingin yang kuambil dari refrigerator tadi dan...glek...glek...glek...wuih segere...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat bengong di dalam mobil.&lt;br /&gt;Sambil berjalan lambat saya meneruskan perjalanan sambil menyusun impian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ntar kalo udah sematang dan semapan bapak itu......&lt;br /&gt;1. Tinggal di residential yang jauh dari kebisingan, kalo bisa di daerah sejuk seperti Jember, Bondowoso, Malang, Bandung, Jogja, Solo atau Lampung...&lt;br /&gt;2. Sesekali berlibur ke rumah anak-anak sambil melihat tingkah cucu yang biasanya manja sama eyangnya...&lt;br /&gt;3. Punya usaha budidaya tanaman yang bisa menghidupi keluarga kecil yang tinggal seorang kakek dan seorang nenek yang saling setia tanpa membebani anak-anak, atau bahkan sudah punya aset yang bisa memberikan pasive income...&lt;br /&gt;4. Punya kendaraan 4wheeler yang bisa dipakai untuk berkunjung ke rumah anak-anak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal menikmati hidup, dengan segala fasilitas yang nggak kurang (meski nggak sangat lengkap), tapi cukuplah dengan kemapanan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa Inova-ku berjalan 130km/jam. Aku buru-buru melepas pedal gas agar kecepatannya berkurang. Tak seberapa jauh aku sampai di depan pintu tol Cikopo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dengan kecepatan standard sekitar 60-70km/jam, saya menyusuri kawasan industri Kota Bukit Indah dengan jalan aspalnya yang bergelombang, impian itu tidak mau pergi hingga aku sampai di destinasi delivery-ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah urusan selesai, saya memacu kembali si Ino hitam yang selalu menemani kemana saja saya mau pergi kerja, cari duit...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan impian tadi, mungkin memang sedikit terlambat kalau saya baru start sekarang, tapi kalo nggak dimulai sekarang, kapan saya mau start mengejar impian itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau kerja sampe’ tua...nunggu kiriman dari anak-anak?&lt;br /&gt;Mudah-mudahan nggak...&lt;br /&gt;Semoga Alloh memudahkan dan meringankan langkah kita menggapai impian.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-2289225773229785758?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/2289225773229785758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/10/menyusun-impian-sambil-jalan.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2289225773229785758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2289225773229785758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/10/menyusun-impian-sambil-jalan.html' title='Menyusun Impian Sambil Jalan'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-2010993471238376207</id><published>2008-10-30T04:04:00.001-07:00</published><updated>2008-11-04T04:53:32.689-08:00</updated><title type='text'>I Love More and More to You Mom...</title><content type='html'>Hari ini saya mendapat email seperti di bawah ini dari seorang teman...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumuran 1 tahun , dia menyuapi dan memandikanmu ... sebagai balasannya ... kau menangis sepanjang malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 2 tahun , dia mengajarimu bagaimana cara berjalan ..sebagai balasannya .... kamu kabur waktu dia memanggilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang .. sebagai balasannya ..... kamu buang piring berisi makananmu ke lantai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna ... sebagai balasannya .. kamu corat coret tembok rumah dan meja makan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah..sebagai balasannya ... kamu memakainya bermain di kubangan lumpur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah ... sebagaibalasannya ... kamu berteriak "NGGAK MAU ..!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola ... sebagai balasannya .kamu melemparkan bola ke jendela tetangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim ... sebagai balasannya.. .kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 9 tahun , dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu .sebagai balasannya .... kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun .. sebagai balasannya ... kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop .. sebagai balasannya ... kamu minta dia duduk di barisan lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa ... sebagai balasannya .... kamu tunggu sampai dia keluar rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya.... sebagai balasannya.. kamu bilang dia tidak tahu mode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan .. sebagai balasannya .... kamu nggak pernah menelponnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu ...sebagai balasannya ... kamu kunci pintu kamarmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil ....sebagai balasannya .... kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting ... sebagai balasannya .... kamu pakai telpon nonstop semalaman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA.. sebagai balasannya ..... kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama ... sebagai balasannya .... kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya "Darimana saja seharian ini?".. sebagai balasannya .... kamu menjawab "Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu ... sebagai balasannya .... kamu bilang "Aku nggak mau seperti kamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulusperguruan tinggi .. sebagai balasanmu ... kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumahbarumu ... sebagai balasannya ... kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanyatentang rencana di masa depan ... sebagai balasannya ... kamu mengeluh "Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu .. sebagai balasannya ... kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawatbayimu ... sebagai balasannya .... kamu katakan "Sekarang jamannya sudah beda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 40 tahun , dia menelponmu untuk memberitahu pesta salahsatu saudara dekatmu .. sebagai balasannya kamu jawab "Aku sibuk sekali, nggak ada waktu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu ... sebagai balasannya .... kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang ... dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan, ... dan itu menghantamHATIMU bagaikan pukulan godam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAKA ...JIKA ORANGTUAMU MASIH ADA ... BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIAN LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI JIKA ORANG TUAMU SUDAH TIADA ... INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anakyang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerimakertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya. OngKos upah membantu ibu:&lt;br /&gt;1) Membantu Pergi Ke Warung: Rp20.000&lt;br /&gt;2) Menjaga adik Rp20.000&lt;br /&gt;3) Membuang sampah Rp5.000&lt;br /&gt;4) Membereskan Tempat Tidur Rp10.000&lt;br /&gt;5) menyiram bunga Rp15.000&lt;br /&gt;6) Menyapu Halaman Rp15.000&lt;br /&gt;Jumlah : Rp85.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si ibu mengambil pena dan menulissesuatu dibelakang kertas yang sama.&lt;br /&gt;1) OngKos mengandungmu selama 9bulan - GRATIS&lt;br /&gt;2) OngKos berjaga malam karena menjagamu -GRATIS&lt;br /&gt;3) OngKos air mata yang menetes karenamu - GRATIS&lt;br /&gt;4) OngKos Khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu - GRATIS&lt;br /&gt;5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu - GRATIS&lt;br /&gt;6) OngKos mencuci pakaian, gelas, piring dan keperluanmu - GRATIS&lt;br /&gt;Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anakmenatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Saya Sayang Ibu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sianak mengambil pena dan menulis sesuatu didepan surat yangditulisnya: "Telah Dibayar" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu menyayangi ibumu,"FORWARD" lah Email ini kepada sahabat-sahabat anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 orang :Kamu tidak sayang ibumu&lt;br /&gt;2-4 orang :Kamu sayang ibumu&lt;br /&gt;5-9 orang :Bagus! Ternyata Kamu Sayang juga Kepada Ibumu&lt;br /&gt;10/lebih : Waahhhh....Kamu akan disayangi Ibumu dan juga semua orang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APAKAH KAMU SAYANG ORANGTUAMU?? ??&lt;br /&gt;KARENA ORANGTUAMU SELALU MENYAYANGIMU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mother is the best super hero in the world.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Ini hanya soal mengingatkan, bukan intervensi ataupun pemaksaan.&lt;br /&gt;Kalau ingat pada orang tuamu, sering-seringlah telepon mereka, atau kalau mungkin kunjungilah mereka.&lt;br /&gt;Satu kali bibirmu menyentuh tempurung tangannya, satu kebanggaan mengalir dalam hatinya.&lt;br /&gt;Syukurilah keberadaan mereka, karena mereka itulah ladang pengabdian kita...&lt;br /&gt;Semoga bakti kita pada orang tua merupakan pengabdian yang ikhlas kita kepada Tuhan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Alloh, berilah kesempatan padaku untuk selalu dapat bertemu dengan orang tuaku. Dan apabila sampai pada waktunya, berilah satu kesempatan lagi untukku bertemu dengannya..."&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-2010993471238376207?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/2010993471238376207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/10/i-love-more-and-more-to-you-mom.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2010993471238376207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2010993471238376207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/10/i-love-more-and-more-to-you-mom.html' title='I Love More and More to You Mom...'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-217606609580056864</id><published>2008-10-29T03:47:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T03:52:10.058-07:00</updated><title type='text'>Demo untuk Rakyat atau Karnaval untuk Pamer</title><content type='html'>Mahasiswa Jember yang tergabung dalam PMII berdemo &lt;strong&gt;(karnaval)&lt;/strong&gt; di depan Gedung DPRD Jember.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas saya on di radio ElshintaFM Jakarta, ternyata ada berita dari kampungku tercinta, Jember. Mahasiswa yang tergabung dalam PMII (entah singkatan dari apa) sedang berdemonstrasi dengan berjalan mundur untuk memperingati hari Sumpah Pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He...mas-mas dan mbak-mbak mahasiswa, kalian itu demo apa karnaval? Apa subsatnsi demo kalian kalo hanya beradegan kayak gitu? Agak kreatif dikit dong...!!! Buat langkah nyata dan bermanfaat buat rakyat yang kalian suarakan. Jangan cuman karnaval pake’ jalan mundur, di hari Sumpah Pemuda lagi. Dengan cara kalian ini, itu artinya kalian menodai perjuangan para pemuda yang tahu 1928 berjuang untuk maju, eh...kalian malah mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kalian melihat semakin hari Indonesia semakin mundur, itu adalah tantangan untuk kita semua, termasuk kalian generasi muda. Boleh berkesenian, boleh main teater, tapi saat ini masyarakat Jember maupun Indonesia secara keseluruhan, butuh pemikiran kalian, butuh langkah nyata kalian, kerja yang nyata, bukan cuman tawuran, cekaka’an, diskusi nggak selesai-selesai tanpa hasil, orasi terus merangkai kata yang gak mutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demo memperingati Sumpah Pemuda dengan berjalan mundur cuman menghabiskan dana. Dari mana dana kalian...? dari iuran, minta sama orang tua atau hasil kerja sendiri, atau dari manapun, coba dengan dana itu kalian belikan minyak tanah atau gas, belikan sembako, buat santunan anak putus sekolah, lalu buka posko di depan kantor DPRD, undang anggota dewan itu untuk nonton aja gak perlu terlibat, itu lebih punya arti. Kalian generasi yang punya pendidikan tinggi...jangan kayak orang nggak berpendidikan kurang kerjaan dengan berjalan mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah bawa bangsa ini mundur, mimpi kalian terlalu rendah, cita-cita kalian bukan untuk masa depan tapi hanya untuk meminta dan menuntut tanpa ada langkah nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 Oktober 2008 lalu saya nonton berita di TVOne, ada satu warga Jember namanya Pak Mahmud (Kecamatan Arjasa) yang protes, warga Arjasa itu demo dengan menghentikan pengerjaan jalan akses ke kampung mereka karena pemasangannya tidak sesuai dengan standar pembuatan jalan (bestek). Saya salut buat Pak Mahmud, mestinya para mahasiswa yang pinter itu lebih sering nonton berita dan belajar dari orang seperti Pak Mahmud.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-217606609580056864?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/217606609580056864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/10/demo-untuk-rakyat-atau-karnaval-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/217606609580056864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/217606609580056864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/10/demo-untuk-rakyat-atau-karnaval-untuk.html' title='Demo untuk Rakyat atau Karnaval untuk Pamer'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-4006370790080729793</id><published>2008-10-26T22:09:00.000-07:00</published><updated>2008-12-20T02:12:05.205-08:00</updated><title type='text'>Semut Ae Nyokot Nek di Idhak...</title><content type='html'>Ketika kita bekerja di sebuah perusahaan, baik PMA maupun PMDN&lt;br /&gt;Apa sih yang kita cari...&lt;br /&gt;Selain uang untuk hidup, mungkin juga karir yang akan lebih melanggengkan kita di perusahaan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Office Politics mungkin nggak bisa dihindari&lt;br /&gt;Tapi politik yang seperti apa...?&lt;br /&gt;Politik model ngakali orang...adalah politik paling kejam, apalagi di lingkungan industri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Saya menghapus secara permanen sebagian isi posting ini)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-4006370790080729793?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/4006370790080729793/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/10/semut-ae-nyokot-nek-di-idhak.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4006370790080729793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4006370790080729793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/10/semut-ae-nyokot-nek-di-idhak.html' title='Semut Ae Nyokot Nek di Idhak...'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-4178256064454536714</id><published>2008-10-23T23:50:00.000-07:00</published><updated>2008-10-26T23:31:18.307-07:00</updated><title type='text'>Kenapa saya Tidak Bisa Menunggu...</title><content type='html'>Setiap ada permasalahan, atau apapun yang menjadi concern, baik urusan pekerjaan maupun urusan lainnya, bahkan meski hanya untuk urusan main, saya nggak pernah bisa menunggu, lebih lama dan lama lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang saya berpikir, am I too perfectly? No need very perfectly, just need can running smoothly&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa masalah (pekerjaan) masih belum mendapat jawaban hingga detik ini. Bagaimana saya menjawab pertanyaan-pertanyaan dari customer. Schedule produksi beberapa part juga masih belum jadi. Bagaimana persiapan produksi untuk part-part tersebut. Satu part juga belum berangkat plating, part diperlukan jam 16.00 di customer, jam 15.00 harus delivery, follow up-nya gimana...? customer sudah stop line...wuih....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerak cepat....&lt;br /&gt;Atau berpikir tepat...&lt;br /&gt;Atau nggak dua-duanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slow down, udah nggak jaman kali...&lt;br /&gt;Competitor sudah banyak, cari order susahnya gak karuan, cuman trust yang bisa kita tawarkan sama customer. Qulity, sama dengan competitor yang lain, tapi quick respon itu lo yang diperlukan, nggak mlempem aja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku nggak mau stress sendiri gara-gara hal kayak beginian... yang lain nyuantai banget, kenapa saya nggak bisa menunggu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Actually saya bisa nunggu, asal saya juga melihat lawan bicara saya juga punya greget (enthusiasm) untuk merespon. Kalo nggak, siapa yang nggak kesel...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One side saya harus mengerti kondisi internal, tapi other side saya juga mesti professional...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How to balancing this cond?&lt;br /&gt;Tantangan yang harus bisa ditaklukkan.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-4178256064454536714?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/4178256064454536714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/10/kenapa-saya-tidak-bisa-menunggu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4178256064454536714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4178256064454536714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/10/kenapa-saya-tidak-bisa-menunggu.html' title='Kenapa saya Tidak Bisa Menunggu...'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-9012766857722462212</id><published>2008-10-06T21:41:00.000-07:00</published><updated>2008-10-06T21:46:53.110-07:00</updated><title type='text'>Vacational (Liputan Istimewa) to Lampung</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Please imagine. Pictures are not available, the camera was lost with all captures. Sorry to readers.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;H-10 musim mudik lebaran 1429H / 2008M sudah sangat terasa. Bahasan pembelian tiket untuk pulang kampung hangat dibicarakan di setiap sisi kota ini. Tak terkecuali di pabrik tempatku bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memang tidak mengajukan cuti tambahan setelah cuti bersama. Jadi tanggal 6 Oktober 2008. Aku memang merencanakan untuk tidak pulang ke Jember, karena bulan Agustus 2008 lalu aku sempat pulang ke Surabaya untuk pernikahan adikku. Jadinya aku minta ijin ibuku untuk nggak pulang pada Lebaran 1429H ini. Dan ibuku memberikan ijin untuk nggak pulang. Ibuku sendiri memutuskan untuk berlebaran di Surabaya, di rumah Bu De ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang lebih H-5, Didit-temanku, mengajakku ke Lampung, istrinya orang Lampung. Ditambah lagi Gembvl-temanku juga, menawarkan motornya kalau aku mau pergi ke Lampung. Pikir-pikir...lalu aku putuskan untuk jalan ke Lampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabtu, 27 September 2008, 10.00:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Persiapan motor, ganti oli dan ban dalam depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabtu, 27 September 2008, 19.00:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menjenguk temanku yang lain, Rudi-Lia yang melahirkan putra ke-2 mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabtu, 27 September 2008, 21.00:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dimulai dari rumah kontrakan Didit. 2 motor 4 orang. Didit bersama Elly-istrinya. Aku bersama Rifa’i-adik Elly yang juga staff QC di tempatku bekerja.&lt;br /&gt;Perjalanan menyusuri Jalan Inspeksi Kalimalang cukup lancar hingga daerah Jaka Sampurna, Bekasi. Setelah itu macet bukan main. Jumlah motor bisa dikira lebih dari 10.000 motor hingga pertigaan jalan Raden Inten, belum termasuk mobil.&lt;br /&gt;Perjalanan kembali lancar setelah melalui Lampu Merah Jati Asih. Cawang, sepanjang jalan di tepian jalan tol dalam kota Jakarta, Kalideres, Kota Tangerang, hingga menjelang Cikande.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 28 September 2008, 00.30:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kami harus berhenti di SPBU, Balaraja Barat sebelum Kawasan Industri Modern Cikande. Didit kehabisan bensin, sedang motorku masih belum perlu isi ulang. Sambil menunggu antrian Didit, aku bersama Rifa’i dan Elly beristirahat. Beberapa pemudik motor juga banyak yang beristirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 28 September 2008, 01.00:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan kembali dilanjutkan. Tidak ada macet, hanya volume pemudik bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 28 September 2008, 02.00:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kami kembali harus berhenti. Motorku butuh tambahan bensin. Berhenti di SPBU kota Cilegon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 28 September 2008, 02.15:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Perjalanan mulai macet. Kurang lebih 5km menjelang Pelabuhan Merak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 28 September 2008, 02.30:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Pelabuhan Merak, berhasil menyusur kemacetan yang kurang lebih sepanjang 5km. Sampai di depan pintu penyeberangan, kami harus berhenti. Tidak jelas apa masalahnya. Yang jelas perjalanan tidak dapat dilanjutkan. Sekumpulan motor harus stagnant. Persis genangan air di cekungan. Kondisi ini berlangsung sangat lama dan menjengkelkan.&lt;br /&gt;Dalam penantian yang serba tidak jelas, bayak fotografer yang memanfaatkan moment ini untuk mendapatkan best captures masing-masing. Hingga satu diantara pengendara motor ada yang pingsan, tak satupun petugas atau fotografer atau wartawan nggak jelas itu datang membantu. Diteriaki bahwa ada yang pingsan, mereka hanya melemparkan sekejap lampu blits mereka dengan sombongnya. Akhirnya pemudik lain yang membantu menyadarkan orang yang pingsan.&lt;br /&gt;Aku sendiri seperti sudah nggak kuat. Tidak ada makanan atau minuman. Hanya ada sisa air mineral setengah dari kemasan sedang. Aku tuntaskan untuk sahur, kuminum kurang lebih pukul 04.30 sebelum adzan subuh. Letih, ngantuk sudah meliputi semua pemudik motor. Aku tertelungkup pada stang motor. Rifa’i mendekapku agar tidak jatuh karena iapun ngantuk berat. Kepalanya sudah nggak bisa diangkat. Dekapannya pun sama sekali tidak erat, hanya sebagai indikator kami masih bersama-sama di atas satu motor.&lt;br /&gt;Masa penantian inipun masih belum berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 28 September 2008, 07.10:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Motor kembali bergerak. Gate pembelian tiket menyeberang kembali dibuka. Rifa’i berlari turun dari motor untuk membeli tiket hingga kami bisa masuk ke dermaga. Inipun kami harus kembali menunggu. Antrian lebih padat. Ngantuk kembali menyerang. Rifa’i hampir terjatuh karena pegangannya di perutku terlepas saking letihnya, akupun ikut terkejut. Emosi kembali meningkat karena motor tidak segera dimuat ke dalam kapal, sedangkan sudah lebih dari 70 mobil dimuat ke dalam kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 28 September 2008, 08.00:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kami mulai bergerak mendekati dermaga. Dan akhirnya...motorku dapat memasuki dek kapal. Lega rasanya...tapi mata sudah tak berkehendak untuk pejam. Ngantuk hilang, begitu juga Rifa’i. Tapi Didit dan Elly, begitu mendapat tempat duduk di kapal, langsung tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 28 September 2008, 08.20:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kapal mulai bergerak menjauhi dermaga. Beberapa pemuda minta di sawer dengan uang untuk melompat dari dek teratas terjun ke laut hanya untuk mengejar kepingan 500 Rupiah. Kurasakan detik demi detik perjalanan kapal ini. Baru pertama kalinya aku menggunakan jasa transportasi laut. Kami berada di dek lantai 2 KM Rajabasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 28 September 2008, 09.30:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Pelabuhan Merak, Banten sudah tidak nampak. Sebagai gantinya, Tugu Siger Lampung berwarna kuning mulai terlihat meski belum sangat jelas. Rifa’i menjelaskan bahwa itulah lambang masyarakat Lampung. Tugu kebanggaan mereka. Bentuknya seperti mahkota, warna kuning diibaratkan emas, dan warna ini memang sudah terlihat meski posisi kapal masih jauh.&lt;br /&gt;Kapten kapal mengumumkan bahwa kapal harus berhenti karena kapal harus antri untuk masuk ke dermaga. Kurang lebih 1 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 28 September 2008, 10.30:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kapal merapat. Pintu dek paling bawah dibuka depan dan belakang dan semua motor naik ke dek lalu keluar kapal. Welcome to Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Lega rasanya hati ini. Udara Lampung sudah bisa kuhirup. Panas, tapi angin laut seakan menghilangkan rasa panas yang saat itu memang sangat menyengat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan masih jauh. SPBU pertama kami lalui. Rencananya kami akan isi bensin, tapi sudah nggak mungkin, antrian begitu panjang. Akhirnya SPBU kedua kami berhenti. Didit isi bensin. Dan di sini juga saya menyudahi puasa saya hari itu. Terlalu panas, tenggorokan sangat kering dan terasa sangat perih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhenti isi bensin, Rifa’i menawarkan diri untuk menggantikan aku mengendarai motor. Tapi saking bahagianya, aku nggak mau di ganti. Aku ingin menikmati perjalanan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan diteruskan menuju Kecamatan Pring Sewu, Kabupaten Tanggamus, Lampung Selatan. Pemandangan yang very-very nice nggak dilewatkan untuk capture beberapa objek di sana. Hingga akhirnya perut nggak bisa ditahan karena hari itu nggak puasa (nggak kuat...he..he..). Kami putuskan untuk makan dulu di sebelahnya Rumah Makan Padang Tiga Saudara, sebuah kedai makan kecil di pinggir tembok pagar rumah makan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan &amp;amp; minuman:&lt;br /&gt;Soto 3 mangkok + nasi putih&lt;br /&gt;Bakso 1 mangkok&lt;br /&gt;Teh Botol 3&lt;br /&gt;Air Mineral dalam kemasan 1 (merek lokal grand, bukan aqua)&lt;br /&gt;Kopi tubruk 1 cangkir&lt;br /&gt;Total yang harus di bayar 91ribu, wow.....mahal amat....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sempat kaget karena bawa uang hanya 30ribu, ya...kurang jadinya...tapi setelah ngumpulin uang iuran, akhirnya bisa terbayar juga...he...he...jadi makan rame-rame &amp;amp; bayar rame-rame juga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan masih sangat panjang...aku masih sempat isi bensin sekali lagi. Didit sudah melaju dan nggak terlihat... Selepas mengisi bensin, motor kembali dipacu. Sesampainya di depan Rumah Sakit Immanuel Lampung belok kiri dan jalanan menyempit. Melintasi pintu perlintasan kereta api, sampailah kami di kota Tanjung Karang. Didit isi bensin, aku sholat Dhuhur dijamak &amp;amp; qoshar dengan Ashar, dan akupun harus menyerahkan stang motor ke Rifa’i, sudah ngantuk berat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 28 September 2008, 14.00:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dilanjutkan. Rifa’i pegang kendali. Dia langsung menuju rumah, jalannya berkelok-kelok. Pasar Pring Sewu belok kiri, teruuussss, menikung....lurus lagi...pasar Ambarawa belok kanan...ikut aja jalanan, lalu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 28 September 2008, 15.30:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sampai juga di rumah...Setelah bersalaman dengan seluruh isi rumah yang nggak lain adalah keluarga besarnya Elly...aku langsung tidur, telungkup, karena pantat udah mati rasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Minggu, 28 September 2008, 17.30:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Aku terbangun, Ferry temanku yang di Malang telepon. Dia tanya kapan bisa ketemu di Jember. Aku bilang kalo aku ada di Lampung, dia ketawa tapi kaget...ngapain ke Lampung? Dia mau buka usaha konsultasi untuk remaja dan rumah tangga. Its good. Tapi aku mau tanya dia mau buka di mana, di Jember, Malang, Surabaya atau di mana...? Telepon keburu putus karena signal Telkomsel kurang bagus di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liburan pun dimulai...&lt;br /&gt;Keesokan harinya aku pergi ke gunung tempat Bapaknya Elly. Ambil daun melinjo, pepaya masak dan pepaya muda untuk sayur, kemiri, merica, nangka muda (tewel), daun cincau...ya untuk buka nanti... Wih... kayak mall aja, tinggal ambil apa yang kita mau, tapi nggak usah bayar...enak bener kalo punya gunung...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa hari libur Lebaran, kerjaan cuman tidur, nonton TV, jalan-jalan ke gunung, sawah dan menyusuri jalanan sempit berlubang tapi menyenangkan, pake motor pinjeman. Saluran TV Nasional yang tertangkap bagus di Lampung antara lain RCTI, SCTV, Indosiar, Trans7, Anteve, TVRI, Space Tone (tapi kurang bersih), Elshinta TV (sangat nggak jelas, ini TV Lokal Jakarta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menservis pompa air di rumah, karena out put air yang sangat kecil. Semuanya dibersihkan. Tapi naas sekali, setelah diservis, air malah nggak keluar sampai sekarang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebaran disana nggak jauh beda dengan di Jember. Tradisi berkunjung ke sanak dan kerabat, berkeliling kampung untuk bersilaturahmi dengan tetangga. Di sana masih ada tradisi sungkeman pakai bahasa jawa kromo inggil, wah aku bggak ngerti dan nggak bisa sama sekali. Shalat Idul Fitri dilakukan di Masjid Babussalam, Rabu tanggal 1 Oktober 2008, tapi ada yang berlebaran hari Selasa 30 September 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski belum puas dan rasa malas untuk kembali ke Jakarta menyelimuti, mau nggak mau kami harus kembali ke Jakarta. Kerjaan sudah nunggu. Pabrik siap meng-on-kan kembali mesin-mesinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jum’at, 3 Oktober 2008, 17.00:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Mulai packing pakaian untuk dibawa kembali. Ditambah lagi oleh-oleh kue lebaran yang ada di rumah, ditambah beras 5kg, tape ketan 1 tas plastik.&lt;br /&gt;Lumayan berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jum’at, 3 Oktober 2008, 17.30:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Rifa’i datang ke rumah, untuk konfirmasi jam berapa mau berangkat ke Jakarta....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jum’at, 3 Oktober 2008, 20.00:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Rifa’i bersama Bapak &amp;amp; Ibunya datang ke rumah, mengantarkan sang anak untuk kembali ke perantauan. Aku jadi ingat ibuku yang selalu meluangkan waktu 1 hari full kalo aku sudah mau kembali ke Jakarta. Aku telepon ibuku di Surabaya nggak diangkat, sepertinya lagi ke luar rumah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jum’at, 3 Oktober 2008, 21.05:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kami berangkat kembali ke Jakarta. Sedih.....banget, aku memang bukan bagian dari keluarga ini, tapi rasanya sedih juga ketika harus meninggalkan desa ini, meski kekurangan fasilitas, jauh dari status kota, tapi ya itu yang aku rasakan, sedih.....dan dalam....banget.&lt;br /&gt;Menyusuri jalan sempit, berlubang dan gelap. Sekarang giliran Rifa’i yang pegang stang motor. Aku bonceng di belakang, pegangan dengan erat karena dengan kecepatan segitu motor sangat sensitif meski dengan sedikit guncangan.&lt;br /&gt;Perjalanan malam itu sangat lancar. Nggak ada macet, nggak ada kecelakaan,hanya gelap, ngerinya kalo ada yang menyeberang, jalan turunan-tanjakan dan berliku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jum’at, 3 Oktober 2008, 23.00:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kami berhenti di SPBU Kalianda. Isi bensin dan ke toilet. Perjalanan dilanjutkan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabtu, 4 Oktober 2008, 00.30:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kami berhenti untuk beli kemplang. Aku beli 5 pack, 1 pack 4 bungkus. Jadi aku beli 20 bungkus. Nggak perhitungan sih...jadinya susah bawanya. Ringan sih...tapi kan volumenya besar, kebawa angin jadinya berat...masuk ke dalam tas Rifa’i 1 pack, 4 pack dimasukkan ke plastik besar, aku yang bawa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabtu, 4 Oktober 2008, 01.30:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kami sudah masuk kapal di Pelabuhan Bakauheni, tanpa antri, tanpa menunggu, tanpa berdesakan, tanpa berteriak, tapi asap knalpot bus...tetep ada. Tidak lama berselang kapal berangkat. Kamipun makan nasi yang sudah disiapkan oleh Ibunya Elly. Selesai makan kami tidur, safing energi untuk perjalanan berikutnya.&lt;br /&gt;Setiap kesempatan untuk ambil gambar pasti nggak pernah terlewat. Di atas kapal saat berangkat, saat turun kapal, saat di jalanan, di SPBU, di rumah, Tugu Siger Lampung, pokoknya semua moment perjalanan ini terekam dalam kamera digital Canonku. Ditambah lagi dari kamera analog temanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabtu, 4 Oktober 2008, 03.00:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kapal sudah merapat di Pelabuhan Merak. Sekali lagi capture pakai kamera analog temanku, aku juga ingin capture dengan kamera digitalku. Waduh....tahu-tahu kameraku sudah nggak ada. Resleting tasku terbuka...jangan-jangan pas naik tangga dari dek bawah ke dek lantai 3 kapal....hee........eeeehhhhh....bukan kameranya aja yang sayang.....semua gambar ada di situ.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabtu, 4 Oktober 2008, 03.05:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Motor kembali dipacu, dengan kecepatan maksimum, mumpung jalanan sepi, kami mengejar matahari, sebelum terbit matahari, kami sudah harus melewati Jakarta, kalo nggak, sudah pasti macet dan otomatis sampai rumah pasti siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabtu, 4 Oktober 2008, 03.20:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Kepala Rifa’i sudah bergoyang lebih dari 3 kali. Aku tanya dia jangan-jangan sudah ngantuk....ternyata dia memang sudah nggak kuat ngantuk. Aku menggantikannya.&lt;br /&gt;Kecepatan nggak berkurang hingga pertigaan Citra Raya, Cikupa. Kakiku terasa kaku, dingin dan mati rasa. Aku mengurangi kecepatan karena khawatir kakiku nggak bisa menginjak rem. Didit sudah jauh di depan, tapi rupanya dia menungguku. Aku bilang kalau kakiku kaku, Rifa’i nggak bisa menggantikan aku, dia terlalu letih, pegangan dia sudah sering kali longgar, sering kali pula aku menarik tangannya agar berpegangan lebih erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabtu, 4 Oktober 2008, 04.00:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kami sampai di Kalideres, pas di depan terminal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabtu, 4 Oktober 2008, 05.00:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Cawang kebingungan. Lewat jalan yang mana. Setelah menghabiskan waktu kurang lebih 4 menit untuk berputar-putar akhirnya ditemukan juga arah yang ke Kalimalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sabtu, 4 Oktober 2008, 05.30:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kami isi bensin di SPBU Kalimalang setelah melewati Lampu Merah Jati Asih. Ke toilet, langsung jalan lagi. Kecepatan tidak bisa maksimal. Sudah banyak angkot dan motor lain dengan arah yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis jam 06.30, aku dan Rifa’i sudah sampai di Jababeka, 06.35 sampai juga ke rumah....dan ternyata Didit belum sampai, kupikir dia malah sudah sampai duluan...Jam 07.02 Didit baru nongol di depan pintu. Lega juga akhirnya. Perjalanan ke Lampung...baru sekali ini aku ke Sumatera, meski kameraku hilang, tapi seneng juga....kalo ke Jember naik motor dari Jakarta...bisa nggak ya....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-9012766857722462212?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/9012766857722462212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/10/vacational-liputan-istimewa-to-lampung.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/9012766857722462212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/9012766857722462212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/10/vacational-liputan-istimewa-to-lampung.html' title='Vacational (Liputan Istimewa) to Lampung'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-6717941866682247021</id><published>2008-09-21T20:35:00.000-07:00</published><updated>2008-09-21T20:39:29.580-07:00</updated><title type='text'>Alhamdulillah, Engkau keluarkan aku dari lingkaran hitam</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebuah kebahagiaan yang tak pernah dapat ditakar. Ketika do’a yang selama ini dipanjatkan dijawab oleh-Mu. Bukan pengkabulan do’a, tapi apa yang kuminta justru telah membuatku semakin lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah demi kisah diperdengarkan. Keluh dan kesah berubah menjadi hati dan wajah yang keras. Keprihatinan yang kurasa dalam hati, kusadari tidak akan merubah apa yang dirasakan oleh sekelilingku malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telah berada di sisi dunia yang lain dari mereka. Mereka yang dulu adalah sebagian dari nafasku, bagian dari langkahku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kusangka, bahwasannya mereka yang jauh kini ada dekat bersamaku. Mereka yang satu kepala denganku kini jauh sekali, entah di mana mereka. Tak pernah kudengar, tak pernah kurasa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja aku pulang dari safari hatiku. Selepas sholat Tarawih, teman lamaku menyusulku untuk menghabiskan malam bersama-sama. Mereka bercerita tentang perusahaan tempat mereka bekerja. Cerita tentang para pejabatnya yang telah berpaling dari mereka, padahal para pejabat itu saat masih bergelut dengan besi, berjuang bersama-sama mereka untuk memperjuangkan hak sebagai buruh di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tersenyum, bukan mencibir. Beberapa tokoh wayang muncul di pikiranku, dialah sengkuni. Bedanya, kalau dalam cerita wayang, sengkuni itu ya hanya satu saja. Tapi dalam cerita ini, hampir semua pejabatnya mirip sengkuni. Selain sengkuni, muncul tokoh buto ijo, yang tamak dan keji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak menyebutkan sau namapun, yang  teman-temanku, yang pejabat, yang pengkhianat, yang malaikat. Mungkin para pembaca tak akan pernah mengerti tentang kondisi yang ada bila tidak masuk ke dalam lingkungan mereka. Bukannya aku sok tahu, aku memang tidak lagi berada dlam perusahaan yang sama, tapi aku pernah menjadi bagian di sana, dan hingga saat ini, bau nafas perusahaan itu, masih dapat kurasa, masih dapat kulihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya bisa prihatin. Dulunya, saat perusahaan itu masih bukan apa-apa, kami nggak perlu menjadi pengkhianat bagi yang lain. Kini saat perusahaan ini sudah mampu berdiri tegak dan tinggal pengembangan saja, mengapa sampai perlu menjadi pengkhianat bagi yang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh, hamba bersyukur Engkau keluarkan aku dari lingkungan yang menyesatkan itu. Aku bersyukur atas kasih dan sayang-Mu padaku tidak menjadikan aku bagian dari mereka. Aku bersyukur Engkau tidak mengabulkan do’aku untuk tetap stay di sana.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-6717941866682247021?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/6717941866682247021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/09/alhamdulillah-engkau-keluarkan-aku-dari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6717941866682247021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6717941866682247021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/09/alhamdulillah-engkau-keluarkan-aku-dari.html' title='Alhamdulillah, Engkau keluarkan aku dari lingkaran hitam'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-7173856107392581816</id><published>2008-09-11T17:34:00.000-07:00</published><updated>2008-09-11T17:48:52.685-07:00</updated><title type='text'>KISAH SEDIH DARI BALI</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kisah sedih dialami Desak Suarti, seorang pengerajin perak dari Gianyar, Bali. Pada mulanya, Desak menjual karyanya kepada seorang konsumen di luar negeri. Orang ini kemudian mematenkan desain tersebut. Beberapa waktu kemudian, Desak hendak mengekspor kembali karyanya. Tiba-tiba, ia dituduh melanggar Trade Related Intellectual PropertyRights (TRIPs). Wanita inipun harus berurusan dengan WTO.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Susah sekarang, kami semuanya khawatir, jangan-jangan nanti beberapa motifasli Bali seperti `patra punggal', `batun poh', dan beberapa motif lainnya juga dipatenkan." kata Desak Suarti dalam sebuah wawancara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kisah sedih Desak Suarti ternyata tidak berhenti sampai di sana. Ratusan pengrajin, seniman, serta desainer di Bali kini resah menyusul dipatenkannya beberapa motif desain asli Bali oleh warga negara asing. Tindakan warga asing yang mempatenkan desain warisan leluhur orang Bali ini membuat seniman, pengrajin, serta desainer takut untuk berkarya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Salah satu desainer yang ikut merasa resah adalah Anak Agung Anom Pujastawa. Semenjak dipatenkannya beberapa motif desain asli Bali oleh warga asing, Agung kini merasa tak bebas berkarya. "Sebelumnya, dalam satu bulan saya bisa menghasilkan 30 karya desain perhiasan perak. Karena dihinggapi rasa cemas, sekarang saya tidak bisa menghasilkan satu desain pun." ujarnya hari ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Potret di atas adalah salah satu gambaran permasalahan perlindungan budaya ditanah air. Cerita ini menambah daftar budaya indonesia yang dicuri, diklaim atau dipatenkan oleh negara lain, seperti Batik Adidas, Sambal Balido, Tempe, Lakon Ilagaligo, Ukiran Jepara, Kopi Toraja, KopiAceh, Reog Ponorogo, Lagu Rasa Sayang Sayange, dan lain sebagainya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;LANGKAH KE DEPAN, Indonesia harus bangkit dan melakukan sesuatu. Hal inilah yang melatarbelakangi berdirinya Indonesian Archipelago CultureInitiatives (IACI), informasi lebih jauh dapat dilihat di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://budaya-indonesia.org/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://budaya- indonesia. org/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; . Untuk dapat mencegah agar kejadian di atas tidak terus berlanjut, kita harus melakukan sesuatu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setidaknya ada 2 hal perlu kita secara sinergis, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mendukung upaya perlindungan budaya Indonesia secara hukum. Kepada rekan-rekan sebangsa dan setanah air yang memiliki kepedulian (baik bantuan ide, tenaga maupun donasi) di bagian ini, harap menggubungi IACI di email: &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:office@budaya-" target="_blank" rel="nofollow" ymailto="mailto:office@budaya-indonesia.org"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;office@budaya- indonesia. org&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mendukung proses pendataan kekayaan budaya Indonesia. Perlindungan hukum tanpa data yang baik tidak akan bekerja secaraoptimal. Jadi, jika temen-temen memiliki koleksi gambar, lagu atauvideo tentang budaya Indonesia, mohon upload ke situs PERPUSTAKAAN DIGITAL BUDAYA INDONESIA, dengan alamat &lt;/span&gt;&lt;a href="http://budaya-indonesia.org/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://budaya- indonesia. org/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Jika Anda memiliki kesulitan untuk mengupload data, silahkan menggubungi IACI di email: &lt;u&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;office@budaya- &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://indonesia.org/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;indonesia.org&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#3333ff;"&gt;&lt;u&gt;- &lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lucky Setiawan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;nb: Mohon bantuanya untuk menyebarkan pesan ini ke email ke teman, mailing-list, situs, atau blog, yang Anda miliki. Mari kita dukung upaya pelestarian budaya Indonesia secara online.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Terima kasih Pak Lucky Setiawan, karena Indonesia memang harus waspada terhadap era Globalisasi, termasuk pencurian hasil budaya dan degradasi budaya yang dialami oleh generasi muda Indonesia. Tapi sudah waktunya juga bagi generasi muda (yang sudah keblinger dengan budaya asing) untuk menyadari hal ini.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-7173856107392581816?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/7173856107392581816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/09/kisah-sedih-dari-bali.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7173856107392581816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7173856107392581816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/09/kisah-sedih-dari-bali.html' title='KISAH SEDIH DARI BALI'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-5961044075310558560</id><published>2008-09-07T17:18:00.000-07:00</published><updated>2008-09-07T17:19:40.516-07:00</updated><title type='text'>Aku Berlindung dari Hati Yang Berbolak-Balik</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemarin aku bersama 2 teman lamaku, sebut saja Omar dan Kareem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Omar adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan minuman terkenal di Sukabumi. Sedangkan Kareem adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan konsultan property di Batam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kareem datang ke Jakarta untuk urusan pekerjaan. Dia datang 3 hari yang lalu. Sabtu sore dia meneleponku dan langsung saja aku datang ke The Ritz Carlton, hotel tempatnya menginap. Ketika pintu lift terbuka, teleponku kembali berdering lagi. Kali ini bukan dari Kareem. Ketika ku tekan tombol hijau yang ada di keypad handphone-ku, di ujung sana kudengar suara yang sudah lama tak kudengar. Omar yang memang dari dulu ngomongnya banyak, dia bilang kalau dia ada di Jakarta. ”Kutunggu kau di lobby...” katanya seraya menutup handphone-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di depan lobby Sahid Hotel, kulihat Omar tersenyum dan langsung membuka pintu depan Porsche Cayene yang kukendarai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kita ke Ritz Carlton dulu, Kareem menunggu di sana.” kataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kareem juga di Jakarta...?” Omar terheran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ya, sebelum kau menelepon, dia sudah memberitahuku dulu.” Timpalku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya Traffic Jakarta tidak terlalu macet malam minggu ini. Dari Sahid ke Ritz Carlton hanya sebentar saja. Di lobby sudah mengunggu Kareem bersama teman-temannya. Setelah ia tahu mobilku baru sampai lobby, ia melambai pada teman-temannya itu dan bergegas menyusulku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Assalaamu’alaikum...” salam Kareem menggantikan celotehan Omar yang memang suka ngelawak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ha...ha...Alaikum salam....apa kabar Reem...?” Jawabku. ”Bagaimana kabar Ibra...sudah bisa apa dia..?” aku menanyakan kabar anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Alhamdulillah, Ibrahim sudah TK.” jawab Kareem singkat. ”Loh, kamu juga ke Jakarta Mar...?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”He..eh...” Omar menjawab lebih singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengajak kedua teman nyentrikku ini makan di sebuah restoran di Taman Anggrek. Di tengah-tengah enaknya makan, Kareem melihat seorang wanita yang kelihatannya sedang bertugas di restoran tempat kami makan. Dia berbisik, ”Sampai kapan dia akan bekerja di luar...?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He...he...aku tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Omar menimpali, ”Aku pernah diskusi dengan seorang ustadz. Sang ustadz berkata bahwa sebenarnya suami istri bekerja, penghasilannya sama dengan bila hanya suami saja yang bekerja. Lalu untuk apa istri bekerja? Diam saja di rumah, itu lebih membahagiakan suami.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He...he...aku tersenyum lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Aku dulu nggak punya rumah, Alhamdulillah sekarang aku punya rumah, sedangkan istriku nggak kerja, cuman ngasuh Ibrahim dan Aisyah. Dan dulu kondisiku sangat kekurangan. Tiket pulang ke Jakarta saja aku dibelikan oleh temanku.” Kareem mencoba menjelaskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasandra, istri Kareem, sebelumnya seorang karyawan sebuah perusahaan elektronik  asing di Batam. Setelah berkeluarga, Kasandra berhenti bekerja dan berkonsentrasi untuk mengurus rumah tangganya. Rumah yang disebutkan Kareem tadi, sebenarnya terbeli setelah Kasandra mengundurkan diri dari perusahaan tempatnya bekerja dan mendapat uang pesangon meski diteruskan cicilannya dari penghasilan Kareem. Alhamdulillah dan Astagfirulloh. Alhamdulillah karena Alloh telah menitipkan sebuah rumah padanya. Astagrfirulloh karena dia telah menghapus peran aktif istrinya untuk membeli rumah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Iya Li, makanya kalau kamu sudah ada calon istri, nikah lah, cepetan. Nggak usah ditunda-tunda, rejeki itu selalu ada.” Omar nyeletuk lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal hingga saat ini pun Omar juga belum menikah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He...he...sekali lagi aku tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai makan, kami bersenda gurau, mengenang masa lalu yang menyenangkan. Tidak terasa sudah larut. Omar minta diantar kembali ke Sahid Hotel, karena ia harus pulang ke Sukabumi pagi-pagi sekali untuk menghadiri acara di perusahaannya Minggu siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengantar Omar ke Hotel, Kareem tidak minta diantar ke Ritz Carlton, ia malah ingin menginap di apartemenku. Langsung saja aku meluncur pulang bersama Kareem di dalam Cayene hitamku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di apartemen, kami ngobrol di balkon sambil merasakan hembusan angin dan melihat kerlip lampu kota dari sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Reem, aku teringat kata-katamu tadi saat melihat perempuan di restoran tadi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, Alhamdulillah, kondisi ekonomi kita sedang baik. Jadi istri bisa di rumah, mengaasuh anak dengan baik, menyenangkan suami dan lain-lain yang tidak bermotif ekonomi aktif. Tapi, apakah sudah kita siapkan saat kondisi kita tidak lagi seperti saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan saat kita tidak lagi bisa berdiri tegak, harus duduk di kursi roda, anak-anak butuh biaya yang nggak sedikit, kreatifitas yang ada di otak kita tidak serta merta bisa diubah menjadi uang, tabungan tak dapat lagi mengcover semua kebutuhan. Apakah kita sebagai suami akan melarang istri untuk bekerja di luar rumah dengan menjaga diri dan tetap bertanggung jawab terhadap rumah tangga. Hidup harus terus berjalan......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..., nggak semua bisa di-generalisasikan Reem”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti, apa yang dilakukan, baik kita maupun orang lain, itulah yang terbaik yang perlu dilakukan saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang nggak kalah penting, berlindung kepada Alloh dari sifat hati yang suka berbolak-balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillahnya, Sabtu malam kemarin, aku mendapat pelajaran yang berarti. Dan semoga persahabatan ini semakin punya arti&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-5961044075310558560?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/5961044075310558560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/09/aku-berlindung-dari-hati-yang-berbolak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/5961044075310558560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/5961044075310558560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/09/aku-berlindung-dari-hati-yang-berbolak.html' title='Aku Berlindung dari Hati Yang Berbolak-Balik'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-201900607374163261</id><published>2008-09-07T17:14:00.000-07:00</published><updated>2008-09-07T17:18:02.775-07:00</updated><title type='text'>I Miss You Bunda</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SMRvKgQfz5I/AAAAAAAAAN8/3pEe1Wtknf0/s1600-h/kakeknenek.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5243438092414603154" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SMRvKgQfz5I/AAAAAAAAAN8/3pEe1Wtknf0/s320/kakeknenek.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saat matahari belum kukenal kau sudah menyayangiku&lt;br /&gt;Saat udara belum kurasa kau sudah menyayangiku&lt;br /&gt;Bahkan umurku belum terhitung kau sudah mendambaku&lt;br /&gt;Dan kau telah menungguku meski namaku belum terpikirkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geliat demi geliatku kau rasa&lt;br /&gt;Meringis dan meradang adalah hal biasa&lt;br /&gt;Satu usapan telah menenangkanku&lt;br /&gt;Kenakalankupun telah kau rasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji syukur kehadirat-Mu Tuhan&lt;br /&gt;Ibuku masih ada saat jeritan pertamaku didengarnya&lt;br /&gt;Setelah ia menahan nafasnya&lt;br /&gt;Setelah ia merasakan otot diseluruh tubuhnya menegang seakan putus sekala itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu demi satu aku berjalan dalam tahap pertumbuhanku&lt;br /&gt;Saat hanya bisa merepotkan&lt;br /&gt;Saat hanya pandai membangunkannya saat matanya seharusnya masih terkatup&lt;br /&gt;Tapi tak sedikitpun aku merasakan keberatannya mengasuhku dalam peliharaan-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berdiri di atas kekhawatirannya&lt;br /&gt;Aku ada di atas gusarnya&lt;br /&gt;Aku diam dalam senyumnya&lt;br /&gt;Aku sunyi dalam tangisnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#ff0000;"&gt;Aku teringat saat-saat yang sangat berat baginya. Saat yang dicintainya tak lagi berdamping di sisinya. Sangat berat. Tangiskupun tersembunyi dari pandangannya. Karena aku tak mau hidupnya semakin berat oleh raut kusutku.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hingga umurku yang saat ini&lt;br /&gt;Belum juga aku dapat menyayangimu&lt;br /&gt;Hingga jarakku yang begitu jauh darimu&lt;br /&gt;Tidak juga aku beranjak untuk mengukir senyummu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar suaramu saja tak sanggup kunyatakan setiap hari&lt;br /&gt;Apalagi untuk mencium tanganmu yang telah mengasuhku&lt;br /&gt;Saat kau katakan untuk tegak dalam hidupku&lt;br /&gt;Saat itu pula aku kembali pada waktu engkau tegak dalam mempertahankan hidup untuk anak-anakmu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-201900607374163261?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/201900607374163261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/09/i-miss-you-bunda.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/201900607374163261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/201900607374163261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/09/i-miss-you-bunda.html' title='I Miss You Bunda'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SMRvKgQfz5I/AAAAAAAAAN8/3pEe1Wtknf0/s72-c/kakeknenek.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-8162304890584077361</id><published>2008-08-25T18:24:00.000-07:00</published><updated>2008-08-25T20:32:15.403-07:00</updated><title type='text'>GAK MUTU BLAS</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hari yang sangat mengejutkan&lt;br /&gt;Baru saja terpikir&lt;br /&gt;Sebenarnya senin ini bukan termasuk list hari yang membosankan dan terasa sangat panjang&lt;br /&gt;Tapi, Senin 25 Agustus 2008 adalah hari yang buruk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama,&lt;br /&gt;Aku chated dengan kenalan temenku&lt;br /&gt;Sepertinya dia memang orang yang pinter&lt;br /&gt;Ngobrol-ngobrol tersampaikanlah sebuah keinginanku untuk hidup lebih baik&lt;br /&gt;Tapi aku merasa sangat tersinggung dengan cara menjawabnya yang bernada ejekan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua,&lt;br /&gt;Aku menemui teman lamaku yang hari Minggu kemarin gagal kutemui&lt;br /&gt;Dia katakan kalau dia sedang ada masalah dengan istrinya&lt;br /&gt;Dimana temanku terkesan lebih meluangkan waktu untukku dari pada untuk istrinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gila...&lt;br /&gt;Tadi aku pulang nggak terlalu malam&lt;br /&gt;Ya, hari ini,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;SENIN 25 AGUSTUS 2008&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cukup membuatku tersinggung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;syt&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-8162304890584077361?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/8162304890584077361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/08/kgrh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8162304890584077361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8162304890584077361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/08/kgrh.html' title='GAK MUTU BLAS'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-7471367340268239715</id><published>2008-08-18T18:23:00.000-07:00</published><updated>2008-08-18T18:26:21.127-07:00</updated><title type='text'>Indonesia, Aku ingin bangga padamu</title><content type='html'>16 Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja aku melihat tayangan di Trans7. Pokok pembicaraannya adalah keluhan para ahli dan pengamat politik tentang banyaknya partai yang nangkring buka lapak di Pemilu 2009 yang kampanye-nya sudah dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Banyaknya partai yang ikut dalam Pemuli 2009 nanti sungguh membingungkan rakyat. Mungkin rakyat sudah tidak interest dengan keberadaan partai yang banyak ini, atau malah jijik. Rakyat bingung yang mana bendera partainya. Ini adalah bukti bahwa management Republik sudah salah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ya...banyak sekali teman-teman yang sudah gagal dalam partai yang sebelumnya, ramai-ramai membuat partai sendiri. Jadi syahwat untuk menjadi penguasa ini memang sangat besar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua pernyataan di atas dilontarkan oleh politisi dari partai, dan dua-duanya dari partai besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, saat orde baru baru saja bangkrut, banyak politisi dan pengamat politik yang komplain, kenapa partainya hanya 3, di luar sana, di beberapa negara maju partai itu banyak, sehingga pemikiran dan pendidikan politik bagi rakyat sangat terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He...he...&lt;br /&gt;Apakah bangsaku ini adalah bangsa munafik...&lt;br /&gt;Sebentar bilang ingin banyak partai...sebentar komplain kebanyakan partai...&lt;br /&gt;Yang salah pemberi mediasi bagi partai...apa pengamat politiknya yang goblok, kalau pelaku yang ada di partai saya tidak komentar, yang di sana memang bersyahwat besar untuk ingin berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golput...&lt;br /&gt;Bukan hal yang bijaksana. Apalagi ajak-ajak, nggak pantes dijadikan panutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Agustus 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menonton Avatar dalam Book of Fire di Global TV, aku juga menonton Apa Kabar Indonesia Pagi di TVOne. Di sini dihadirkan pelaku sejarah dan fotografer yang bekerja pada jaman perjuangan, sembari menunggu detik-detik proklamasi yang rencananya akan disiarkan oleh semua tivi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Host berkomentar bahwa generasi muda sekarang sama sekali tidak menghargai sejarah. Tentu saja Sejarah Perjuangan Indonesia. Tidak mengenal para Pahlawannya. Pepatah yang bilang: ”Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai Pahlawannya” semakin sering disebut-sebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, saat reformasi bergulir, orang-orang pandai itu berkomentar bahwa sejarah yang ada di masyarakat, hanyalah kebohongan besar yang dikarang oleh orde baru untuk mendapatkan hati rakyat, bahkan ada rencana pelajaran sejarah sudah tidak diperlukan lagi untuk di pelajari di sekolah-sekolahdan sudah waktunya pelajaran sejarah dihapuskan dari kurikulum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KRISIS APA LAGI INI.&lt;br /&gt;APAKAH BANGSA INI MEMANG BANGSA YANG MUNAFIK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DUNIA SEDANG MENTERTAWAKAN KITA, INDONESIA.&lt;br /&gt;BUKAN KARENA ULAH ORANG LAIN, TAPI OLEH KELAKUAN BANGSANYA SENDIRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu joke jawa yang mungkin tepat bila diarahkan ke Indonesia:&lt;br /&gt;Isuk dele, sore tempe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa indonesia-nya:&lt;br /&gt;Pagi kedelai, sorenya sudah jadi tempe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat memprihatinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di salah satu iklan tokoh reformasi (atau bahkan capres putaran 2009 nanti), dielukan:&lt;br /&gt;100 tahun kebangkitan nasional&lt;br /&gt;63 tahun kemerdekaan&lt;br /&gt;10 tahun reformasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat mengiris hati. Saya sebagai satu bagian dari bangsa Indonesia, seharusnya bangga dan bisa membanggakan negeri ini. Indonesia. Tapi setelah mendengar mulut orang-orang pintar itu, saya hanya bisa menunduk dengan kepala yang merah, menanggung malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minta partai lebih dari 3, setelah dituruti dengan partai banyak, malah komentarnya jangan banyak-banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah digembar-gemborkan hanyalah kebohongan dan dihapus saja dari kurikulum sekolah, sekarang malah minta generasi muda belajar sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah berita apalagi tanggal 18 Agustus 2008 besok. Liburku masih sehari lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ape diapakno bongso iki. Ape mbok gowo nang endi pikirane bongso iki. Saiki sing njajah Indonesia iki duduk londo ambek jepang, sing njajah Indonesia iki yo bongsone dewe, sing sekolane jarene pinter, sing sekolane nok luar negeri, tapi nggilani, isone nggembosi bongsone soko njero, cumak iso nggobloki bongsone dewe. Nek cumak pingin nyocot &amp;amp; mlebu tivi, luwe apik wong-wong koyok ngono iku mati. Kemerdekaan gak disyukuri, gak diisi ambek barang nggenah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepurane sing gede Indonesia. Aku gak iso ngekeki sing gede kanggo bongsoku. Aku duduk wong sing pinter. Aku cumak wong pabrik sing sering diakali ambek wong-wong pinter, tapi ojok dipikir aku wong goblok. Aku duduk wong sing tahu sekolah nok universitas dalam negeri opo maneh luar negeri, tapi aku duduk wong sing keblinger ambek kepinterane.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepurane nek tulisanku seje ambek pikirane sing moco. Sepurane nek tulisanku seje ambek sing wis nyocot nok ngarep tivi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-7471367340268239715?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/7471367340268239715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/08/indonesia-aku-ingin-bangga-padamu.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7471367340268239715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7471367340268239715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/08/indonesia-aku-ingin-bangga-padamu.html' title='Indonesia, Aku ingin bangga padamu'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-2676556366199838693</id><published>2008-06-29T22:44:00.000-07:00</published><updated>2008-06-29T22:46:54.978-07:00</updated><title type='text'>I'm Sorry Dad...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;You have been leave me&lt;br /&gt;Not alone body&lt;br /&gt;But alone think&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Difficulty by difficulty must pass by tears, by blood&lt;br /&gt;Emotion often dominated every step&lt;br /&gt;Cause our live really-really hard&lt;br /&gt;Yes, I must understand who I am&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Momentarily&lt;br /&gt;One of your three sons will go&lt;br /&gt;Going to picks his wife&lt;br /&gt;His choice self&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But...&lt;br /&gt;At last second of his marriage time&lt;br /&gt;So many problem that he should solves&lt;br /&gt;And he doesn’t capable to solve on the spot problem&lt;br /&gt;Once more just emotion often dominated every step&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dad...&lt;br /&gt;I successfully to motivate my crew on my company where I work&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But I’m sorry...&lt;br /&gt;My standard way can’t change my brother, your son&lt;br /&gt;One of your three sons&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I don’t care he will care about me&lt;br /&gt;I just ask he care about mom&lt;br /&gt;How he will bring mom to your marriage places&lt;br /&gt;To see her son make an oath&lt;br /&gt;Oath on his marriage&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I don’t care he doesn’t need me anymore&lt;br /&gt;I just want he understands he will need mom&lt;br /&gt;His require maybe not now&lt;br /&gt;Because live not just now&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I don’t care he never contacts me&lt;br /&gt;Call me by phone or come to my home&lt;br /&gt;I just hope he always contacts mom&lt;br /&gt;Just say hello and ask how his health&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I never need his money&lt;br /&gt;I just want he ask mom what her need&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I can understand how big desirability mom to get attention from him, his son&lt;br /&gt;I want to see mom can smile because him&lt;br /&gt;Not just think for and about him&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maybe what I want too high, too much&lt;br /&gt;Are my desires not logic?&lt;br /&gt;Are my hopes too excessive?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dad...&lt;br /&gt;I’m sorry...&lt;br /&gt;I can’t bring our family like what you want&lt;br /&gt;Like what you hope&lt;br /&gt;Like what you mandate to me&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Cikarang-&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-2676556366199838693?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/2676556366199838693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/06/im-sorry-dad.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2676556366199838693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2676556366199838693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/06/im-sorry-dad.html' title='I&apos;m Sorry Dad...'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-1343455023759879261</id><published>2008-06-08T19:39:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T14:14:32.592-08:00</updated><title type='text'>?</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SEyYsa7etbI/AAAAAAAAANI/9oZjQjxs-BY/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209706757871285682" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SEyYsa7etbI/AAAAAAAAANI/9oZjQjxs-BY/s400/untitled.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Entah siapa engkau&lt;br /&gt;Yang pasti aku sedang mencarimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana engkau ada&lt;br /&gt;Aku sedang menuju ke tempatmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak menunggu engkau datang padaku&lt;br /&gt;Karena aku yang seharusnya mendatangimu&lt;br /&gt;Tapi yang kutunggu adalah&lt;br /&gt;Tangan Alloh yang membukakan pintumu untukku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yakin engkau sedang menungguku&lt;br /&gt;Meski engkau belum pernah tahu bagaimana aku&lt;br /&gt;Siapa aku&lt;br /&gt;Bahkan dimana aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau...&lt;br /&gt;Seseorang yang akan bersamaku&lt;br /&gt;Yang akan selalu bersabar denganku hanya untuk-Nya&lt;br /&gt;Yang akan menyatukan hati mengabdikan diri pada-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya...karena hidupku hanya untuk-Nya&lt;br /&gt;Untuk mengabdikan seutuhku hanya kepada-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersediakah engkau...&lt;br /&gt;Untuk menjadi yang sabar bersamaku&lt;br /&gt;Yang mengabdi denganku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu kau katakan sesuatu&lt;br /&gt;Tunduk wajahmu telah mengatakannya&lt;br /&gt;Satu senyum sudah menjadi jawab atas harapku&lt;br /&gt;Itupun sudah cukup bagiku&lt;br /&gt;Yang akan membesarkan hatiku&lt;br /&gt;Untuk mantap berjalan bersamamu&lt;br /&gt;Menapaki jalan yang masihkah panjang&lt;br /&gt;Atau tinggal sepenggalan saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu hirau akan sisa waktu yang tertinggal&lt;br /&gt;Waktu memang sudah sisa sejak kau dan aku ada&lt;br /&gt;Yang perlu dihiraukan adalah&lt;br /&gt;Apa yang akan kita lakukan untuk membuktikan pengabdian kita&lt;br /&gt;Kepada-Nya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-1343455023759879261?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/1343455023759879261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/06/blog-post.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1343455023759879261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1343455023759879261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/06/blog-post.html' title='?'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SEyYsa7etbI/AAAAAAAAANI/9oZjQjxs-BY/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-7609110103377624667</id><published>2008-05-26T04:18:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T14:14:32.718-08:00</updated><title type='text'>Jam 23.15 hari Jum’at 23 Mei 2008</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SEk11FctPPI/AAAAAAAAANA/Q7DqJgKGUIU/s1600-h/kumitir.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5208753630142610674" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" height="295" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SEk11FctPPI/AAAAAAAAANA/Q7DqJgKGUIU/s400/kumitir.bmp" width="445" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:85%;"&gt;Pas saat itu, saya melihat siaran Metro TV. Sedang ada pengumuman kenaikan harga BBM yang akhir-akhir ini marak di tentang banyak kalangan. Dari Sang Mahasiswa, LSM, bahkan beberapa Kepala Daerah, beberapa Anggota DPRD, apalagi masyarakat umum dengan membawa nama front masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi keprihatinan tidak berguna lagi. Pemerintah merem. Tidak melihat atau tidak mau melihat. Atau mungkin kita yang kurang melihat ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga minyak dunia memang tinggi. Kita butuh langkah strategis. Kita.....K...I...T...A. sekali lagi K...I...T...A, kita. Bukan hanya rakyat yang harus mengkekang perut, tapi juga pemerintah harus lebih awas dan kritis terhadap perubahan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak, saya mbayar sampeyan jadi pejabat, buat mikirin kita, untuk membuat hidup kita lebih mudah, bukan ngruwetin hidup yang sudah super ruwet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar di atas adalah foto tukang emis di satu daerah di Jawa Timur. Saya tidak tahu mereka nonton TV atau tidak. Kalau mereka nonton TV, mereka pasti lebih memperkuat lapak mereka di pinggir jalan memutar itu. Tahu kenapa? Karena jumlah komunitas ini akan segera bertambah. SEGERA bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir saya melihat keberadaan mereka (sekitar tahun 1998), mereka ada di setiap tikungan. Entah saat ini. Mungkin besok setiap 3 meter sudah ada tukang emis-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BLT? Saya tidak yakin mereka mendapat jatah itu. Kenapa? Karena saya yakin mereka nggak punya KTP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BLT? Enak bener. Aldo (bukan nama sebenarnya) teman saya berkomentar. Dia tidak punya pekerjaan alias pengangguran murni. Punya KTP, surat keterangan miskin pun dia punya, makan di warteg, ”Cukuplah...!” dia bilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Do...Do..., kamu bukannya cari kerjaan malah seneng banget terima BLT...” umpatku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Lha di kasih..., ya diterima. Ini yang namanya rejeki, Ndri...!” jawabnya sambil nyengir &amp;amp; menghisap Marlboro-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu sisi kita memang harus menerima niat baik pemerintah, untuk membedakan mana orang-orang kaya, yang punya mobil, yang punya motor, dengan masyarakat yang hanya punya nafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi di sisi lain, jangan sampai bantuan yang sudah di release oleh pemerintah menjadi candu bagi rakyat yang hanya punya nafas itu. Terutama manusia yang masih sedikit umurnya. Manusia macam ini harus banyak bergerak, agar energi kinetisnya bisa diubah menjadi uang dimana uang inilah yang akan menjadi starting point untuk mereka selalu bergerak dan kecanduan untuk mengubah energi kinetis tadi menjadi energi spirit. Energi spirit ini bisa digunakan untuk menghasilkan energi kinetik, begitu seterusnya. Bersinergi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-7609110103377624667?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/7609110103377624667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/05/jam-2315-hari-jumat-23-mei-2008.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7609110103377624667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7609110103377624667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/05/jam-2315-hari-jumat-23-mei-2008.html' title='Jam 23.15 hari Jum’at 23 Mei 2008'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SEk11FctPPI/AAAAAAAAANA/Q7DqJgKGUIU/s72-c/kumitir.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-3815019674189860549</id><published>2008-05-13T03:56:00.000-07:00</published><updated>2008-05-26T22:10:40.043-07:00</updated><title type='text'>i n d o n e s i a ... ku (?)</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Cikarang.-&lt;/strong&gt; Semakin hari semakin ngeri saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia yang beragam, baik dari budaya hingga kehidupan beragamanya. Sangat beragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia yang demokrasi, semuanya didemokrasikan. Sampai-sampai yang namanya agamapun didemokrasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin hari semakin ngeri saja saya hidup di Indonesia. Jaminan hidup layak di atas tanah ini saja semakin hari semakin tepis, apalagi jaminan hidup akhiratnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga minyak sudah pasti dinaikkan. Harga minyak inilah yang menjadi automatic switch bagi kenaikan harga komoditi yang lain. Terutama yang namanya kepentingan perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling tidak bisa diterima akal sehat itu adalah agama yang didemokrasikan. Tengok saja gosip aktual akhir-akhir ini. Ahmadiyah, yang punya nabi terakhir yang namanya ghulam ahmad, yang sudah jelas menistakan agama ISLAMnya orang sedunia masih ada yang bilang bahwa semua harus dimusyawarahkan. Bahkan orang-orang yang sebelumnya sangat saya hormati karena tokoh itu dinilai memahami ketauhid-an, malah pasang badan dan memberi pernyataan yang sangat lucu. “Siapa bilang Ahmadiyah itu sesat?”, begitu katanya. Dan orang ini memang sudah lucu meskipun tidak diparodikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya setuju dengan apa yang dinyatakan oleh seorang tokoh Islam yang nggenah yang masih tersisa di Indonesia. “Kalau nggak nyathut nama Islam, mungkin orang Islam juga nggak merasa terganggu. Tapi yang dicathut itu Islam, ya jadinya jelas sesat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam syahadat sudah jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi beberapa kyai dari Jawa Timur mendatangi MUI untuk mengadakan pembelaan terhadap Ahmadiyah. Lebih-lebih lagi bawa-bawa nama Nyi Roro Kidul. Salah satu kyai itu ngomong bahwa orang-orang kita aja masih percaya sama yang namanya Nyi Roro Kidul, kenapa Ahmadiyah harus dihancukan sedangkan yang percaya Nyi Roro Kidul nggak, kan nggak adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati saya ngikik…lha wong Kyai Gurunya begitu ya muridnya bakal kayak gitu juga. Rupanya Kyai itu memuja Nyi Roro Kidul (Na’udzubillah). Itu artinya dia menduakan Alloh Azzawajallah. Dan dia rupanya juga nggak ngerti produk budaya dan mana yang produk agama. Itu Kyai lo…Mimpin pondok lo…(nggak tahu pondok pesantern atau pondok putri, yang penting pondok)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi yang namanya jaringan islam liberal (jil). Orang Islam model ini klaimnya modern dan demokratis. Penuh akal-akalan. Pokoknya akal di depan. Bagi saya kaum ini adalah kaum keblinger. Kepinteren. Pola pikirnya malik. Memang cocok kalau disebut kepinteren, soalnya selalu minteri orang, apa lagi orang yang beragamanya bersifat personal fanatisme, super males menjalankan ibadah, tapi…bajunya keren, berdasi, pakai jas, keluaran Universitas Terkemuka, baik Indonesia maupun jebolan Negara sekuler. Herannya banyak di antara mereka itu belajar Islam dari Negara Super Sekuler, bukan belajar agama dari Negara Ibu dari agama itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di jaringan inipun, oang yang sangat saya hormati sebelumnya itu juga pasang badan. Sekali lagi orang ini memang sudah lucu meski bukan lulusan audisi lawak nasional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Miris hati ini.&lt;br /&gt;Di jaman saya, keruwetan hidup sudah teramat sangat. Di jaman saya ini keruwetan kepercayaan noda menodai. Bagaimana dengan jaman anak saya nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah jawabannya adalah hijrah?&lt;br /&gt;Pindah dari negeri ini?&lt;br /&gt;Ke negeri orang yang mana yang paling cocok?&lt;br /&gt;Bukan hanya cocok agamanaya, tapi cocok segalanya. Hidup dunia dan akhiratnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita seperti jadi bahan tertawaan kaum kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya, pemerintahan SBY-JK mendapat cobaan yang sangat berat. Pemerintahan ini dihadapkan pada 2 hal sulit yang saling bertolak belakang. UUD ’45 &amp;amp; Agama. Agama di dalam UUD ‘45, bukan UUD ’45 di dalam agama. Bila SKB 3 menteri di release, itu artinya pemerintahan ini konsisten terhadap agama dan akan dianggap tidak konsisten dengan UUD ’45 oleh para Nasionalis. Bila pemerintahan ini membiarkan Ahmadiyah mengakar di Indonesia, itu artinya pemerintahan ini tidak konsisten terhadap agama dan lebih memilih membela UUD ’45 yang jelas tidak akan konsisten sepanjang jaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia…Indonesia…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alloh, Muliakanlah negeri ini bila negeri ini membawa kemaslahatan bagi seluruh kehidupan di dunia dan akhirat. Namun bila negeri ini memang hanya membawa keburukan di segala sisi, mungkin tenggelamnya negeri ini lebih berarti daripada adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Alloh memberikan jalan terbaik bagi eksistensi negeri ini. Indonesia…&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-3815019674189860549?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/3815019674189860549/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/05/i-n-d-o-n-e-s-i-ku.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3815019674189860549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3815019674189860549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/05/i-n-d-o-n-e-s-i-ku.html' title='i n d o n e s i a ... ku (?)'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-5624850845300424562</id><published>2008-04-29T19:16:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T14:14:32.922-08:00</updated><title type='text'>Jember Dulunya</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SB8EgMvfNhI/AAAAAAAAAJU/qN9nqJAoTxg/s1600-h/kantoor-pos.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5196877446231569938" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SB8EgMvfNhI/AAAAAAAAAJU/qN9nqJAoTxg/s400/kantoor-pos.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Cikarang.&lt;/strong&gt; Sebagai orang Jember yang tahu banyak soal sejarah kota Jember, nggak heran kalo aku sempat terkesima saat aku buka-buka artikelnya arek-arek alumni SMA 1 Jember. Setelah sekian lama aku jauh dari kota bersejarah buatku itu (sejarah karena dia adalah saksi dari kenakalanku dan teman-temanku saat aku masih dipelihara di sana), sehingga aku merasa seolah-olah aku sedang berada di satu toko es krim bernama "Toko Domino".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Toko Domino sudah dikenal entah tahun berapa. Yang jelas, ibuku kalo nongkrong sama temen-temennya saat muda ya di sana. Toko Domino.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nggak jauh dari Toko Domino itu, kita jalan kaki ke timur, ketemu Mesjid Agung Jember, ada pertelon (pertigaan) belok kiri sedikit, di sebelah timur Rumah Dinas Bupati Jember (yang ndodoli tembok untuk dibuat instalasi listriknya itu aku) ada Kantor Pos Jember.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di blognya Alumni SMA 1 Jember itu saya menemukan foto dari Kantor Pos Jember jaman dulu. Kontan saja aku terbang dari Cikarang ke Jember, mengenang masa-masa nakalku ngerjain orang yang sebenarnya sangat berjasa bagiku dan teman-teman di STM Negeri Jember. Karena di halte depan Kantor Pos ini, aku dan teman-teman biasanya transit untuk mbolos bareng-bareng.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Salam untuk Guru-Guruku di STM Negeri Jember:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pak Dasuki (Kepala Sekolah), Pak Didik (Kepala Jurusan Listrik), Bu Lilik (Wali Kelas 2L1 &amp;amp; Guru Agama kelas 2 &amp;amp; 3), Bu Muharyati (Bu Har  Wali Kelas 1L1 &amp;amp; Ilmu Listrik kelas 1), Bu Tin (Instalasi Listrik Dasar kelas 2 &amp;amp; 3), Pak Furqon (Wali Kelas 3L1 &amp;amp; Jaringan Distribusi/Jardis), Pak Yasin (Ilmu Listrik Kelas 3), Pak Mada (Instalasi Komersil), Pak Sukron (English kelas 3), Pak Denan (Instalasi Motor Listrik), Pak Yasin (Ilmu Listrik kelas 3), Pak Yunus (Sejarah), Pak Hari (Dasar-dasar Listrik), Bu Win (Fisika Kimia), Bu Tatik (Math kelas 1 &amp;amp; 2), Pak Nyoto (Math kelas 3), Pak Totok (Dasar-dasar Elektronik), Bu Umi (PPKn kelas 3), Bu Indah (English kelas 1), Bu Rina (English kelas 2), Pak Soleh dan Pak Cuk (Olah Raga kelas 1, 2, 3), Pak Indah (Fisika kelas 1), Pak Mashudi (Guru Agama kelas 1), Bu Ema (Bahasa Indonesia), Bu Nanik (Pengelolahan Usaha) dan Guru-guru yang lain yang nggak kesebut. Minta maaf karena banyak salah yang dibuat saat itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Teman-Temank&lt;span&gt;&lt;/span&gt;u:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sodik (Ketua Kelas 1L1), Amin (Ketua Kelas 2L1), Firman (Ketua Kelas 3L1), Herry, Sugeng, Fatahillah, Ipul, Abdullah, Rauf, Samsul, Anam, Rahayu, Khafi, Bangun, Arman, Andrik, Mamat, Eko, dan banyak lagi. Aku sampai lupa teman-teman nakalku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kalo ada temen-temen seangkatan maupun nggak seangkatan. Please contact-contact lah. Aku ada di &lt;a href="mailto:a_hadiawan@hotmail.com"&gt;a_hadiawan@hotmail.com&lt;/a&gt;. Tak Enteni Yo...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;andriyanto hadiawan. STM Negeri Jember Alumni 1998. Sing ngerti web te'e STM Negeri Jember tolong aku di informasi. Suwun.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-5624850845300424562?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/5624850845300424562/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/04/jember-dulunya.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/5624850845300424562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/5624850845300424562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/04/jember-dulunya.html' title='Jember Dulunya'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/SB8EgMvfNhI/AAAAAAAAAJU/qN9nqJAoTxg/s72-c/kantoor-pos.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-2057367201570609476</id><published>2008-04-09T05:08:00.000-07:00</published><updated>2008-12-08T14:14:33.021-08:00</updated><title type='text'>Beberapa orang keracunan akibat...</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R_y4Nlu0oYI/AAAAAAAAAJE/Xh98D2B607Y/s1600-h/kentut.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5187223414430278018" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R_y4Nlu0oYI/AAAAAAAAAJE/Xh98D2B607Y/s320/kentut.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Cikarang.&lt;/strong&gt; Sebuah tragedi terjadi di sebuah perusahaan di Kawasan Industri Jababeka Tahap II. Satu kejadian yang tidak pernah diduga oleh pihak manapun. Satu kemungkinan yang terjadi malah tidak terjadi. Dan tanpa diketahui darimana asalnya, bom itu meledak di tengah-tengah kantor yang sedang dipadati oleh karyawan perusahaan tersebut. Sontak semua terkapar. Lemah tak berdaya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Whue...k, whue...k&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pagi itu, memang waktunya karyawan menerima gaji. Salah seorang karyawan menghembuskan angin misterius ke udara bebas. Namanya kantor, pastinya ada AC, jendela tertutup rapat, para staff menyemprotkan parfum terbaiknya. Namun, semua itu harus luluh lantak oleh seseorang yang hingga saat artikel ini ditulis, belum diketahui siapa pelakunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Entah apa yang dimakan semalam. Tapi yang pasti, gas itu mirip sekali dengan bau jengkol. Ya, kemungkinan sang pelaku telah menelan 10kg jengkol mentah, ditambah 5kg pete, dan 100 ikat daun simbu'an (sejenis daun berbau busuk setalah dimakan).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seluruh penghuni kantor menggelepar. Beberapa orang hingga mengeluarkan isi perutnya yang hanya berisi air lantaran memang belum sarapan, padahal setiap jam makan siang, mereka sering kali saling meledek dengan istilah-istilah super nggilani.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Aku nggak pernah bau kentut sebau ini. Ini benar-benar kentut yang (.../tiiiit/sensor)." Aku seorang staff sambil tertawa ngakak dan menahan mual perutnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-2057367201570609476?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/2057367201570609476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/04/beberapa-orang-keracunan-akibat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2057367201570609476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2057367201570609476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/04/beberapa-orang-keracunan-akibat.html' title='Beberapa orang keracunan akibat...'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R_y4Nlu0oYI/AAAAAAAAAJE/Xh98D2B607Y/s72-c/kentut.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-3048869480838589591</id><published>2008-03-31T05:37:00.000-07:00</published><updated>2008-03-31T06:26:22.846-07:00</updated><title type='text'>Pemuja Plastik</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seperti yang sudah kita ketahui, semua piranti sudah berganti ke plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Piring, meja, kursi, tivi, rak, beberapa bagian dari mobil atau motor, sampai-sampai pohon-pohon yang kita lihat, baik yang ada di vas bunga sampai di pinggir jalanan Jakarta, sudah digantikan dengan plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wow, betapa besarnya sumber daya plastik di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengajak anda memasuki alam imajinasi saya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda berada dalam satu ruangan. Ruangan apa saja yang anda suka. Lihat sekeliling anda, apa saja piranti plastik yang ada. Plastik cetakan hingga plastik sheet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan anda keluar dari ruangan anda tadi. Begitu keluar, pintu anda yang terbuat dari plastik langsung membawa anda ke ruangan lain yang temboknyapun terbuat dari plastik. Timbul konsep rumah ringan dari plastik. Penuh warna-warni mencolok mata, hingga mata anda tertuju pada halaman rumah. Pohon-pohon yang rindang, hijau dan melambai tertiup angin, rumput hijau terhampar di depan mata, kicau burung saling bersahutan tiada henti. Sinar mentari begitu terang benderang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, pohon yang rindang itu terbuat dari plastik, rumput yang terhampar pun dari plastik. Angin yang meniup daun-daun itu di atur oleh blower yang di pasang di dekat atap rumah. Kicau burung yang bersahutan adalah suara sound yang dipasang di setiap sudut jalan oleh developer perumahan. Dan sinar terang itu bukanlah mentari yang berpijar, tapi lampu pijar besar yang dipasang di lapangan sebagai pengganti matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wouhg, betapa sedihnya kalau bumi ini sudah sampai pada tahap itu. Langit gelap bukan karena malam. Matahari sudah tidak pernah muncul lantaran asap industri sudah dominan di bawah awan. Setiap sore petugas pemadam kebakaran berkeliling kompleks, menyemprotkan air ke udara sebagai pengganti hujan. Hujan buatan seperti yang sekarang sudah tidak bisa diandalkan karena awan sudah menjadi suatu fenomena langka saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plastik...plastik.&lt;br /&gt;Saking besarnya volume-mu, hingga bumi ini sudah berubah wajah menjadi wajah plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa anda tertarik menyelamatkan anakku, anakmu, dan semua anak-anak kita ?&lt;br /&gt;Kurangi pemakaian plastik. Kembali ke piring keramik, gelas keramik, tanam pohon asli, jangan tutup tanah dengan semen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat Pak pejabat penata kota, kalau mau menghias kota pakailah pohon asli, jangan pohon kelapa plastik. Pohon asli kalau di hias lampu juga bagus. Keasrian kota akan lebih terasa kalau pohonn asli yang ditanam. Gedung-gedung bertingkat juga begitu, jangan jual tanah terus, apalagi jual tanahnya dengan cara ilegal, kalau sudah kena gusur kan repot, alasannya untuk hutan kota. Kalau untuk hutan kota sudah mengorbankan para sudra, ya jadikan hutan kota itu bermanfaat bagi lebih dari jumlah sudra yang teraniaya. Tanam pohon aslinya, jangan imitasi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakaian plastik tidak bisa dihilangkan sama sekali, tapi pemakaiannya bisa dikurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya sama nany..., dia akan menjawab&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-3048869480838589591?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/3048869480838589591/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/03/pemuja-plastik.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3048869480838589591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/3048869480838589591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/03/pemuja-plastik.html' title='Pemuja Plastik'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-7946266982167148719</id><published>2008-02-21T05:14:00.000-08:00</published><updated>2008-02-21T05:38:29.941-08:00</updated><title type='text'>Pesan dari Jiran</title><content type='html'>3 kunci bagi kejayaan kerjaya (grove)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lakukan yang terbaik dalam apa yang anda lakukan: peluang akan menyusul sekiranya anda dapat melakukan sesuatu kerja dengan baik.  Juga bermaksud anda perlu sentiasa bersedia untuk perubahan yang berlaku. Proses pembangunan kendiri bukan sahaj fokus kepada kemahiran teknikal, tetapi juga kepada kemahiran tingkah laku.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Memasarkan diri: iaitu memaklumkan kepada orang lain tentang diri anda (kelebihan).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pemakaian diri yang baik: diri anda sendiri adalah produk!adalah penting untuk berpakaian kemas dan sesuai untuk mencipta pandangan pertama dan berterusan yang positif tentang diri anda kepada orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;7 petua kejayaan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Berfikiran positif: jika anda fikirkan kejayaan anda, anda akan berjaya, insya ALLAH; atau anda akan dikalahkan sebelum anda bermula. Anda boleh mendapat idea baru melalui pengalaman kejayaan yang lalu, dan keberkesanan perancangan melalui berfikir dari sudut yang berbeza dan kreatif. Tentukan piawai dan jadilah perintis, dan yang lain akan menyusul.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Komited: jangan mudah putus asa dengan masalah pertama yang dihadapi. Bersedia untuk menghadapi hari-hari yang sukar dan merangka perancangan mental (sebelumnya) untuk bekerja di saat tersebut. Perancangan ini mungkin semudah seperti menyediakan diri dengan senarai langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah tersebut dan berundur/mengalah. Berundur dan kerugian pada peringkat awal adalah normal. Kadang-kala akan mengalami pulangan keuntungan yang rendah atau tiada langsung; mengurangkan kos.  Anda mestilah mengambil iktibar/mempelajari sesuatu darinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pembelajaran kendiri: membaca sebanyak mungkin artikel/buku. Jadikan langit sebagai had. Penentuan matlamat, perancangan dan mengimplementasikan perancangan dengan betul akan menentukan kejayaan anda. Tentukan sasaran harian, mingguan dan bulanan; seterusnya menjadikan sebagai panduan serta sentiasa follow up.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menentukan matlamat: mengetahui apa yang anda kehendakibermula dengan matlamat yang kecil dan seterus matlamat yang lebih besar selarikan pengalaman yang diperolehi. Pelbagaikan usaha. Dedahkan diri dengan pelbagai peluang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menentukan perbelanjaan: anda pasti akan perlu berbelanja. Anda tidak boleh mengharapkan untuk berjaya tanpa mengeluarkan sebarang perbelanjaan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Memilih kecenderungan anda: mengenalpasti perkara yang anda suka dan tahu seperti hobi, sukan atau hiburan. Sekiranya anda melakukan sesuatu berdasarkan minat anda, kehendak anda itu akan bertindak sebagai motivator.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bertindak! Ini adalah yang paling penting. Lakukan sesuatu - apa sahaja! Jangan hanya sekadar berfikir tentangnya. Ia tidak sekadar membuat persiapan, tetapi melaksanakannya juga! Jangan malu bertanya - "Jika anda bertanya, anda mungkin akan kelihatan bodoh seketika. Tapi jika anda tidak bertanya, anda akan menjadi bodoh selama-lamanya" dr. Shukri Abdullah. Hulurkan bantuan kepada yang memerlukan. Pastikan anda sentiasa mengekalkan momentum dalam tindakan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal-hal di atas saya temukan saat saya jalan-jalan ke anjunghijau.blogspot.com&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-7946266982167148719?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/7946266982167148719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/02/pesan-dari-jiran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7946266982167148719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/7946266982167148719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/02/pesan-dari-jiran.html' title='Pesan dari Jiran'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-4178904507599055891</id><published>2008-02-08T23:14:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T14:14:33.158-08:00</updated><title type='text'>Naskah Untuk Sahabat (Salam Dari Surga)</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R61aK2aOQaI/AAAAAAAAAH8/E2-gFBqyugg/s1600-h/sahabat.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5164883490114519458" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R61aK2aOQaI/AAAAAAAAAH8/E2-gFBqyugg/s320/sahabat.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sekilas aku nampak wajah kalian&lt;br /&gt;Sekilas saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#cc0000;"&gt;Saat aku sedang mengendara mobil B 882 TO, mobil perusahaan tempat aku kerja. Jalanan sedang macet, tapi lumayan masih bisa bergerak.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sekilas wajah itu mengingatkanku pada sekian waktu yang telah dilalui&lt;br /&gt;Very nicely&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya kita bertiga&lt;br /&gt;Kita berempat, berlima dan bahkan berenam&lt;br /&gt;Satu-satu dari kita datang&lt;br /&gt;Joining for sharing live&lt;br /&gt;Live together as foreigner&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#cc0000;"&gt;Langit sudah gelap. Gerimis semakin mengantarkan aku melting dengan apa yang ada di otakku, di hatiku. Sontak saja dadaku berdetak. Kencang. Kencang sekali. Lalu reda, dingin dan tenang, tapi dipikiranku sudah landing ke beberapa tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dimana kalian saat ini&lt;br /&gt;Apa yang kalian rasakan saat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kembali ke beberapa masa yang telah silam&lt;br /&gt;Tak hanya ingatan&lt;br /&gt;Tapi juga otak, hati dan rasa&lt;br /&gt;Beberapa saat sebelum sang amarah memerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kalian tetap menyimpan nama setiap sahabat&lt;br /&gt;Sahabat yang bersedia berbagi&lt;br /&gt;Pahit&lt;br /&gt;Keras&lt;br /&gt;Senang&lt;br /&gt;Getir&lt;br /&gt;Sedih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Sahabat yang bersedia kasih utang saat sama sekali nggak punya duit buat makan, nge-date, nonton maupun buat jalan-jalan. Sahabat yang bersedia melewatkan malam buat melek hanya untuk mendengarkan curhat tentang perempuan, kerjaan, maupun banyolan yang terkadang terdengar konyol dan sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Sejak kalian start hidup&lt;br /&gt;Hingga hidup kalian saat ini, nanti dan esok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do’aku untuk kalian&lt;br /&gt;Hidup sejahtera saat ini dan nanti&lt;br /&gt;Bersama istri-istri dan anak-anak&lt;br /&gt;Yang sudah dan akan menjadi sahabat baru&lt;br /&gt;Dimanapun kalian ada&lt;br /&gt;Untuk meneruskan hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Kaca mobilku diketuk seseorang, seorang polisi lalu lintas yang sedang bertugas di sana ”Malam, pak”, ”Ada masalah...?”&lt;br /&gt;Aku menurunkan kaca mobilku dan menjawab pertanyaannya ”Nggak Pak, maaf...” dan pedal kopling kuinjak, gear masuk transmisi 1 dan pedal gas kuinjak perlahan. Jalanlah mobilku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatiku berangsur reda. Bayangan sahabat-sahabat itu meninggalkan pikiranku satu persatu. Gerimis berubah menjadi hujan yang deras. Laju mobilku nggak bisa maximum karena derasnya hujan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#cc0000;"&gt;Aku akan selalu mengenangmu, sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sahabat-sahabatku, dimanapun kalian ada, masih hidup atau sudah matikah persahabatan kita, aku nggak mau menuntut kalian untuk mengingatku, salam dari surga untuk kalian dan keluarga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-4178904507599055891?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/4178904507599055891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/02/naskah-untuk-sahabat-salam-dari-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4178904507599055891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/4178904507599055891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/02/naskah-untuk-sahabat-salam-dari-surga.html' title='Naskah Untuk Sahabat (Salam Dari Surga)'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R61aK2aOQaI/AAAAAAAAAH8/E2-gFBqyugg/s72-c/sahabat.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-8769043021177680816</id><published>2008-02-04T04:48:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T14:14:33.324-08:00</updated><title type='text'>Harga Seorang Abdi</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R6cPrw3gy9I/AAAAAAAAAHs/PRRYARwST6w/s1600-h/pasar+malem.jpg"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163112742330092498" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R6cPrw3gy9I/AAAAAAAAAHs/PRRYARwST6w/s400/pasar+malem.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setiap kali aku berdo'a aku selalu meminta,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ya Allah, pertemukan aku dengan orang-orang yang tepat. Untuk bisa saling memahami, saling berbagi, tanpa ada dominasi. Bertukar pemikiran, pendapat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Memang yang namanya Allah, selalu memberikan yang terbaik bagi manusia. Mungkin bagiku banyak hal yang pahit yang telah, sedang dan akan aku temui. Terkadang yang pahit itu membuat hati benar-benar broken. Broken se broken-broken nya. Luluh lantak (kalau bangsa kita ngomong)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Semua yang kita bangun&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hancur hingga selembut-lembutnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh sahabat, saudara, pacar, anak, atau bahkan istri/suami&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ada yang ngomong&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#990000;"&gt;SEBELUM KITA BERTEMU ORANG-ORANG YANG TEPAT&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#990000;"&gt;TUHAN AKAN MEMPERTEMUKAN KITA DENGAN ORANG-ORANG YANG SALAH&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku sependapat dengan itu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Meski hingga saat ini, aku merasa belum bertemu dengan orang yang tepat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Untuk berbagi, belajar, maupun menikmati hidup&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saat ini aku hanya hendak menghadapkan mukaku kepada Allah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebagai hamba-Nya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Abdi-Nya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Coba lihat abdi dalem di Jogja. Keraton Ngayogyakarta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Abdi-abdi itu nggak ada yang kaya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hartanya pas-pasan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tapi coba ngomong-ngomong sama mereka&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mereka punya kebanggaan sebagai abdi dalem&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Darah mereka nggak biru&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Merah seperti aku, kamu sekalian&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tapi kesederhanaan mereka patut kita jiplak untuk mengabdikan hidup kita kepada-Nya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kenapa kita nggak punya kebanggaan itu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nggak punya apa nggak mau punya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Let's think for next life&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-8769043021177680816?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/8769043021177680816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/02/harga-seorang-abdi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8769043021177680816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/8769043021177680816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/02/harga-seorang-abdi.html' title='Harga Seorang Abdi'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R6cPrw3gy9I/AAAAAAAAAHs/PRRYARwST6w/s72-c/pasar+malem.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-1041549644403897509</id><published>2008-01-29T17:29:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T14:14:33.752-08:00</updated><title type='text'>Untuk Kehidupan Lebih Baik</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R5_Urw3gyuI/AAAAAAAAAFg/6qrd_UoYRKg/s1600-h/pak_harto_ibu_tien.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161077546307078882" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R5_Urw3gyuI/AAAAAAAAAFg/6qrd_UoYRKg/s400/pak_harto_ibu_tien.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di Hari Minggu, 27 Januari 2008, Pak Harto meninggal. Berbagai macam apresiasi muncul dan seolah tumpah. Menunjukkan bagaimana sifat asli orang Indonesia. Ya, saya menilai sifat asli manusia-manusia Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang sampai menangis tersedu-sedu, padahal dia tidak ada hubungan kekerabatan sama sekali dengan Pak Harto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang diam dan terpaku di depan televisi, hingga tidak tidur dan bahkan tidak mematikan televisinya hingga memburu berita dengan berganti-ganti saluran televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang berduyun-duyun ke cendana. Melihat secara live mantan orang nomor 1 di republik ini dan keluarganya yang tentu saja terlihat sangat kehilangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang rela gajinya dipotong sehari, gara-gara nggak masuk kerja di tanggal 28 Januari 2008, hanya untuk nonton siaran berita televisi dan radio. Karena tanggal inilah Pak Harto dibawa ke Astana Giribangun untuk dimakamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa dipungkiri bahwa Pak Harto masih dapat mencuri hati rakyatnya untuk dapat mengikuti perkembangan atas dirinya. Baik saat dia sedang dirawat di RSPP (Rumah Sakit Pusat Pertamina) di mana Tim Doker Kepresidenan bekerja dan menganalisa kondisinya, hingga ia harus terbang ke Surakarta menemui Sang Garwo yang sudah menunggunya di dalam Cungkup Argosari. Perhatian rakyat Indonesia masih tertuju padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dia sakit di RSPP, masih sempat-sempatnya manusia piter terpelajar yang namanya mahasiswa yang mengatasnamakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), berunjuk rasa di depan RSPP menuntut agar Pak Harto diadili.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R5_WWg3gywI/AAAAAAAAAFw/xqh-UUo8CVM/s1600-h/harto_tien_lambai.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161079380258114306" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R5_WWg3gywI/AAAAAAAAAFw/xqh-UUo8CVM/s400/harto_tien_lambai.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya berpikir...apakah manusia pinter terpelajar dari Universitas sangat terkemuka di Jakarta dan Indonesia itu punya moral apa nggak? Mereka itu manusia apa binatang? Seperti itukah wajah penerus bangsa ini? Mereka adalah calon pemimpin bangsa ini. Bangsa yang bernama INDONESIA. Sepertinya saya keberatan bila mereka menjadi pemimpinnya. Saya tidak mau dipimpin oleh manusia yang tidak punya moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi Pak Harto mencium bau tanah di samping pusara istrinya, di Jakarta ada lagi berdemo minta Pak Harto diadili. Saya menyebut mereka sudah nggak punya akal. Gila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di televisi juga marak orang-orang yang repot-repot menghabiskan waktunya untuk membahas pengadilan kasus-kasus Pak Harto. Sebenarnya, generasi muda ini adalah orang-orang yang memang pinter, sok pinter, pura-pura bodoh, atau benar-benar bodoh? Sehingga perbincangan seperti ini ramai sekali dibahas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Pak Harto memang harus rela perasaan mereka tercabik-cabik, melumat, luluh lantak, hancur sehancur-hancurnya. Sudah kehilangan orang tercinta, Bapaknya dicaci maki dan dibahas kejelekannya, dituduh mau lari dari pengadilan. Sewaktu Pak Harto masih jadi Presiden, mereka juga harus rela nggak ketemu Bapaknya untuk ngurusi negara, rakyat yang miskin dan kaya, yang bodoh dan kelewat pinter. Ya...tabah saja lah mas, mbak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Pak Harto masih jadi Presiden...nggak satupun yang berani ngomong. Nggak satupun yang mbanyol, mbacot. Takut ya.... hal ini sangat berbeda waktu Pak Harto masuk RSPP, langsung saja demo, minta Pak Harto diadili. Begitu Pak Harto keluar dari RSPP, cep lagi, nggak ada yang ngomong lagi. Pengecut banget. Kalo kata orang Jawa, istilahnya ”wani silit wedhi rai”. Dan Indonesia memelihara orang-orang seperti itu. Orang-orang yang sama sekali tidak dapat dibanggakan oleh bangsa ini, orang yang sama sekali nggak patut dibanggakan oleh anak-anaknya. Masa anaknya harus bangga dan berkata :”Saya bangga pada orang tua saya yang beraninya sama orang sakit, kalo sudah sehat sembunyi di rumah. Orang tuaku pengecut.” Tapi, kalo ada seorang anak yang bangga sama orang tuanya yang begitu, sudah waktunya Indonesia ini tenggelam dan menjadi bagian dari Samudera Hindia. Karena keberadaan Indonesia hanya akan membawa keburukan bagi keberlangsungan kehidupan dunia di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R5_Wxg3gyxI/AAAAAAAAAF4/ZBZtogOibFc/s1600-h/harto_tien_haji.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161079844114582290" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R5_Wxg3gyxI/AAAAAAAAAF4/ZBZtogOibFc/s400/harto_tien_haji.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Indonesia, jangan memelihara orang-orang pengecut lah...jadikan rakyatmu ini bangga pada pemimpinnya. Yakinkan rakyatmu masih bisa hidup dengan menggali sawah sendiri, nggak jadi babu di negeri orang, nggak jadi babu di negerinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya Tapol dan Napol yang di penjara oleh Pak Harto lebih terhormat daripada generasi pinter terpelajar yang sekolah di universitas di manapun yang cuma pinter ngomong tanpa melakukan sesuatu selain menuntut dan demo. Buat sekolah dan makan aja minta ke orang tua, nggak becus cari biaya sekolah dan makan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin tulisanku ini terdengar sangat subjektif ya...terdengar membela Pak Harto. Coba dipikir pakai otaklah, jangan emosional. Pingin hidup instan. Meskipun hampir tiap hari makan mie instan, mikir jangan instan, berkeinginan jangan instan. Lakukan yang terbaik buat hidup besok. Jadikan diri ini bisa dibanggakan oleh istri dan anak-anak. Lakukan sesuatu yang nyata untuk kehidupan lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-1041549644403897509?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/1041549644403897509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/01/di-hari-minggu-27-januari-2008-pak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1041549644403897509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1041549644403897509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/01/di-hari-minggu-27-januari-2008-pak.html' title='Untuk Kehidupan Lebih Baik'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R5_Urw3gyuI/AAAAAAAAAFg/6qrd_UoYRKg/s72-c/pak_harto_ibu_tien.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-6474418368133071746</id><published>2008-01-18T07:16:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T14:14:33.908-08:00</updated><title type='text'>Jember Fashion Carnaval, Wisata Mode Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R5DGalxEWrI/AAAAAAAAAE4/qZhUhGiydDM/s1600-h/jember_fashion_carnaval.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156839733456034482" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R5DGalxEWrI/AAAAAAAAAE4/qZhUhGiydDM/s400/jember_fashion_carnaval.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gila.......!!!!!!!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jember punya event baru (paling tidak buat saya, karena saya ngerantau ke negeri orang)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Jember Fashion Carnaval&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Waktu saya click ke &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.jemberfashioncarnaval.com/"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;www.jemberfashioncarnaval.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saya ketemu satu web yang nggak lokalan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Salut buat penggagasnya dan tentu saja semua yang terlibat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Foto-fotonya nggak kalah sama yang sering dilihat di tivi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seperti karnaval di Pasadena&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mudah-mudahan upaya ini akan mampu mengangkat profil tanah airku tercinta, JEMBER, untuk bicara di nasional maupun di internasional&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Salut....!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-6474418368133071746?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/6474418368133071746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/01/jember-fashion-carnaval-wisata-mode.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6474418368133071746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6474418368133071746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/01/jember-fashion-carnaval-wisata-mode.html' title='Jember Fashion Carnaval, Wisata Mode Indonesia'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R5DGalxEWrI/AAAAAAAAAE4/qZhUhGiydDM/s72-c/jember_fashion_carnaval.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-1550951331743886798</id><published>2008-01-16T18:33:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T14:14:34.059-08:00</updated><title type='text'>Abdul Hakim Afrizal</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku datang bersama pengembanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saat mentari masih belum terlahir untuk menerangi bumi hari itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bahkan serangga malam pun masih setia berlantun syahdu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menyairkan kidung-kidung indah di hulu shubuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dan engkau tak mengetahui itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku melihatmu dari balik kelambu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Melihatmu dengan kebanggan pengembanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kau masih mengatpkan kelopak matamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tenang...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lalu pengasuh abadimu meraih tubuhmu yang legam itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kau tidak menangis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seperti tak mau menyusahkan pengasuh abadimu dengan tagisanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dia berikan yang kamu mau dengan kasih sayangnya yang abadi pula&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lama aku mengintipmu dari balik kelambu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dadaku sedikit berdetak melihatmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Semakin memacu berkejaran dengan waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Meski dari balik kelambu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dan engkau masih tak mengetahuinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Entah apa yang di diriku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku semakin ingin melihatmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Semakin terjerat pada keinginan untuk menyentuhmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tanpa kelambu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pengembanmu meraihku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Untuk melihatmu lebih dekat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tiba-tiba aku sudah ada di dekatmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dekat sekali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Benar-benar tanpa kelambu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kau teruskan mimpimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lelap dalam kasih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tak kau hiraukan aku yang meluruhkan sejarah keangkuhanku di depanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tepat di depanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kau hitam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kecil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Banyak tingkah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Begitu kalbuku membatinmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kusentuh tubuhmu yang hangat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tak menggeliat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apalagi ingin melihat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kusayang kamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kuciumi kamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dalam hati aku seperti tenggelam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Betapa engkau tak tahu siapa yang memelukmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Engkau tersenyum meski tak melihatku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Aku tersenyum melihatmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kenapa aku begini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Akupun tak tahu jawabnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kau seperti bagian dariku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Meski aku bukan pengembanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bukan pula penanggung pengasuh abadimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(ditulis 12 Oktober 2003)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:78%;color:#cc0000;"&gt;Abdul Hakim Afrizal, dia seorang lelaki kecil, hitam legam saat bayi, tapi sekarang sudah nggak sehitam dulu. Terlahir di Wonosobo, 11 September 2003.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161647857834445762" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R6HbYQ3gy8I/AAAAAAAAAHk/MkcEGSK2TXE/s400/rizal.jpg" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R6GDJg3gy6I/AAAAAAAAAHU/MF4uJtP2Yjc/s1600-h/rizal.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Ada 1 lagi buat dia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;font-size:100%;color:#000000;"&gt;&lt;u&gt;Saat Kau Terlahir dan Memulai Syukur Kami&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sayang, sayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kau selalu menangis saat kau punyai keinginan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tersenyumlah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bapak inginkan itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sayang, sayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kau tersenyum seakan menyambut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Berbahagialah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ibu do'akan itu untukmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Airmata bahagia menitik di sudut mata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebuah kehidupan baru dimulai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di sampingmu kami selalu mendampingi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di bahumu seluruh harapan akan tergantikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kasihi sesama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sayangi saudara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sayang, sayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tidurlah tidur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hari mulai senja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Akankah kau nikmati indahnya senja bersama bapak dan ibumu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saat kumandang persembahan kepada Sang Maha Kuasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kau mulai terlelap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dalam wajah mungilmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dalam kasih dan damai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;(ditulis 08 Februari 2004)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-1550951331743886798?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/1550951331743886798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/01/abdul-hakim-afrizal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1550951331743886798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/1550951331743886798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/01/abdul-hakim-afrizal.html' title='Abdul Hakim Afrizal'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R6HbYQ3gy8I/AAAAAAAAAHk/MkcEGSK2TXE/s72-c/rizal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-6073909345314401054</id><published>2008-01-14T06:23:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T14:14:34.323-08:00</updated><title type='text'>Purwakarta, 13 Januari 2008</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R44PdVxEWkI/AAAAAAAAADw/6_l3hfewa8g/s1600-h/foto+desa.bmp"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156075620119370306" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R44PdVxEWkI/AAAAAAAAADw/6_l3hfewa8g/s320/foto+desa.bmp" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemarin, 13 Januari 2008, saya pergi ke satu desa yang terkenal dengan kerajinan keramik di Purwakarta. Plered nama desanya. Maksud dan tujuannya hanya sekedar nonton bola. Yang main temen-temen kerja di perusahaan lama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jamuan Sang Tuan Rumah lumayan mengenyangkan. Kami diajak makan siang dengan menu khas kampung. Nasi putih dengan ikan mujahir, sambel bawang, sudah. Ada juga bungkusan nasi ayam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ada 3 games yang harus dimainkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Game 1 dimainkan. Saya benar-benar ingin tertawa. Atau bahkan terbahak. Coba bayangkan, karyawan pabrik (yang termuda katakanlah umur 18-19 tahun) harus melawan tim yang anggotanya terdiri atas usia 10 hingga 15 tahun. Siapa yang nggak ingin tertawa ? Lebih ironisnya lagi, tim tua (karyawan) kalah 1-0.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Baru seusai game 1 dimainkan, ceritaku ini akan kumulai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Usai game 1 dimenangkan oleh tim muda (usia 10-15 tahun), game 2 siap dimulai. Penonton mulai berdatangan diikuti para pedagang keliling. Ada satu pedagang yang menarik perhatian saya. Seorang ibu, usia sekitar 35-38 tahun, kulit coklat khas Indonesia, dengan penutup kepala, membuka koper kayu yang dia bawa di atas kepala. Isinya macam-macam. Rokok, kratingdeng, kacang, permen, aqua cup, milkuat. Nggak terlalu banyak, sesuai muatan koper kayunya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dia gelar dagangannya. Beberapa penonton membeli barang dagangannya, tapi nggak banyak. Prediksi saya dalam 3 games bola omzetnya 15.000 IDR. Mungkin itu juga yang membuat dia harus berlarian dan berebut plastik aqua cup bekas minum saat tim bola turun minum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Belum selesai istirahat babak 1, beberapa pemain masih minum, beberapa membuang cup plastik aqua. Tiba-tiba perempuan itu memungut cup-cup bekas dan dikumpulkan. Mungkin untuk dijual.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sejenak saya menghentikan pandangan di sana. Tepat pada perempuan dengan cup plastik bekas. Adakah ia bisa mencukupi kebutuhan untuk keluarganya dengan apa yang kerjakan.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Heeeehhhhhh......helaan nafas saya nggak merubah hidup. Helaan nafas itu juga nggak merubah apa-apa kecuali mengagetkan anak yang dari tadi berada dipangkuan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Saya yakin bahwa nggak hanya perempuan pedagang itu satu-satunya potret kehidupan middle low di sekitar kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bisa nggak dibayangkan:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Berapa keuntungan mereka dalam sebulan...?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bisakah dengan keuntungan itu mereka dapat hidup layak, untuk makan, sekolah anak-anak, bayar listrik (kalau di rumah ada listrik)...?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bagaimana mereka bertahan hidup di antara keadaan yang berbeda dari rakyat sekitar dia?&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R44LOFxEWiI/AAAAAAAAADg/ucXQdSapZrs/s1600-h/Buderan+HI.bmp"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R44LOFxEWiI/AAAAAAAAADg/ucXQdSapZrs/s1600-h/Buderan+HI.bmp"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R44LOFxEWiI/AAAAAAAAADg/ucXQdSapZrs/s1600-h/Buderan+HI.bmp"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156070960079854114" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R44LOFxEWiI/AAAAAAAAADg/ucXQdSapZrs/s320/Buderan+HI.bmp" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Jakarta yang hingar bingar dengan cafe, restoran, mall, mobil mewah...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Berjarak sekian kilometer dari Jakarta..., sekian kilometer dari Bandung...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keadaan sunyi senyap...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lampu kerlap-kerlip seperti bintang, nggak cukup untuk menerangi mata yang sudah rabun&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nama desa cukup terkenal sebagai sentra kerajinan keramik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nggak cukup kuat untuk mengangkat kehidupan orang-orang yang hidup di dalamnya untuk hidup dengan baik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apa yang bisa kita bagi untuk generasi mendatang, hingga hidup mereka nanti tidak meneruskan potret kehidupan miskin nenek moyang mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apa yang bisa kita wariskan untuk anak-anak kita...? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-6073909345314401054?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/6073909345314401054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/01/purwakarta-13-januari-2008.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6073909345314401054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/6073909345314401054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/01/purwakarta-13-januari-2008.html' title='Purwakarta, 13 Januari 2008'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R44PdVxEWkI/AAAAAAAAADw/6_l3hfewa8g/s72-c/foto+desa.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3737084597782835966.post-2708312626426203915</id><published>2008-01-11T02:20:00.000-08:00</published><updated>2008-12-08T14:14:34.477-08:00</updated><title type='text'>Sedikit Berbagi</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R4dM7FxEWNI/AAAAAAAAAAM/IrppzOy9T2o/s1600-h/mbah+turu.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5154172876592797906" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R4dM7FxEWNI/AAAAAAAAAAM/IrppzOy9T2o/s320/mbah+turu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Rp.10.000,-/hari MUNGKIN bagi sebagian orang hanyalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sekotak rokok Marlboro beserta korek api&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebagian uang jajan sekolah anak anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setengah biaya makan siang bersama teman kantor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setengah biaya anak anda bermain di Matahari Timezone&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sepertiga harga tiket Cinema 21&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seperlima harga dari secangkir coffeelatte di Starbucks&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sepersepuluh biaya rekreasi anda bersama teman atau pasangan anda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;atau bahkan hanya sebagian kecil dari penghasilan anda setiap bulannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dan sebagainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Hanya untuk diperhatikan saja bahwa banyak orang-orang di sekitar kita atau bahkan satu atau dua diantaranya adalah kelarga, sanak atau saudara kita tidak dapat merasakan apa yang digambarkan di atas hanya karena Rp.10.000,- merupakan pendapatan utama mereka sehari-harinya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Frase-frase di atas saya terima tadi pagi dari seorang sales asuransi yang menawarkan produknya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tapi Tulisan tebal di bawahnya tambahan dari saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setelah bernafas teratur sejenak, baru saya tersadar bahwa frase-frase di atas patut untuk dijadikan renungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Diawal tahun Masehi maupun Hijrah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Syukur akan membuat kita menjadi merasa lebih kaya dari yang lain. Berbagi sedikit saja dari seseorang, bisa jadi yang sedikit itu bernilai banyak di mata orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Wah, bermain-main dengan teori...ini hanya sebuah pembelajaran. Satu pembelajaran dari orang yang nggak akan pernah berhenti belajar sampai habis hidupnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3737084597782835966-2708312626426203915?l=hadiawan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadiawan.blogspot.com/feeds/2708312626426203915/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/01/sedikit-berbagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2708312626426203915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3737084597782835966/posts/default/2708312626426203915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadiawan.blogspot.com/2008/01/sedikit-berbagi.html' title='Sedikit Berbagi'/><author><name>Andriyanto Hadiawan Djalil</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13374090753682895717</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/S3VPPym4EoI/AAAAAAAAAdI/8_Q6qfxRKuE/S220/IMG_0171.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_maHyeTBIV4I/R4dM7FxEWNI/AAAAAAAAAAM/IrppzOy9T2o/s72-c/mbah+turu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
